Facebook Libra dan Beragam Fakta Menariknya

All About Money

Facebook Libra hadir sebagai mata uang digital baru setelah Bitcoin. Meski belum resmi dirilis, namun ada fakta menarik yang sudah terungkap.

Bagi Anda yang mengikuti perkembangan dunia ekonomi, tentu Anda sudah tak asing dengan cryptocurrency. Mata uang digital ini berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Nama mata uang digital yang paling terkenal saat ini adalah Bitcoin. Bitcoin dianggap sebagai lading emas bagi orang-orang yang pintar bermain saham karena keuntungannya sangatlah tinggi jika dikelola dengan baik.

Melihat kesuksesan Bitcoin, Facebook sebagai salah satu perusahaan terbesar dan berpengaruh di dunia saat ini pun ingin bermain di lahan yang sama, yakni mata uang digital. Tentu, perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerburg ini memiliki nama mata uang digitalnya sendiri, yakni Facebook Libra.

Secara garis besar, Facebook Libra serupa dengan Bitcoin. Tapi, tentu kita butuh lebih banyak informasi seputar mata uang buatan Facebook ini sebelum akhirnya menggunakannya. Nah, tak ada salahnya jika kita cari tahu fakta menarik Facebook Libra terlebih dulu. Penasaran? Yuk, simak di bawah ini!

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Uang Elektronik yang Perlu Diketahui

Fakta Menarik dari Facebook Libra

Libra Berbasis Blockchain dan Bersifat Open Source

Blockchain adalah catatan transaksi digital berdasarkan strukturnya, di mana catatan individu, yang disebut blok, dihubungkan bersama dalam satu daftar, yang disebut chain (rantai).

Sedangkan, open source berarti sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu atau lembaga pusat. Tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas.

Telah Didukung oleh Perusahaan Kelas Dunia

Mata uang digital Libra milik Facebook kabarnya telah didukung oleh puluhan perusahaan besar dunia. Beberapa di antaranya seperti Mastercard, Visa, Stripe, Paypal, Lyft, Uber, dan Women’s World Banking.

Seluruh perusahaan pendukung tersebut akan tergabung dalam Libra Association atau Asosiasi Libra, yang bersama dengan Facebook memiliki kendali untuk melakukan perubahan pada Libra. Libra Association adalah sebuah asosiasi yang dibentuk oleh Facebook yang terdiri dari perusahaan keuangan, lembaga nirlaba, dan juga perusahaan dagang.

Setiap perusahaan yang disebutkan di atas masing-masing berkontribusi sebanyak US$10 juta untuk dapat bergabung dengan asosiasi ini. Libra akan berdiri sebagai perusahaan mandiri dan tidak terikat dengan pemerintah. Kantor pusat Libra berlokasi di Jenewa, Swiss.

Baca juga: E-Money Mandiri: Ini Keuntungan dan Cara Menggunakannya!

Menggunakan Dompet Digital, Calibra

Untuk dapat memakai mata uang ini, pengguna harus meng-install software dompet digital yang dinamakan Calibra. Dompet ini dibuat oleh Facebook. Namun, segala perubahan data mata uang Libra dan proses “mencetak atau membakar” cryptocurrency dilakukan oleh Libra Association, bukan Facebook sendiri.

Akan Menjadi “Stablecoin”

Mata uang dunia nyata yang digunakan untuk membeli Libra akan masuk ke cadangan yang mendukung uang digital di dalam Calibra. Ini berarti, nilai Libra akan didasarkan pada aset dan uang di dunia nyata.

Dukungan cadangan aset ini akan memastikan bahwa Libra memiliki utilitas dan volatilitas yang rendah. Dengan kata lain, hal ini akan membuat nilai Libra menjadi lebih stabil layaknya mata uang pada umumnya.

Diyakini Lebih Aman

Kevin Weil selaku wakil presiden produk Calibra, meyakini bahwa mereka memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan karena Libra adalah uang rakyat.

Calibra akan memiliki perlindungan dari penipuan dan terdapat proses “mengenal pengguna” atau “know your customers” di mana pengguna diharuskan untuk menyediakan berbagai bentuk identifikasi sesuai dengan peraturan pemerintah. Calibra pun akan memiliki pemulihan kata sandi untuk pengguna yang lupa dengan kata sandi mereka. Untuk informasi pengguna yang disimpan oleh Calibra, pun akan disimpan terpisah.

Seperti yang diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Facebook tengah dipermasalahkan dengan kebocoran informasi kepada perusahaan iklan. Hal ini akan dipastikan tidak terjadi pada data keuangan di Calibra. Wakil presiden produk Calibra, Kevin Weil memastikan bahwa informasi keuangan di Calibra tidak akan digunakan untuk target iklan.

Baca juga: Internet Banking Mandiri: Hanya 5 Menit Daftarnya!

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Praktis, Mudah, dan Efektif

Dompet digital, Calibra, akan terhubung dengan rekening bank dan kartu kredit pengguna. Hal ini tentu akan sangat memudahkan transaksi para pengguna. Pengguna dapat melakukan transaksi belanja online, pemindahan dana, dan melakukan segala pembayaran dengan mudah. Mark Zuckerberg juga mengatakan bahwa Calibra akan dapat digunakan dalam aplikasi pesan seperti Messenger dan WhatsApp.

Selain meningkatkan efektivitas Libra, koneksi ini akan memudahkan penyebaran penggunaan mata uang Libra. Libra juga sangat efektif karena dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari membayar jasa dan barang atau berkirim uang.

Dapat Digunakan di Seluruh Belahan Dunia

Terbentuknya Libra juga didukung oleh misi Facebook untuk dapat menjangkau pengguna yang belum memiliki akun perbankan tradisional. Sebanyak 1,7 miliar orang di dunia tidak memiliki rekening bank yang berarti terdapat orang dengan jumlah cukup banyak yang tidak mendapatkan layanan keuangan. Penyebaran penggunaan mata uang digital ini diyakini akan semudah penyebaran penggunaan internet.

Dengan adanya mata uang digital, akan lebih banyak orang yang akan memiliki akses untuk layanan keuangan. Dengan adanya mata uang ini yang bekerja layaknya internet, setiap orang dengan ponsel pintar yang memiliki akses internet akan mendapatkan layanan keuangan yang efektif dan praktis.

Diluncurkan pada 2020

Nah, untuk kamu yang gak sabar untuk mencoba mata uang digital Libra, sayangnya saat ini belum diluncurkan. Libra direcanakan untuk meluncur secara resmi pada 2020. Peluncurannya pun dapat diundur karena Libra harus menyesuaikan dengan regulasi pemerintah serta mencari kerja sama antar bank di dunia. Serta Facebook akan testnet atau server uji coba agar para developer dapat memberikan kesan dan mengetahui jika ada berbagai kesalahan dapat server melalui program bug bounty.

Menuai Kecaman dan Tekanan

Sejak diumumkan pada 18 Juni silam, Libra menuai banyak sekali kecaman dari berbagai pihak. Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah pencucian uang dan praktik ilegal lainnya. Di Indonesia, kemungkinana untuk menerima Libra masih besar karena penggunaannya yang berbeda dengan bitcoin atau mata uang kripto lainnya. Kemungkinan terbesar adalah, nantinya Libra akan diterima sebagai salah satu mata uang asing layaknya dollar terhadap rupiah.

Itulah fakta menarik seputar Facebook Libra yang perlu Anda ketahui. Jika sudah resmi dirilis, siapkah Anda menggunakan mata uang digital buatan Facebook ini?

Comments are closed.