Bayar Tagihan Kartu Kredit? Perhatikan Hal Berikut ini!

All About Money

Tagihan kartu kredit merupakan hal yang pasti dialami oleh para pengguna kartu kredit. Agar tak menimbulkan kerugian, terdapat beberapa cara untuk menyiasatinya.

Melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit memang jauh lebih mudah dan praktis. Tak perlu menyimpan uang tunai di dalam dompet yang memiliki berbagai risiko seperti hilang atau tercecer. Tapi, di balik kemudahannya, nyatanya melakukan pembayaran dengan kartu kredit akan membuat pengeluaran Anda jadi jauh lebih besar jika tidak dilakukan dengan baik dan benar. Seperti yang kita ketahui bersama, pihak penerbit kartu kredit akan memberikan kita tagihan kartu kredit yang kita gunakan setiap bulannya. Jika tidak disiasati dengan benar, tagihan kartu kredit akan semakin membengkak dan justru membuat pemiliknya menjadi rugi. Maka dari itu, bagi Anda yang memiliki dan menggunakan kartu kredit, rasanya sangatlah perlu untuk mengetahui serba-serbi perihal tagihan kartu kredit agar tidak membuat Anda menjadi rugi. Apa sajakah yang harus diperhatikan? Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan dalam membayar tagihan kartu kredit! Baca juga: 4 Cara Cerdas Melunasi Kartu Kredit

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membayar Tagihan Kartu Kredit

Tanggal Jatuh Tempo

Tanggal jatuh tempo adalah tanggal terakhir di mana pembayaran Anda sudah harus diterima oleh bank penerbit kartu kredit, dan akan selalu tertera pada Lembar Tagihan. Biasanya, bank penerbit kartu kredit selalu mengingatkan agar pembayaran tagihan kartu kredit dilakukan beberapa hari sebelum tanggal jatuh tempo. Alasannya adalah agar Anda terhindar dari denda keterlambatan. Pembayaran yang dilakukan melalui berbagai macam saluran yang tersedia membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari untuk masuk ke rekening kartu kredit, dan bisa lebih lama jika terdapat hari libur. Selain dikenakan denda keterlambatan, pembayaran tagihan kartu kredit yang baru masuk melewati tanggal jatuh tempo juga akan mengakibatkan Anda dikenakan bunga berjalan yang cukup besar. Jadi, sebagai langkah antisipasi, ada baiknya Anda membayar tagihan kartu kredit Anda sekitar lima hingga tujuh hari sebelum tanggal jatuh tempo.

Jumlah Pembayaran Kartu Kredit

Setelah mengetahui kapan sebaiknya Anda membayar tagihan kartu kredit Anda, sekarang yang perlu dilakukan adalah menentukan jumlah pembayaran yang akan Anda setorkan. Ada beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan, di antaranya:

Pembayaran Minimum

Bank penerbit kartu kredit biasanya menawarkan sistem pembayaran tagihan kartu kredit di mana Anda diperbolehkan membayar sejumlah minimum tertentu selambat-lambatnya pada saat jatuh tempo tagihan. Tujuan dari pembayaran minimum ini sebenarnya adalah untuk memastikan bahwa kartu kredit Anda bebas masalah dan menunjukkan bahwa Anda mematuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan bank penerbit kartu kredit. Baca juga: Mengenal Lengkap Payment Gateway di Indonesia Biasanya besar jumlah minimum yang ditetapkan adalah 10 persen dari total tagihan baru yang tercetak pada Lembar Tagihan Anda atau minimum Rp50.000,00 (mana yang lebih besar) ditambah cicilan tetap dan/atau pembayaran minimum tertunggak dan/atau biaya overlimit jika ada. Jumlah ini bervariasi tergantung jenis kartu kredit dan bank penerbit masing-masing, tetapi kurang lebih sebesar itu.

Pembayaran Penuh

Selain membayar jumlah minimum, Anda juga dibolehkan membayar seluruh total tagihan kartu kredit yang tercetak pada Lembar Tagihan Anda. Sistem pembayaran penuh ini sangat disarankan, terutama apabila Anda membayar tagihan tersebut sebelum tanggal jatuh tempo, karena dengan begitu Anda tidak akan dikenakan bunga.

Pembayaran Jumlah Berapa pun antara Jumlah Minimum dan Total Tagihan Baru

Jika Anda kebetulan memiliki dana yang melebihi jumlah minimum tagihan namun tidak mencukupi untuk membayar tagihan kartu kredit secara penuh, maka Anda dapat membayar jumlah berapa pun antara jumlah minimum tagihan dengan total tagihan baru Anda. Ini antara lain untuk mengurangi jumlah tagihan kartu kredit tertunggak yang akan dikenakan bunga, sehingga akan mengurangi beban tagihan yang harus Anda bayar pada bulan berikutnya.

Pembayaran Cicilan Tetap

Selain cara di atas, kebanyakan bank penerbit kartu kredit menawarkan sistem pembayaran di mana Anda dapat mengubah total tagihan kartu kredit yang tercetak menjadi cicilan tetap untuk jangka waktu 3, 6, atau 12 bulan sesuai dengan kemampuan Anda. Sistem pembayaran dengan cicilan tetap ini bisa menjadi alternatif yang dapat Anda pilih, karena bunga yang dikenakan kepada Anda bukan bunga majemuk melainkan bunga tetap (flat). Untuk menggunakan sistem pembayaran ini, Anda dapat menghubungi bank penerbit kartu kredit Anda untuk menanyakan informasi lebih lanjut dan apabila persyaratannya terpenuhi, Anda dapat mengubah pembayaran Anda menjadi pembayaran dengan cicilan tetap.

Mekanisme Pembayaran Tagihan

Setelah mengetahui jumlah tagihan yang harus Anda bayar dan kapan Anda sebaiknya melakukan pembayaran tagihan tersebut, kini Anda harus menentukan mekanisme atau saluran pembayaran yang akan Anda gunakan untuk membayar tagihan kartu kredit Anda. Ada beberapa cara yang disediakan oleh bank penerbit kartu kredit, yaitu:

Langsung di Kantor Cabang

Anda dapat langsung mendatangi kantor bank penerbit kartu kredit Anda untuk melakukan pembayaran tagihan kartu kredit. Langkah-langkahnya kurang lebih seperti ini:

  1. Ambil slip setoran, bisa berupa slip khusus pembayaran kartu kredit atau slip setoran tunai, tergantung bank yang bersangkutan. Jika tidak ada informasi tertulis mengenai cara pembayaran tagihan kartu kredit di kantor bank bersangkutan, silakan Anda tanyakan ke petugas di kantor tersebut.
  2. Isi slip setoran tersebut, biasanya berupa nama, nomor kartu kredit, dan jumlah yang akan Anda bayarkan serta tanda tangan.
  3. Setelah semua terisi, Anda tinggal mengantre giliran di teller dan menyerahkan uang pembayaran Anda.

Cara pembayaran lewat teller dengan setoran tunai ini biasanya dikenakan biaya yang cukup besar, berkisar antara Rp25.000,00 hingga Rp100.000,00.

Melalui ATM, SMS Banking, Phone Banking, atau Internet Banking

Selain melakukan pembayaran langsung ke kantor cabang bank penerbit kartu kredit, Anda juga dapat melakukan pembayaran tagihan kartu kredit melalui ATM, SMS Banking, Phone Banking atau Internet Banking, dengan catatan bank penerbit kartu kredit Anda menyediakan fasilitas tersebut. Apabila Anda menggunakan ATM, SMS Banking atau Internet Banking dari bank yang sama dengan bank penerbit kartu kredit Anda, biasanya tidak akan dikenakan biaya apa pun, kecuali Phone Banking yang biasanya dikenakan biaya sekitar Rp3.000,00. Namun jika Anda menggunakan ATM, SMS Banking atau Internet Banking dari bank yang berbeda, maka akan ada biaya tambahan yang berkisar antara Rp5.000,00 – Rp7.500,00, tergantung banknya. Baca juga: BNI Internet Banking: Manfaat dan Kelebihan Dalam Bertransaksi Cara untuk membayar tagihan kartu kredit melalui ATM dan Internet Banking kurang lebih sama seperti jika Anda melakukan pembayaran pada umumnya, yaitu:

  1. Pilih menu Pembayaran.
  2. Di dalam menu Pembayaran, pilih Kartu Kredit.
  3. Ikuti petunjuk dan isilah jumlah yang hendak dibayar dan nomor kartu kredit Anda saat diminta.

Untuk SMS Banking, Anda dapat menanyakan kepada bank penerbit kartu kredit Anda mengenai perintah yang harus diketikkan melalui SMS untuk melakukan pembayaran tagihan kartu kredit, dengan biaya sesuai dengan tarif SMS yang berlaku.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Auto Debit

Apabila Anda mempunyai rekening tabungan di bank yang sama dengan bank yang menerbitkan kartu kredit, Anda dapat memanfaatkan fasilitas auto debit atau Penarikan Otomatis yang artinya tagihan akan langsung ditarik atau didebit dari rekening tabungan Anda. Cara ini biasanya bebas biaya. Dengan mengetahui segala sesuatu perihal tagihan kartu kredit, tentu risiko Anda terkena bunga yang membengkak semakin kecil. Ayo, terapkan mulai dari sekarang!

Comments are closed.