Indeks Harga Konsumen, Definisi dan Manfaatnya

All About Money

Indeks harga konsumen ini dibutuhkan pemerintah untuk menghitung lajut inflasi dan sebagai pertimbangan dalam menyesuaikan kenaikan gaji atau upah baik bagi para pekerja pemerintah maupun swasta.

Pernahkah terpikir dalam benak Anda bagaimana pemerintah menghitung angka kenaikan upah buruh yang ideal? Bersumber darimana kah pertimbangan yang datang? Ternyata, berbagai kebijakan ekonomi tersebut didapat dari Indeks Harga Konsumen (IHK). Sebuah riset berupa indeks  yang menunjukkan perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dikonsumsi dalam waktu tertentu.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), IHK menjadi indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat inflasi. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menggambarkan tingkat kenaikan (inflasi) atau tingkat penurunan (deflasi) dari barang dan jasa tersebut. Masih bingung apa itu IHK, bagaimana cara penghitungannya dan dampaknya bagi kehidupan kita sehari-hari? Simak penjelasannya dibawah ini:

Baca juga: Bonus Karyawan: Ini Jenis-Jenis yang Wajib Anda Ketahui!

Definisi Indeks Harga Konsumen

memahami indeks harga konsumen

Indeks Harga Konsumen (IHK) adalah nomor indeks yang dapat menghitung harga rata-rata barang dan jasa yang telah dikonsumsi oleh masyarakat sebagai konsumen. Dilakukan dengan tujuan mengukur tingkat inflasi dalam kurun waktu tertentu, juga sebagai pertimbangan dalam menyesuaikan gaji, upah, dana pensiun, dan kontrak lainnya.

Inflasi sendiri merupakan kecenderungan naiknya nilai atau harga suatu barang dan jasa secara terus-menerus. Ketika harga barang dan jasa meningkat, inflasi mengalami kenaikan. Tapi naiknya harga barang secara terus-menerus ini dapat menyebabkan turunnya nilai mata uang. Inflasi yang meningkat akhirnya memicu penurunan nilai mata uang terhadap nilai barang dan jasa.

IHK indikator untuk mengukur tingkat inflasi. Perubahan IHK adalah gambaran mengenai tingkat kenaikan (inflasi) atau tingkat penurunan (deflasi) dari barang dan jasa dalam kurun waktu tertentu. Adalah Badan Pusat Statistik yang ditugasi menyusun Indeks Harga Konsumen ini. Data yang harus diolah biasanya didapat dari konsumen, produsen dan lain-lain. Penetapa IHK menggunakan metode dan rumus tertent, Biasanya IHK dihitung berdasarkan survey biaya hidup di suatu daerah perkotaan dan dilakukan secara bertahap.

Kaitan Indek Harga Konsumen dengan Inflasi

IHK sering dikaitkan denga terjadinya inflasi, dimana semakin tinggi nilai IHK laju inflasi juga makin naik.  Namun belum banyak yang paham bagaimana keterkaitannya secara pasti. Berikut adalah kaitan antara IHK dengan inflasi:

  • Dasar untuk membuat kebijakan ekonomi seperti fiskal dan moneter. Contohnya, perkembangan IHK menjadi patokan pemerintah menghitung laju inflasi. Nantinya, pengetahuan tentang inflasi ini dijadikan pertimbangan untuk menentukan kenaikan gaji pegawai negeri sipil yang biasanya kemudian diikuti oleh perusahaan swasta namun dengan pertimbangan yang agak berbeda.
  • IHK dan inflasi ini bisa digunakan pemerintah dalam menentukan batasan harga jual produk, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan (pedagang dan konsumen). Pemerintah bisa menetapkan kebijakan harga maksimum (untuk melindungi konsumen) dan minimum (untuk melindungi produsen).
  • Perkembangan IHK dan laju inflasi juga menggambarkan bagaimana tingkat kemajuan perekonomian suatu negara.
  • Pergerakan IHK dan inflasi pun bisa dijadikan pisau bedah untuk mengetahui berbagai faktor yang memicu atau menghambat kemajuan dan kemandekan ekonomi.
  • Biasanya juga akan dijadikan harga standar bagi pedagang
  • IHK dan inflasi menggambarkan jumlah ketersediaan barang atau jasa. Biasanya jika nilai IHK terus menanjak, pembelian persediaan dipercepat untuk menghindari pembelian persedian yang lebih tinggi.
  • IHK dan inflasi yang dibuat dalam periode tertentu menggambarkan bagaiman tingkat kemakmuran petani.
  • IHK dan inflasi dapt menjadi bahan pertimbangan para investor pasar modal dalam jual-beli saham, termasuk soal memilih emiten.

Baca juga: Pahami Konversi Valuta Asing ke Rupiah dengan Kurs KMK

Barang yang Dihitung dalam IHK

memahami indeks harga konsumen

Nyatanya tidak semua barang dan jasa dapat digunakan dalam menghitung IHK. Beberapa barang yang dapat masuk hitungan antara lain ; barang dan jasa yang dikonsumei pekerja profesional, pekerja mandiri (self-employment), warga miskin, pengangguran dan pensiunan. Sementara yang tidak masuk hitungan indeks IHK adalah barang dan jasa yang dikonsumsi pasukan bersenjata, petani, narapidana dan pasien rumah sakit jiwa.

Atau secara umum barang dan jasa yang masuk dalam penghitungan dibagi ke dalam delapan kelompok besar yaitu:

  • Makanan
  • Perumahan
  • Pakaian
  • Transportasi
  • Biaya Perawatan Medis
  • Rekreasi
  • Pendidikan
  • Barang dan Jasa Lainnya

Rumus dan Contoh Penghitungan IHK

IHK dapat dihitung dengan cara berikut ini:

Rumus 1

IHK = (Pn : Po) x 100%

Keterangan:

Pn → harga sekarang

Po → harga tahun dasar

Contoh: Harga barang A pada 2018 Rp100 ribu dan pada 2019 Rp120 ribu. Maka IHK barang A adalah.

(12o.000 : 100.000) x 100% = 12 → Ini adalah IHK barang A.

Rumus 2, IHK yang memerlukan angka pada harga barang/jasa dan kuantitasnya

IHK = (∑Pn x Qo) : (∑Po x Qo) x 100

Keterangan:

∑Pn → harga barang dalam periode tertentu yang ingin dihitung

Qo   → kuantitas atau jumlah barang/jasa dalam periode dasar

∑Po → harga barang tertentu pada periode dasar

Khusus untuk penghitungan nilai IHK barang dan jasa dan kuantitasnya ini ada ketentuan yang perlu Anda perhatikan yakni:

  1. Jika hasil penghitungan IHK pada tahun tertentu di bawah 100 (<100), maka tingkat harga barang yang dikonsumsi oleh konsumen pada periode tersebut lebih rendah dari tahun dasar.
  2. Jika hasil penghitungan IHK pada tahun tertentu sama dengan 100 (=100), maka tingkat harga barang yang dikonsumsi oleh konsumen pada periode tersebut sama dengan tahun dasar.
  3. Jika hasil penghitungan IHK pada tahun tertentu lebih dari 100 (>100), maka tingkat harga barang yang dikonsumsi oleh konsumen pada periode tersebut lebih besar dari tahun dasar.

Manfaat Mengetahui dan Memahami IHK

memahami indeks harga konsumen

Sebagai masyarakat awam kita sering menganggap tabu persoalan penghitungan IHK ini, dan menganggap bahwa hanya pemerintah yang berhak mengetahuinya. Padahal pengetahuan mengenai IHK dan inflasi ini penting, terutama bagi Anda yang memiliki bisnis sendiri dan terjun pada bursa saham. Dari sekian banyak manfaat mengetahui IHK, berikut adalah beberapa diantaranya:

  • Menjadi indikator untuk mengetahui laju inflasi.
  • Menjadi masukan soal kenaikan upah yang ideal bagi masyarakat
  • Menjadi patokan besarnya biaya produksi yang dikeluarkan.
  • Mengetahui daya beli nilai mata uang.
  • Membantu memahami saham-saham yang sehat dan menjanjikan. Sehinga para investor lebih tahu kapan waktu yang tepat untuk menjual dan membeli saham, serta mengetahui fundamental saham perusahaan yang diinvestasikan.

Baca juga:  Mengenal Badan Pengurus Permodalan RI, BKPM

Comments are closed.