Cryptocurrency Indonesia: Kelebihan dan Kekurangannya!

All About Money

Ada beberapa cryptocurrency Indonesia yang bisa Anda pilih. Namun, sebelum menentukan, ketahui kelebihan dan juga kekurangannya berikut ini ya.

Cryptocurrency, mungkin masih banyak yang merasa asing dengan istilah ini. Namun, jika Anda mengikuti perkembangan zaman keuangan, cryptocurrency menjadi salah satu hal yang sedang marak diperbincangkan. Cryptocurrency (mata uang crypto) adalah sebuah mata uang digital atau virtual yang dirancang sebagai alat tukar. Cryptocurrency menggunakan sistem kriptografi untuk mengamankan dan memverifikasi setiap transaksi, serta untuk mengontrol pembuatan unit-unit (token) baru dari suatu cryptocurrency tertentu. Pada dasarnya, cryptocurrency adalah entri yang terbatas dalam basis data yang tidak dapat diubah kecuali kondisi tertentu terpenuhi.

Di Indonesia, transaksi jual beli mata uang digital ini sudah dilakukan secara terang-terangan. Cryptocurrency Indonesia atau mata uang kripto semakin dikenal oleh banyak kalangan masyarakat di Indonesia. Ini adalah salah satu dari representasi blockchain yang dampaknya dinikmati langsung oleh kalangan masyarakat (consumer), potensi lain masih terus banyak dieksplorasi. Ketertarikan terhadap mata uang kripto, umumnya sebagai investasi dan baru meningkat kencang pasca nilai tukar bitcoin melonjak. Persisnya setelah WannaCry menghebohkan jagat digital. Penyerang meminta tebusan pembebasan komputer yang terserang WannaCry dengan bitcoin.

Nlai bitcoin kemudian melonjak kencang. Di lain sisi alt-coin (mata uang kripto non-bitcoin) terus bermunculan, umumnya dengan misi memperbaiki celah bitcoin atau menawarkan cara baru untuk proses mining dan transaksi. Namun, seiring makin mahalnya nilai tukar bitcoin, pengguna saat ini mulai mencoba mencari alternatif lain untuk berinvestasi atau menggunakan mata uang kripto yang ada. Nah, untuk lebih jelasnya lagi, yuk cari tahu lebih jauh mengenai cryptocurrency Indonesia berikut kelebihan dan kekurangan dari masing-masing mata uang digital yang ada.

Jenis-jenis Cryptocurrency Indonesia: Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Bitcoin (BTC)

Kelebihan Bitcoin

Mendefinisikan kelebihan dan kekurangan bitcoin pada dasarnya akan mewakili mata uang kripto secara umum. Keunggulan pertama dari bitcoin adalah sifatnya sebagai mata uang kripto, dengan hash rate (tingkat kompleksitas algoritma kriptografi) yang semakin canggih, kepercayaan publik juga semakin terjamin untuk terhindar dari risiko seperti pemalsuan. Kepercayaan tersebut turut membantu pengembangan komunitas global yang menguatkan posisinya sebagai mata uang yang tidak mudah goyah dengan kondisi masyarakat. Seperti emas, mata uang kripto dapat menekan laju inflasi.

Kekurangan Bitcoin

Jika ditelisik lebih dalam, bitcoin sifatnya spekulatif (dalam kaitan dengan nilai). Nilainya ditentukan oleh sejumlah orang atau unit bisnis yang menerima bitcoin. Jika semakin banyak yang menggunakan, nilainya akan terus meningkat. Sebaliknya jika semakin sedikit, implikasinya harga jual akan turun. Selain itu sebagai mata uang kripto, bitcoin tidak mengenal pembatalan transaksi. Prosesnya pun bersifat publik, tidak ada entitas yang dapat memberikan jaminan untuk kelalaian yang menyebabkan kehilangan atau kesalahan dalam proses pengiriman. Dompet hardware (perangkat khusus untuk menyimpan kunci privat) juga rentan diserang virus atau mengalami kerusakan jika tidak dirawat dengan baik, bisa menyebabkan koin melayang.

Ripple (XRP)

Kelebihan Ripple

Kegelisahan pengguna bitcoin tampaknya didengar baik oleh pengembang ripple, lantaran salah satu keunggulan yang ditawarkan ialah proses yang mudah untuk penukaran ke mata uang lokal. Teknologi ripple memfasilitasi penukaran XRP dengan berbagai mata uang di dunia, bahkan termasuk ke bitcoin. Hal tersebut dikarenakan ripple telah terintegrasi dengan layanan perbankan di dunia. Saat ini menjadi salah satu landasan revolusi remittance atau pengiriman uang antar negara.

Kekurangan Ripple

Sebuah hasil riset yang dirilis Purdue University mengungkapkan sebuah celah dari ripple. Celah tersebut dikarenakan adanya keterbukaan jaringan. Node yang ada pada struktur jaringan dimungkinkan menerima serangan yang dapat berdampak pada kelumpuhan akses pengguna terhadap dana yang ditransfer.

Litecoin (LTC)

Kelebihan Litecoin

Litecoin juga hadir mencoba menyempurnakan bitcoin, salah satu hal yang diperbaiki ialah berkaitan dengan waktu generasi blok yang disusun. Rata-rata litecoin memiliki waktu 2,5 menit, sedangkan bitcoin rata-rata 10 menit. Algoritma penambangan memang didesain lebih sederhana, membuat miner tidak harus melakukan dengan komputer berspesifikasi super tinggi. Litecoin juga mengaktifkan segregated witness, diklaim membuat transaksi koin menjadi lebih cepat dan memberikan biaya yang rendah. Fitur swap atom juga dibubuhkan untuk memberikan kemudahan pemilik koin kripto lainnya untuk bertransaksi dengan litecoin tanpa platform khusus.

Kekurangan Litecoin

Risiko litecoin justru diprediksikan akan terjadi jika pasar tidak memiliki ketertarikan. Porses mining-nya tergolong mudah, hal ini memungkinkan adanya penumpukan stok litecoin. Di jangka panjang, jika tidak mampu bertumbuh meyakinkan bisa jadi akan pecah “bubble“-nya. Sehingga mengalami penurunan inflasi secara drastis.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Bitcoin Cash (BCH)

Kelebihan Bitcoin Cash (BCH)

Versi upgrade dari bitcoin dengan memperbaiki beberapa prosedur yang dimiliki, salah satu keandalannya mampu membuat kenaikan nilainya lebih konsisten. Dalam hal kecepatan transaksi, bitcoin cash juga tergolong lebih cepat, sehingga menguntungkan pengguna. Tingkat keamanan dan proteksi pun ditingkatkan, dengan turut mempertimbangkan dari segi tampilan dan fitur agar lebih menarik.

Kekurangan Bitcoin Cash (BCH)

Risiko kerusakan perangkat keras menjadi salah satu tantangan. Namun justru kelemahan yang mendasar tercipta karena adopsi yang masih belum masif. Hal tersebut menjadikan bitcoin cash belum mencapai “Critical Mass”, masa kritis minimum yang diperlukan agar blok berukuran lebih dari 1 Mb dapat selalu tercipta dengan baik, ini faktor utama untuk membuat jaringan lebih stabil. Sedikit demi sedikit mulai mendekati ke sana. Adopsi yang belum masif juga berdampak pada sifat spekulatif yang dimiliki.

Comments are closed.