Tips Aman Belanja dengan CVV Kartu Kredit

All About Money

CVV kartu kredit popular dikalangan milenial karena praktis dan efisien. Pelanggan hanya perlu memasukkan 3 digit terakhir nomor rekening sebagai ganti kartu kredit fisik.

Bagi Anda yang sering belanja online menggunakan kartu kredit pasti sudah tidak asing dengan istilah CVV. Masyarakat awam mengenal CVV sebagai tiga digit terakhir nomor kartu kredit yang digunakan untuk transaksi pembayaran belanja online dengan kartu kredit.

Banyak yang menyalahartikan CVV sbagai gesek tunai. Padahal fungsi CVV lebih luar daripada itu. Karena itulah kode CVV kartu kredit tidak boleh diketahui orang lain, harus dirahasiakan termasuk dari petugas bank lantaran kode ini menyimpan data pribadi pemilik kartu kredit.

Baca juga: Yakin Mau Ganti Kartu Debit dengan Kartu Kredit?

Data ini bisa mengarah ke rekening tabungan. Banyak pihak menyalahgunakan data tersebut untuk berbagai kepentingan, mulai dari penipuan online hingga pengurasan rekening tabungan. Oleh karena itu, untuk meminimalisirkan kerugian yang bisa saja terjadi, tidak ada salahnya Anda membeli asuransi jiwa sebagai perlindungan tambahan untuk tabungan masa depan yang lebih cerah.

Apa itu CVV?

CVV atau Card Verification Code merupakan kode rahasia berupa tiga digit angka terakhir yang terletak di bagian belakang kartu kredit. CVV biasa disematkan pada kartu kredit berlogo visa. Sementara untuk kartu kredit Mastercard biasanya menggunakan code yang disebut CVC.

kegunaan kartu kredit

Jika menarik sejarah keduanya, CVC lahir lebih dulu. Kode rahasian ini pertama kali digunakan oleh Mastercard pada 1997, yang kemudian menjadi pionir berbagai kode rahasia yang lahir saat ini. Kode ini juga digunakan kemudian oleh American Exprees pada 1999. Bahkan kode CVV tergolong anak bawang, karena baru aktif disematkan pada seluruh kartu kredit di seluruh duni pada 2003. Saat itulah CVV dan CVC memilki tempat tersendiri pada kartu kredit.

Kode rahasia ini semakin populer digunakan ketika situs belanja online mulai merajai perdagangan. Sebab tidak lagi dibutuhkan mesin EDC untuk setiap transaksi belanja. Pelanggan hanya perlu memasukkan 3 digit terakhir nomor kartu kredit sebagai alat ganti kartu kredit fisik. Praktis dan cepat.

Mengapa Kartu Kredit Memiliki Kode CVV?

CVV Anda berfungsi sebagai langkah pengamanan untuk transaksi kartu-tidak non fisik. Karena pedagang daring tidak dapat memeriksa tanda tangan Anda, banyak yang meminta kode CVV Anda untuk memverifikasi bahwa Anda adalah pemilik kartu kredit yang sah.

Jadi, bahkan jika pencuri mencuri nomor akun kartu kredit Anda dengan skimmer, ia akan kurang beruntung di situs web yang memerlukan CVV kartu kredit untuk pembelian. CVV tidak disimpan dalam strip magnetik di bagian belakang kartu – ini dirancang untuk menunjukkan kepemilikan kartu.

Kode CVV juga membantu melindungi Anda jika terjadi pelanggaran data. Itu karena peraturan industri melarang pedagang menyimpan kode CVV kartu kredit. Jadi, walaupun Anda dapat menyimpan nomor kartu dan informasi pribadi di situs web pedagang, Anda biasanya harus mengetikkan CVV Anda setiap kali melakukan pembelian.

Tip Aman Transaksi dengan CVV

Tip Aman Transaksi dengan CVV

Meski kode CVV memberikan jaminan keamanan dalam setiap transaksi kartu kredit. Anda tetap harus waspada ketika berbelanja daring. Ingat tidak semua pedagang meminta kode CVV  dan bahkan jika mereka melakukannya, scammer berpotensi menggunakan malware untuk mengambil kode Anda selama transaksi virtual.

Agar tetap aman saat berbelanja online menggunakan CVV kartu kredit, lakukan tindakah pencegahan dibawah ini:

Ubah Kata Sandi Secara Berkala

Salah satu tips aman bertransaksi dengan CVV kartu kredit adalah rutin mengubah kata sandi. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan online. Kata sandi yang sering diganti akan sulit diretas oleh para scammer nakal yang sering masuk ke jaringan Anda ketika sedang berbelanja online.

Baca juga: Asuransi Kartu Kredit: Perlukah Pemegang Kartu Kredit Memilikinya?

Hindari Menyimpan Data Pribadi si Situs Online

Ada banyak situs belanja online yang sering kita gunakan untuk berbelanja, ada e-commerce maupun website resmi penjual produk. Memang ketika belanja kita diharuskan melengkapi data diri pribadi, namun perhatikan juga kredibilitas situs belanja online tersebut.Pasalnya banyak kasus pencurian identitas yang dilakukan oleh situs-situs nakal. Luangkan 30 detik ekstra untuk mengeluarkan kartu kredit Anda setiap kali Anda melakukan pembelian. (Dan jangan pernah menyimpan data Anda di situs yang tidak meminta CVV kartu kredit.)

Gunakan “kartu kredit virtual”

Tanyakan penerbit kartu kredit Anda apakah ia menawarkan kartu kredit virtual. Fitur ini membuat nomor akun sementara yang menutupi nomor kartu Anda yang sebenarnya. Kartu kredit virtual sifatnya sekali pakai sehingga lebih aman. Selain itu CC Virtual ini tidak menyimpan data pribadi pemegang kartu kredit sehingga mengurangi resiko penyalahgunaan data pemilik kartu. Namun karena hanya bisa sekali pakai, Anda harus terus membeli virtual cc ini baik melalui bank maupun e-commerce keuangan, selain itu ada limit atau batas tertentu dalam bertransaksi menggunakan kartu kredit virtual.

Hanya Berbelanja di Situs Web yang Aman

Sebelum berbelanja online, pastikan situs web dimulai dengan “https: //” – “s” di bagian akhir singkatan dari secure, dan berarti informasi Anda akan dienkripsi. Selain itu ketika mengecek email notifikai dari situs belanja sebaiknya jangan klik tautan email mencurigakan.Sebab ini bisa menjadi celah bagi phisher untuk mendapatkan CVV kartu kredit  dengan mengirim email yang tampak sah.

Biasanya isi email akan mengarahkan Anda untuk memanggil nomor telepon atau mengklik tautan, dan kemudian memasukkan informasi kartu kredit Anda.Waspadai email-email ini (rambu peringatan umum termasuk kesalahan ejaan atau kesalahan ketik), dan hanya bagikan informasi Anda jika Anda telah menghubungi bank atau situs belanja melalui email atau nomor yang dipublikasikan.

Tip Aman Transaksi dengan CVV

Pantau akun Anda

Periksa laporan transaksi penggunaan kartu kredit, dan perhatikan jika ada aktivitas mencurigakan, yang Anda rasa tak pernah dilakukan. Periksa laporan kredit Anda secara berkala juga. Jika kartu Anda hilang atau dicuri, segera panggil penerbit kartu kredit Anda untuk membekukan akun Anda dan meminta kartu baru.

Baca juga: Bayar Tagihan Kartu Kredit? Perhatikan Hal Berikut ini!

Itulah tips aman menggunakan CVV kartu kredit. Segera log out akun Anda setiap kali berbelanja online dan jangan gunakan jaringan wifi ketika belanja. Karena penggunaan jaringan bersama dapat membuka kesempatan para hacker mencuri data penting Anda ketika transaksi pembayaran dilakukan.

Comments are closed.