8 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga 

All About MoneyFamily

Mengatur keuangan keluarga setelah menikah, 180 derajat berbeda dibanding saat Anda masih lajang. Mau tahu cara cerdasnya? Simak artikel cara cerdas mengatur keuangan keluarga di bawah ini!

Mengatur keuangan keluarga bisa jadi adalah salah satu hal yang sulit untuk pasangan yang sudah berumah tangga. Seringkali, pertengakaran yang disebabkan karena uang bisa terjadi. Apalagi kalau bukan perdebatan mengenai bagaimana cara membayar pengeluaran ini, berapa yang harus ditabung, siapa yang akan membayar cicilan rumah, siapa yang bertugas belanja, siapa yang harus menghitung setiap pengeluaran. Aduh panjang sekali kan daftarnya.

Isu sensitif ini memang sulit untuk dibicarakan bersama. Bahkan, seringnya obrolan mengenai mengatur keuangan keluarga ini terjadi bila sudah ada pertengkaran hebat sebelumnya. Kabar gembiranya, bila setelah konflik Anda bisa berdiskusi bersama mengatur keuangan keluarga bersama, hubungan menjadi semakin lebih baik lho. Lalu, bagaimana cara mengatur keuangan keluarga dengan baik agar semua pengeluaran berjalan dengan baik dan keluarga menjadi harmonis? Coba lakukan cara Futuready berikut!

mengatur keuangan keluarga

Mengatur Dua Sumber Pendapatan

Ada beberpa cara pengaturan yang bisa Anda terapkan bila istri dan suami sama-sama bekerja dan memiliki pendapatan masing-masing. Pertama adalah menggabungkan dua pendapatan dalam satu rekening. Cara kedua adalah tetap menggunakan akun rekening masing-masing dan bertanggung jawab untuk mengurusi pengeluaran yang disepakati. Cara kedua ini memang akan membuat kedua belah pihak memiliki otoritasnya tersendiri. Beberapa pasangan suami-istri menggabungkan kedua cara di ataa, yaitu menggabungkan uang di akun rekening lain untuk pengeluaran-pengeluaran yang disepakati dibayarkan bersama seperti cicilan rumah, belanja groseri, dan akun pribadi untuk kebutuhan masing-masing seperti pakaian. Anda bisa bebas mencoba berbagai cara di atas atau mengombinasikannya dengan cara Anda sendiri sampai nantinya Anda menemukan cara yang sesuai dan win-win solutions bersama pasangan.

mengatur keuangan keluarga

Konsultasi Bersama untuk Kebutuhan Primer

Dalam hal berumah tangga, ide Anda pastinya tidak selalu sama dengan ide pasangan. Terlebih dalam hal pengaturan keuangan. Terkadang, pembelian yang Anda lakukan semisal Rp1 Juta, sudah bisa dibilang pengeluaran yang besar di mata pasangan, padahal menurut Anda dengan harga segitu masih wajar mengeluarkan uang. Nah, untuk kondisi seperti ini cara terbaik adalah duduk bersama dan berkonsultasi mengenai batasan-batasan pengeluaran dan berapa limit yang harus dikeluarkan untuk setiap biayanya. Keterbukaan adalah hal yang terbaik. Menyembunyikan pengeluaran-pengeluaran besar dari pasangan hanya akan membuat masalah nantinya.

BACA JUGA: Suami dan Istri Sama-Sama Bekerja, Begini Tip Pembagian Uangnya

mengatur keuangan keluarga

Make the Cuts

Menghilangkan atau mengurangi salah satu daftar biaya pengeluaran keluarga bisa jadi jalan untuk menghemat uang. Cara ini banyak sekali dilakukan oleh para keluarga bila tagihan sudah begitu menumpuk. Dan salah satu caranya, Anda memang harus dengan tega mencoret pengeluaran tersebut. Misalkan, biaya TV cable langganan Anda dengan paket komplit coba pikirkan untuk hanya menggunakan layanan yang diperlukan saja. Atau bisa juga Anda menghemat pengeluaran dengan tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga dan membersihkan rumah sendiri bersama pasangan. Sebisa mungkin pintar lah untuk mencari celah menutupi keperluan dan kebutuhan Anda sekeluarga.

mengatur keuangan keluarga

Spend Less than You Earn

Selalu ingat untuk membatasi pengeluaran melebihi dari jumlah pendapatan Anda bersama pasangan. Iming-iming untuk cicilan dan diskon memang pasti menggiurkan, namun bila Anda tanpa sadar tagihan di setiap akhir bulan melebihi kemampuan yang bisa Anda bayarkan akhirnya akan menyusahkan. Cara terbaik bila Anda membutuhkan sesuatu barang namun harganya masih tinggi, tabunglah sedikit demi sedikit dari penghasilan Anda hingga uangnya mencukupi baru Anda membelinya.

mengatur keuangan keluarga

Pos Pengeluaran

Kebutuhan keluarga tentu saja beragam. Sebelum mulai membeli dan membayarkan kebutuhan tersebut. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menetukan bujet setiap pos pengeluaran. Pastikan di angka berapa Anda bisa menghabiskan uang Anda untuk satu pos pengeluaran. Dengan limit tersebut akan membuat Anda lebih patuh untuk menyadari berapa uang uang yang bisa dihabiskan dan memudahkan dalam menentuka pengeluaran di bulan-bulan berikutnya.

mengatur keuangan keluarga

Ambil Jeda dan Tidurlah

Hal kurang tepat yang tanpa sadar dilakukan banyak orang adalah mengambil keputusan begitu saja dalam keadaan emosi. Alhasil, Anda malah akan menghabiskan lebih banyak uang untuk membayar sesuatu yang sebenarnya bila Anda pikirkan lebih jauh bisa lebih murah. Cobalah beristirahat dan tidur. Setelahnya Anda pasti akan lebih merasa segar dan bisa berpikir dengan tenang.

mengatur keuangan keluarga

Prioritaskan Pelunasan Utang Konsumtif

Keadaan sulit bisa jadi kelak tak bisa Anda hindari. Dari sekarang Anda harus mulai membuat prioritas. Prioritaskan untuk melunasi utang konsumtif. Utang konsumtif ini adalah utang yang harus segera dilunasi. Bila Anda belum tahu apa saja jenis utang konsumtif ini, di Indonesia utang konsumtif ditawarkan dalam bentuk kartu kredit, kredit tanpa agunan, kredit kepemilikan kendaaraan, kredit kepemilikan rumah, dan yang lainnya.

mengatur keuangan keluarga

Miliki Asuransi

Sudah capek kerja keras, gaji malah habis buat bayar rumah sakit yang supermahal sekaligus mobil rusak di bengkel. Sayang banget, kan… Mending uangnya buat jalan-jalan. Bagaimana mau mengatur keuangan kelaurga dengan lancar bila uang hasil kerja keras sia-sia karena kejadian-kejadian yang tidak menguntungkan. Lindungi keuangan keluarga Anda dengan memiliki asuransi. Manfaatnya, hanya dengan asuransi Anda bisa:

  • Cashless. Tanpa keluar uang untuk bayar biaya rumah sakit.
  • Dapat Santunan. Bila terjadi kecelakaan, langsung dapat santunan dari asuransi.
  • Biaya Medis Ditanggung. Biaya pengobatan saat sakit semua ditanggung asuransi.
  • Kendaraan Hilang Diganti Baru. Kecelakaan hingga kehilangan kendaraan, asuransi akan memberikan penggantian dengan kendaraan baru.
  • Mewariskan Harta. Bila meninggal dunia, tidak akan mewariskan utang, tapi mewariskan tabungan dan santunan untuk keluarga.

Anda bisa belanja asuransi di Futuready.com langsung cari, bandingkan, pilih, bayar, lalu polis dikirim ke e-mail Anda. Always happy ending!

Delapan cara cerdas mengatur keuangan keluarga dari Futuready di atas bisa Anda langsung aplikasikan bersama pasangan. Semoga di tahun ini keuangan keluarga Anda menjadi lebih baik lagi, dan semakin sukses dalam hal keuangan dan menciptakan keluarga yang harmonis.

Leave a Reply