Cara Mengatur Keuangan Untuk Mencicil Rumah

Saya seorang pegawai BUMN dengan penghasilan tetap Rp5 juta per bulan. Saya juga memiliki penghasilan lain dari bonus dan lain-lain sebanyak 10 kali gaji tiap tahunnya. Saya ingin membeli rumah seharga Rp450 juta secara kredit.

All About Money

Selamat pagi Ibu Prita,
Saya seorang pegawai BUMN dengan penghasilan tetap Rp5 juta per bulan. Saya juga memiliki penghasilan lain dari bonus dan lain-lain sebanyak 10 kali gaji tiap tahunnya. Saya ingin membeli rumah seharga Rp450 juta secara kredit. Bagaimana cara mengatur keuangan yang baik agar cicilan saya lancar dan kebutuhan hidup terpenuhi? Terima kasih atas jawabannya.

Salam,
Hesti


Selamat pagi Ibu Hesti,

Cara mengatur keuangan dalam rumah tangga dibagi menjadi beberapa pos pengeluaran. Setidaknya, sebuah rumah tangga akan memiliki pengeluaran untuk 5 pos sebagai berikut :

– Pos tabungan & investasi : besarannya 5% – 10% dari penghasilan. Pos ini dapat juga digunakan untuk mengumpulkan dana darurat.
– Pos biaya hidup rutin : besarannya 50% – 60% dari penghasilan.
– Pos pembayaran cicilan pinjaman : besarannya 20% – 30% dari penghasilan.
– Pos biaya gaya hidup : besarannya 5% – 10% dari penghasilan.
– Pos bantuan, zakat, serta sumbangan : besarannya 5% dari penghasilan.

 

Setiap keluarga dapat memiliki cara mengatur keuangan yang fleksibel
Apabila ada kebutuhan pos pengeluaran yang lebih besar di satu pos harus dapat dikompensasi dengan pengurangan jatah alokasi di pos lainnya. Umumnya, pengurangan ini diutamakan untuk pos biaya gaya hidup seperti untuk hiburan, kuliner, dan lainnya.

Untuk pembelian rumah secara kredit, Anda harus menyiapkan uang muka terlebih dahulu sebagai cara mengatur keuangan. Jika target harga rumah adalah Rp450 juta, maka dana uang muka yang dibutuhkan sebesar Rp135 juta. Gunakan penghasilan tambahan, yaitu 10 kali gaji bulanan atau Rp50 juta untuk kebutuhan ini. Dengan perhitungan sederhana, maka Anda dapat membayar uang muka setelah 24 bulan menabung.

Setelah uang muka telah dibayar, pastikan Anda sanggup untuk membayar cicilan. Dengan alokasi maksimal 30% dari penghasilan, maka cicilan per bulan untuk pinjaman KPR usahakan tidak lebih dari Rp1.5 juta.

Coba minta simulasi ke beberapa bank untuk ilustrasi pinjaman serta jadwal pembayaran cicilan dengan kemampuan finansial yang Anda miliki. Jika setiap tahun Anda mendapatkan bonus atau tambahan penghasilan lain, Anda dapat melunasi sebagian cicilan agar pinjaman Anda dapat berkurang. Selamat membeli rumah dan menerapkan cara mengatur keuangan yang baik.

 

COBA SEKARANG: Berasuransi Cara Baru Tanpa Dikejar-kejar di Futuready.com 

Live a Beautiful Life !

Leave a Reply