Analisis Fundamental Saham, Definisi dan Tips

All About Money

Analisis fundamental saham dapat membantu kita dalam menilai saham yang layak untuk dibeli, berkembang atau bahkan merugi, merujuk dari berbagai data perkembangan perusahaan yang diperdagangkan.

Pasar saham adalah investasi high risk yang juga berpeluang memberikan return tinggi. Tidak heran jika mayoritas kalangan yang bermain di pasar saham adalah kalangan menengah atas. Selain modal besar, dibutuhkan pengetahuan yang baik mengenai saham, inilah yang sering membebani orang membuat mereka takut untuk berinvestasi di pasar modal.

Bagi Anda yang bergelut di pasar modal past sudah tak asing lagi dengan istilah fundamental saham. Namun bagi mereka yang baru mengenal duni pasar uang sebutan ini masihlah awam ditelinga. Padahal analisis fundamental saham adalah pengetahuan dasar yang dibutuhkan sebelum seseorang memutuskan untuk membeli atau menjual sahamnya.

Namun jika belum siap Anda bisa belajar produk keuangan lain yang secara tidak langsung juga bermain di pasar uang yakni asuransi. Umumnya produk asuransi jiwa memutarkan modal dari hasil premi para nasabahnya ke berbagai produk investasi keuangan atau pasar modal. Pilih jenis asuransi jiwa unit-link jika Anda memang ingin belajar soal pasar saham. Mereka punya manajer investasi yang selain membahas persoalan proteksi juga memberikan gambaran soal investasi produk keuangan yang mereka lakukan.

Baca juga: Pilihan Investasi Terbaik Untuk Jaminan Hari Tua

Analisis fundamental memberi kita kompas untuk menilai untung rugi sebuah pembelian atau penjualan saham. Tanpa pengetahuan ini bukan tidak mungkin seseorang bakal mengalami kerugian besar. Lantas sebenarnya apa itu analisis fundamental saham?

Definisi Analisis Fundamental Saham

Definisi Analisis Fundamental Saham

Menurut dunia keuangan analis ini adalah teknik analisa yang digunakan oleh para penanam modal atau investor untuk menentukan keputusan menjual atau membeli saham perusahaan. Artinya analisis ini dapat memberikan informasi mengenai emiten saham.

Analisis ini dapat membantu investor mencari tahu emiten akan murah atau mahal, bagus atau jelek dan mengetahui harga wajar saham.  Analisis fundamental mengacu pada metode menganalisis dan mengevaluasi ekuitas. Dengan analisis fundamental, laporan laba rugi, neraca, arus kas, dan dokumen lain yang tersedia untuk umum digunakan untuk menganalisis kesehatan keuangan suatu perusahaan.

Data ekonomi seperti angka pengangguran dan suku bunga juga dapat dipertimbangkan. Tujuan analisis fundamental adalah untuk menemukan nilai keseluruhan dari perusahaan yang diperdagangkan, menemukan nilai “intrinsik”) dan dengan demikian dapat meningkatkan harga saham ketika pasar mengakui kualitas mereka.

Semua investor harus memiliki pemahaman dasar tentang cara kerja analisis fundamental. Beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan ketika melakukan analisis fundamental adalah:

  • Berapa pendapatan perusahaan?
  • Apakah perusahaan ini berkembang?
  • Apakah mereka mendapat untung?
  • Apakah mereka meningkatkan hutang atau melunasi hutang?
  • Berapa tingkat turnover mereka?
  • Apakah manajemen menjaga karyawan?

Pertanyaan tersebut dapat membantu menentukan nilain intrinsik numerik sebuah perusahaan yang diperdagangkan, sehingga dapat menentukan apakah nilai yang ditawarkan terlalu tinggi atau undervalued.

Tips Membaca Analisis Fundamental Perusahaan

Tips Membaca Analisis Fundamental Perusahaan

Tentunya membaca analisis fundamental perusahaan tidak bisa sembarangan, ada aturan atau standar baku yang diterapkan para ahli keuangan untuk menentukan mana perusahaan yang kedepannya menguntungkan atau bakal merugi. Setidaknya tips dibawah ini dapat membantu Anda menganalisis kualitas sebuah perusahaan yang diperdagangkan di pasar saham:

Analisis Teknis

Analisis teknis mempelajari penawaran dan permintaan saham di pasar. Investor yang menggunakan analisis teknis percaya bahwa kinerja historis suatu saham menunjukkan bagaimana kinerja saham di masa depan. Sedikit perhatian diberikan pada nilai perusahaan. Analisis teknis menempatkan fokus besar pada studi tren, grafik, dan pola.

Rasio P / E

Metode umum untuk menganalisis saham adalah mempelajari rasio harga terhadap pendapatan. Hitung rasio P / E dengan membagi nilai pasar saham per saham dengan pendapatannya per saham. Untuk menentukan nilai suatu saham, investor membandingkan rasio P / E saham dengan para pesaingnya dan standar industri. Rasio P / E yang lebih rendah dipandang menguntungkan oleh investor.

Baca juga: Pencatatan EBITDA Perusahaan, Ini Dia Faktanya!

Penghasilan Per Saham

Penghasilan per saham perusahaan menunjukkan seberapa efisien pendapatannya mengalir ke investor. Peningkatan EPS dianggap sebagai pertanda baik oleh investor. Menurut NASDAQ, semakin tinggi EPS perusahaan, semakin banyak nilai saham yang bisa kita dapat, karena investor mencari untuk membeli saham perusahaan ketika pendapatannya tinggi.

Rasio PEG

Rasio pertumbuhan harga-ke-laba mengambil rasio P / E selangkah lebih maju dengan mempertimbangkan pertumbuhan suatu perusahaan. Untuk menghitung PEG, bagi  rasio P / E dengan tingkat pertumbuhan 12 bulan. Kita bisa memperkirakan tingkat pertumbuhan di masa depan dengan melihat tingkat pertumbuhan historis perusahaan. Investor biasanya menganggap saham bernilai jika PEG lebih rendah dari 1.

Nilai Buku

fundamental perusahaan

Metode lain yang digunakan untuk menganalisis suatu saham adalah menentukan rasio harga terhadap buku perusahaan. Investor biasanya menggunakan metode ini untuk menemukan perusahaan dengan pertumbuhan tinggi yang undervalued. Rumus untuk rasio P / B sama dengan harga pasar saham perusahaan dibagi dengan nilai buku ekuitasnya. Nilai buku ekuitas diperoleh dengan mengurangi nilai buku kewajiban dari nilai buku aset. Investor melihat rasio P / B yang rendah sebagai tanda bahwa saham berpotensi undervalued.

Pengembalian Ekuitas

Investor menggunakan laba atas ekuitas untuk menentukan seberapa baik perusahaan menghasilkan pengembalian positif bagi pemegang sahamnya. Menganalisis ROE dapat membantu menemukan perusahaan yang menghasilkan laba. ROE dihitung dengan membagi laba bersih dengan ekuitas pemegang saham rata-rata. Peningkatan ROE yang terus-menerus adalah pertanda baik bagi investor.

Rekomendasi Analis

Banyak investor menggunakan rekomendasi analis untuk mengukur saham dengan cepat. Analis melakukan penelitian fundamental dan teknis yang luas, dan mereka mengeluarkan rekomendasi beli atau jual. Sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham, investor biasanya menggunakan rekomendasi analis bersamaan dengan teknik analisis saham.

Baca juga:Indeks Harga Konsumen, Definisi dan Manfaatnya

Itulah beberapa tips memilih saham dengan metode analisis fundamental saham. Jika tujuanmu belanja di pasar saham adalah investasi jangka panjang, pelajari dari sekarang dengan terjun langsung.  Anda bisa berdiskusi dengan para manager investasi tentang mana emiten yang bagus dan tidak sehingga bisa memperkirakan perusahaan yang diperdagangkan yang menguntungkan. Ingat ya, karena investasi di pasar uang tidak selalu untung ada kalanya harga pasar jatuh dan Anda bisa kehilangan semua aset yang dimiliki.

Comments are closed.