Cara Mudah Menghindari Investasi Bodong

All About Money

Perusahaan investasi bodong memang memiliki berbagai cara untuk menarik perhatian masyarakat. Namun, sebagai masyarakat yang cerdas, Anda juga punhya berbagai cara untuk tidak menjadi korban kejahatan perusahaan tersebut.

Jika Anda mendengar kata investasi, pasti pemikirannya langsung mengarah kepada keuangan. Investasi merupakan istilah yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Anda melakukan investasi berarti Anda sedang mengikuti penanaman uang atau modal di suatu perusahaan tersebut yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan.

Mendapatkan keuntungan yang berlimpah tentu menjadi alasan utama seseorang berinvestasi. Namun, apa jadinya jika harapan itu hanyalah angan-angan yang tidak akan terjadi dikarenakan Anda menjadi salah satu korban dari penipuan investasi? Sebelumnya pasti Anda sering mendegar tantang istilah investasi bodong.

Istilah ini sering digunakan oleh masyarakat untuk perusahaan jasa keuangan atau ekonomi yang melakukan kebohongan. Meskipun begitu, tetapi masyarakat masih memilih investasi sebagai sarana untuk menyimpan dan mengelola harta yang dimiliki.

Lalu, bagaimana cara menghidari perusahaan yang melakukan penipuan? Pastikan investasi Anda tepat pada tempatnya, Anda juga dapat mengainvestasikan uang Anda untuk masa depan dengan asuransi. Itu bukan perkara sulit. Hanya dengan empat langkah di bawah ini, Anda akan bisa menghindari kejahatan dari penipuan investasi.

Baca juga: Investasi Online yang Bisa Dicoba Para Kawula Muda

Cara Menghindari Investasi Bodong

Jangan Mudah Tergiur Laba Besar

uang thr cair

Mudahnya tergiur dengan keuntungan besar yang akan didapatkan, menjadi salah satu titik kelemahan dari manusia. Kelemahan inilah yang sering digunakan oleh perusahaan untuk menarik perhatian masyarakat. Namun, mulai saat ini sudah saatnya Anda harus menjadi masyarakat yang cerdas dan berpikir berkali-kali sebelum mengambil keputusan. Seperti halnya Adan harus mempertimbangkan banyak hal saat memilih perusahaan untuk berinvestasi. Sebelum menentukan perusahaan investasi, sebaiknya Anda melakukan perhitungan kecil apakah penawaran tersebut benar adanya atau hanya tipuan saja. Apalagi jika uang yang Anda investasikan jumlahnya cukup besar. Harus tetap waspada ya!

Teliti Bentuk Produk yang Ditawarkan

Meneliti produk yang ditawarkan menjadi poin penting juga saat Anda ingin berinvestasi. Biasanya, perusahaan yang benar sudah memiliki standar operasi yang baku dalam menjalankan produknya. Nah, jika Anda menemukan perusahaan investasi yang tidak mempunyai standar baku tentang menjalankan produk investasi, tentu perlu diwaspadai. Sebab, bisa saja perusahaan tersebut menawarkan proyeksi palsu yang justru akan merugikan Anda. Oleh karena itu, meneliti dan menggali informasi mengenai produk tersebut merupakan cara yang harus dilakukan sebelum Anda memilih perusahaan tersebut.

Baca juga: Kiat Sukses Menabung Sebagai Dana Pensiun Dini

Perhatikan Izin Usaha

izin mendirikan bangunan

Sebelum Anda memilih perusahaan untuk berinvestasi, tidak ada salahnya untuk menanyakan izin usaha dari perusahaan tersebut. Sebab, jika perusahaan itu tidak bisa memberikan bukti terkait izin usaha, maka wajib untuk diselidiki lebih lanjut apakah perusahaan tersebut nyata atau bodong. Perlu diingat, jangan pernah mau jika perusahaan itu hanya memberikan akta notaris atau npwp saja. Anda memiliki hak untuk menanyakan surat izin usaha dari pemerintah.

Cek Nama Perusahaan di Aplikasi OJK, Investasi Bodong Tak Akan Terdaftar

Seiring perkembangan zaman  tentu Anda pun semakin dimudahkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Saat ini OJK sudah memiliki aplikasi yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia melalui smartphone. Sebab, melalui aplikasi ini, seluruh informasi terkait penipuan dana investasi atau pegadaian bodong telah tersedia.

Baca juga: Produk Finansial yang Wajib Anda Miliki di Masa Depan

Tip di atas tentu sangat mudah dan bisa Anda lakukan sendiri. Yuk, jadi masyarakat yang cerdas dan bersama-sama berantas penipuan di Indonesia.

Comments are closed.