Hukum Penawaran dan Permintaan dalam Dunia Ekonomi

All About Money

Ada banyak teori yang memebahas hukum penawaran dan permintaan dalam dunia ekonomi. Mulai dari pengertian, jenis, hingga faktor yang mempengaruhinya.

Bagi Anda yang gemar menggeluti dunia ekonomi pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah permintaan dan penawaran. Di mana istilah ini selalu digunakan disetiap kegiatan yang ada hubungannya dengan ekonomi. Mulai dari transaksi jual beli di pasar dan kegiatan ekspor impor. Permintaan dan penawaran menjadi satu kesatuan yang tidak bisa berdiri sendiri.

Dalam dunia ekonomi, istilah penawaran dan permintaan bisanya digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Istilah ini sangat penting untuk melakukan analisa ekonomi mikro terhadap perilaku para pembeli dan penjual, serta juga interaksi mereka di pasar. Permintaan dan penawaran juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya.

Dibalik teori dan kegunaannya, tentu ada hukum yang mendasari dari kedua istilah tersebut. Bagi Anda yang masih kurang memahami apa itu hukum permintaan dan penawaran, berikut ini ulasan selengkapnya.

Pengertian Hukum Penawaran dan Permintaan

Permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang diminta atau dibeli oleh konsumen dengan tingkat harga dan waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan.

Pengertian Hukum Penawaran dan Permintaan

Jenis Permintaan

Jenis-jenis permintaan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu akan diurai sebagai berikut ini.

Berdasarkan Daya Beli

Untuk jenis hukum permintaan yang pertama adalah berdasarkan daya beli. Nah untuk jenis ini terbagi lagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut.

Permintaan Efektif

Permintaan efektif ialah permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai oleh daya beli. Pada permintaan jenis ini, seorang konsumen memang membutuhkan barang itu dan ia mampu membayarnya.

Permintaan Absolut

Permintaan absolut ialah permintaan terhadap barang atau jasa yang tidak disertai oleh daya beli. Pada permintaan absolut ini, konsumen tidak mempunyai kemampuan (uang) untuk membeli barang yang mereka inginkan.

Permintaan potensial

Permintaan potensial ialah permintaan terhadap barang atu jasa yang disertai oleh daya beli tetapi konsumen masih mempertimbangkan transaksinya.

Berdasarkan Jumlah yang Melakukan Transaksi

Selain itu, untuk jenis yang kedua, yaitu berdasarkan jumlah yang melakukan transaksi. Nah, untuk jenis dibagi menjadi dua kelompok, yaitu permintaan secara individu dan juga kelompok.

Permintaan Individu

Permintaan individu ialah permintaan seseorang terhadap barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Permintaan Kelompok

Permintaan kelompok ialah permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat terhadap barang/jasa yang terjadi secara bersamaan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Manusia merupakan makhluk sosial dinamis, sehingga akan terus terjadi perubahan yang bisa mempengaruhi kebutuhan hidupnya. Berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi permintaan, diantaranya sebagai berikut.

Harga Barang Itu Sendiri

Naik turunnya harga suatu barang atau jasa akan mempengaruhi permintaan itu sendiri (sesuai dengan bunyi hukum permintaan).

Intensitas Kebutuhan

Mendesak atau tidak, penting atau tidak penting kebutuhan seseorang kepada barang dan jasa, akan tetap mempengaruhi jumlah permintaan.

Kebutuhan primer, lebih penting daripada kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder lebih penting daripada tersier, sehingga pengaruhnya kepada jumlah permintaan akan berbeda.

Distribusi Pendapatan

Semakin meratanya pendapatan yang diterima, maka jumlah permintaan akan semakin meningkat. Sebaliknya, apabila pendapatan hanya diterima atau dinikmati oleh kelompok tertentu, maka secara keseluruhan jumlah permintaan pun akan turun.

Baca juga: Nilai Perusahaan: Sale Value Terhadap Saham Perusahaan

Pertambahan penduduk

Jumlah penduduk turut serta mempengaruhi jumlah permintaan. Semakin banyak penduduk, maka jumlah permintaan akan semakin meningkat.

Selera (Taste)

Perkembangan dunia mode, pendidikan, lingkungan akan turut mempengaruhi selera masyarakat. Dan hal itu akan memiliki pengaruh besar kepada jumlah permintaan.

Barang pengganti (substitusi)

Terdapat barang pengganti yang akan berpengaruh kepada jumlah permintaan. Ketika harga suatu barang naik, adanya barang pengganti akan mempengaruhi jumlah permintaan.

Kurva Permintaan

Kurva Hukum Penawaran dan Permintaan

Kurva permintaan memberikan gambaran mengenai hubungan fungsional antara harga dengan jumlah barang yang diminta. Kurva permintaan menurun dari arah kiri atas ke kanan bawah yang memiliki arti, yaitu: Semakin rendah harga (P), maka semakin banyak jumlah yang diminta (Q). Mengapa bisa seperti itu? Sebab, orang yang pada awalnya tidak mampu membeli, dengan harga turun maka akan menjadi mampu membeli atau dari pembeli potensiil menjadi pembeli nyata. Orang yang tadinya membeli barang lain sebab tingkat kemampuannya, sekarang akan menjadi pembeli sebab mampu.

Pengertian Hukum Penawaran

Penawaran ialah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu. Hukum penawaran berbunyi “Jika harga suatu barang naik, maka jumlah barang atau jasa yang ditawarkan akan bertambah atau meningkat. Apabila harga suatu barang atau jasa turun, maka jumlah barang atau jasa yang ditawarkan akan ikut berkurang atau turun”.

Baca juga: Manfaatkan Surat Penawaran Sebagai Langkah Awal Pemasaran Produk Perusahaan Anda!

Jenis Penawaran

Jenis penawaran dibagi menjadi dua, yaitu penawaran individu ialah jumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh seorang penjual atau produsen pada jangka waktu, tempat, dan tingkat harga tertentu, sedangkan penawaran pasar ialah jumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh beberapa orang produsen atau sekelompok penjual pada waktu, tempat, dan tingkat harga tertentu.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Sama halnya dengan permintaan, penawaran juga memiliki faktor-faktor yang dapat mempengaruhi jumlahnya, yaitu sebagai berikut.

Biaya produksi (input)

Tinggi rendahnya biaya produksi yang dikeluarkan akan mempengaruhi harga jual suatu baarang. Sehingga, pada akhirnya akan ikut mempengaruhi jumlah yang ditawarkan.

Teknologi

Maju mundurnya, canggih tidaknya sebuah teknologi akan ikut mempengaruhi jumlah penawaran. Semakin canggih sebuah teknologi, maka produktifitas yang dihasilkan semakin besar. Harga menjadi murah, jumlah yang ditawarkan akan meningkat dan begitu pula sebaliknya.

Devinisi Hukum Penawaran dan Permintaan

Harapan keuntungan

Tingkat keuntungan yang di dapat produsen, besar kecilnya laba juga akan menentukan harga jual. Keuntungan yang besar akan didapat apabila harga barang murah, sehingga jumlah penawaran akan meningkat.

Kebutuhan Akan Uang Tunai

Mendesak tidaknya suatu kebutuhan uang tunai untuk perusahaan akan berpengaruh besar kepada harga jual yang pada akhirnya akan mempengaruhi jumlah penawaran barang ataupun jasa.

Harapan Harga Masa yang Akan Datang

Untuk produsen yang dapat menahan barang untuk dijual ketika harga dinilai lebih menguntungkan, produsen kemudian akan menahan barang, dan hal terebut dapat mempengaruhi jumlah penawaran.

Baca juga: Investasi Emas yang Tepat dan Lengkap untuk Pemula

Kurva Penawaran

Sebuah garis yang berasal dari gabungan titik-titik pada tingkat harga dengan jumlah barang: atau jasa yang ditawarkan. Kurva penawaran bergerak atau bergeser dari arah kiri bawah ke arah kanan atas yang menunjukkan bahwa apabila harga suatu barang tinggi, maka produsen akan menjual dalam jumlah yang lebih banyak.

Itulah teori-teori seputar hukum penawaran barang dan permintaan yang bisa Anda ketahui. Dengan adanya artikel ini, tentu bisa memberikan pengetahuan lebih untuk dalam menjalankan bisnis Anda.

Comments are closed.