Investasi Perhiasan Emas: Apa Saja Keuntungan dan Kerugiannya?

All About Money

Berinvestasi perhiasan emas memang sudah banyak dilakukan, khususnya untuk kalangan ibu-ibu. Namun, apakah perhiasan menjadi investasi terbaik?

Berinvestasi merupakan salah satu kegiatan untuk mengamankan aset yang dimiliki. Tentu hingga saat ini sudah banyak cara investasi yang bisa dipilih dan hampir semuanya menguntungkan, seperti investasi properti, deposito, saham, dan juga perhiasan emas.

Berbicara perhiasan emas, tidak sedikit orang yang memilih cara ini. Pasalnya, harga emas yang selalu naik menjadi salah satu alasan yang dipertimbangkan. Biasanya ibu-ibu rumah tangga yang paling banyak memilih cara ini dikarenakan proses dan lokasi toko emas yang tersebar di mana-mana. Namun, di balik itu, tentu setiap cara untuk berinvestasi memiliki kelebihan dan juga kekurangannya. Kira-kira untuk investasi perhiasan emas, apa saja ya kekurangan dan kelebihannya?

Baca juga: Tabungan Emas, Investasi Minim Modal dan Risiko

Kelebihan Investasi Perhiasan Emas

Setiap investasi memiliki kelebihannya masing-masing, begitu pun perhiasan emas. Berikut ini kelebihan dari perhiasan emas:

Harga Masih Bisa Ditawar

Pelru diingat bahwa perhiasan emas berbeda dengan emas batangan ya. Jadi, untuk investasi perhiasan ini Anda masih bisa melakukan tawar menawar di beberapa toko emas. Selain itu, harga yang dijual pun bervariasi berdasarkan karat dari perhiasan tersebut. Semakin besar karatnya, tentu semakin mahal juga harganya.

Toko Perhiasan yang Mudah Ditemukan

Tidak semua toko emas menjual emas batangan. Hal ini berbanding terbalik dengan perhiasan. Pasalnya, sudah banyak sekali toko emas yang bertebaran di mana-mana. Mulai dari mal hingga pasar tradisional. Namun, meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan juga perhiasan yang dijual di toko tersebut bukan yang asli. Jadi, Anda juga harus pintar-pintar memilih toko perhiasan ya.

Tidak Banyak Syarat

Untuk membeli perhiasaan emas, tidak ada syarat yang berlaku. Anda hanya diwajibkan membawa uang sebagai alat transaksi. Begitu pula ketika ingin menjualnya kembali, tidak ada persyaratan tertentu yang diperlukan. Dapat dikatakan transaksi jual beli perhiasan semudah membeli barang kebutuhan sehari-hari

Baca juga: Pengertian dan Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Bukan Bank

Membeli Perhiasan Emas Semampu Kita

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa harga perhiasan emas bervariasi, tentu Anda bisa membeli barang ini berdasarkan kemampuan. Jadi, jika Anda ingin berinvestasi mulai dari 1 gram pun bisa.

Kekurangan Investasi Emas Perhiasan

Di balik keuntungan, ada juga kerugian yang harus Anda ketahui. Nah, agar Anda terhindar dari kerugian ini, yuk simak ulasannya berikut ini:

Nilai Jual Emas Turun

Saat kita membeli emas di toko emas, kita akan membayar lebih tinggi karena dikenakan biaya proses pembuatan. Namun, saat kita ingin menjualnya kembali, biasanya toko emas hanya menghargai emasnya saja, tidak untuk proses pembuatannya. Sehingga nilai emas menjadi menurun.

Perhiasan Emas Lebih Cepat Rusak

Dikarenakan sering dipakai, maka emas akan dengan mudah terbentur dengan benda lain yang menyebabkannya menjadi lecet dan tampilannya tidak menarik lagi. Sehingga hal tersebut dapat menurunkan harga jual emas. Oleh karena itu, rawatlah perhiasan emas dengan baik dan secara berkala agar keindahannya selalu terjaga dan nilainya tidak turun.

Bukan Produk Investasi

Pada dasarnya perhiasan emas dibuat sebagai perhiasan, bukan untuk investasi. Memang ada kemungkinan harga jual perhiasan akan meningkat, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama dan perhiasan emas harus dirawat dengan benar.

Baca juga: Ingin Hidup Mapan di Usia Muda? Mudah Sekali!

Banyak Produk Palsu Bertebaran

Mulai dari pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional, toko perhiasan bisa dengan mudah ditemukan. Namun, ada kerugian di balik kemudahan ini. Meski gampang dicari, Anda harus ekstra hati-hati akan emas palsu yang banyak beredar. Apabila Anda sembarang memilih toko perhiasan, bisa-bisa emas yang dibeli adalah emas palsu. Untuk menghindarinya, belilah produk dari toko yang tepercaya dan sudah banyak dikenal.

Apa Perbedaan Perhiasan Emas Asli atau Palsu?

Ada perbedaan yang bisa Anda temukan antara emas asli dan yang palsu. Biasanya, emas asli atau emas murni seperti logam mulia sebenarnya agak lembek. Bila dibuat perhiasan emas akan mengurangi durabilitasnya. Maka dari itu biasanya pengrajin mencampurkannya dengan logam lain. Misalnya perak, timah, atau perunggu.

Bila sudah dicampurkan tentu kadar emas pada barang tersebut berkurang. Contohnya hanya 70%, 80%, 90%, dan seterusnya. Satuan kadar ini biasanya disebut karat. Dan emas murni sama atau setara dengan 24 karat.

Semakin sedikit kandungan emas semakin murah harga perhiasan tersebut. Kalau sangat sedikit saja bisa dibilang emas palsu, apalagi kalau tidak mengandung emas sama sekali? Namanya emas imitasi.

Untuk menghindari kondisi tersebut, berikut inilah cara mengenali emas asli atau palsu:

Karat

Jika emas sudah dalam bentuk perhiasan, amati permukaan khususnya bagian dalam. Biasanya akan ada tanda/cap angka 999.9 atau bisa juga dalam bentuk karat berupa tulisan 10K, 14K, 18K, 22K, atau 24K. Mungkin tulisannya sangat kecil sehingga Anda butuh kaca pembesar.

Perubahan Warna

Cara mengetahui emas atau asli yang kedua iyalah dengan memperhatikan perubahan warna. Cobalah gosok sedikit di bagian-bagian tertentu dengan jari. Jika bekasnya tampak perubahan warna, itu artinya palsu. Cara ini sebaiknya dicoba pada emas batangan saja.

Uji dengan Suara

Coba ketuk emas asli dengan koin. Emas asli akan membuat suara dering yang panjang dan bernada tinggi ketika beradu dengan logam lain, sedangkan emas imitasi atau logam lain suaranya akan jauh lebih pendek. Untuk menguji suara ini, tidak mudah, dibutuhkan pendengaran yang jeli dan cermat.

Dekatkan Magnet

Emas bukanlah logam magnetik. Jadi bila didekatkan magnet tidak akan menempel. Meskipun begitu, kalau hasil tes ternyata tidak tertarik, bukan berarti sudah pasti emas. Dalam kasus ini harus dicek lebih lanjut.

Menggoreskan di Keramik atau Kertas

Cara selanjutnya untuk mengetahui emas asli dan palsu iyalah dengan menggoreskannya di keramik, piring, dan atau pun kertas. Setelah itu amati bekas goresannya pada permukaan keramik. Jika terdapat bekas berwarna hitam atau sejenisnya, bisa dipastikan itu palsu. Kalau emas asli tidak akan meninggalkan bekas goresan.

Gigit

Meski cara ini tidak direkomendasikan, tapi sebagian orang masih mempraktikkannya. Emas asli memiliki ciri-ciri agak lembek. Bila dapat tekanan gigi akan menampakkan bekas gigitan.

Comments are closed.