Jangan Salah Langkah, Ini Cara Merencanakan Investasi

All About Money

Merencanakan investasi memang dibutuhkan pengetahuan lebih dan keputusan yang matang. Jika salah langkah, Anda bisa rugi.

Kata investasi memang terdengar sangat menarik dan menggiurkan. Sepertinya tidak sedikit yang ingin berinvestasi sebagai penanda bahwa finansial atau ekonomi mereka bisa dikatakan dalam kondisi baik. Selain itu investasi juga bisa menjanjikan karena dapat diunduh hasilnya nanti di kemudian hari jika dilakukan dengan benar. Untuk itulah berinvestasi tidak boleh sembarangan karena akan berpengaruh pada aset yang Anda miliki. Supaya tidak salah, sebaiknya Anda mengetahui cara merencanakan investasi.

SEMUA DAPAT DISKON! Berkendara ke mana pun dan di mana pun, rasakan keamanan maksimal dengan asuransi mobil terbaik di Futuready.com Gunakan kode promo MOBIL010 dan langsung dapat DISKON 10%!

merencanakan investasi

Merencanakan Investasi Sedini Mungkin

Sebaiknya keinginan untuk berencana investasi tahunan ini dimulai sedini mungkin bahkan semuda mungkin. Hal ini karena faktor waktu cukup memegang peranan yang sangat penting dalam urusan merencanakan investasi Anda. Semakin muda usia dalam memulai investasi akan semakin baik hasil yang didapatkan nanti hasilnya setiap tahunnya.

Tujuan Jelas Melakukan Investasi

Setelah itu yang paling utama adalah tentukan tujuan investasi secara spesifik dan jelas. Maksud dari pernyataan tersebut contohnya seperti rencana pendidikan, tunjangan hari tua, membeli rumah, membeli kendaraan, atau properti. Untuk itulah sebelum memulai melakukan investasi, sebaiknya rencana-rencana ini dikonsultasikan dengan penasihat keuangan pribadi.

Menentukan Target dan Jangka Waktu

Tidak kalah penting adalah menentukan jangka waktu dan target dana yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari investasi tersebut. Hal ini penting karena deadline jangka waktu dan target yang seperti apa itu akan membantu Anda untuk meraih investasi itu dengan lebih cermat. Hal ini harus diperhatikan secara masak ya. Jangan sembarang mengambil keputusan.

Konsisten dalam Berinvestasi

Sebaiknya setiap bulan Anda mengalokasikan dana untuk investasi secara konsisten. Idealnya dari 10 hingga 30 persen  dari pendapatan bulanan yang diterima. Tentu saja ini seperti pepatah yang mengatakan sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, seperti menabung, tidak ada bedanya.

Untuk Pemula, Berinvestasi Secara Tidak Langsung

Cara paling ideal adalah dengan membeli produk Reksa Dana (bisa dimulai dari Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan tetap, Campuran, hingga yang lebih agak beresiko yaitu Reksa Dana Saham) baru kemudian beranjak ke investasi langsung ke surat berharga (Obligasi Ritel dan Saham) hingga mampu memulai bisnis nyata sendiri atau pun bergabung dengan mitra bisinis yang cocok dengan minat Anda.

Pelajari Aspek-Aspeknya

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah untuk mempelajari secara seksama berbagai alternatif beserta aspek-aspeknya. Termasuk di dalamnya seperti tingkat risiko dan imbal hasilnya secara historis.

Penting juga untuk diperhatikan ekspektasi dan prediksi dari para ahli di masyarakat tentang perkembangan ekonomi dan bisnis ke depan yang dipadukan dengan ekspektasi Anda sendiri dalam menanam investasi. Hal ini berfungsi agar Anda tidak salah langkah dan bisa dijadikan sebagai acuan untuk berinvestasi.

Pilih Perusahaan Terbaik

Sebagai catatan juga, bagi yang melirik dan tertarik pada investasi aset finansial, sebaiknya memilih perusahaan investasi yang mempunyai Badan Pengawas. Misalnya perusahaan tersebut sudah diawasi oleh OJK dan memang memiliki rekam jejak yang terpercaya atau untuk Lembaga Perbankan memiliki ijin dari Bank Indonesia, dan bagi Lembaga Non-Bank memiliki ijin dari Bapepam-LK.

Perhatikan Potensi Keuntungan dan Risiko

Bagi pemula dalam berinvestasi sebaiknya jangan melupakan bahwa Potensi Keuntungan harus sejalan dengan Potensi Risiko. Hal ini penting karena jika tidak berhati-hati akan ada banyak penawaran investasi yang mungkin memberikan keuntungan tinggi tanpa risiko. Sebaiknya berhati-hati.

Pengawasan Secara Periodik

Untuk investasi tahunan, jangan pernah lupa untuk melakukan pengawasan secara periodik setiap tahun yang berfungsi untuk memantau kinerja investasi yang Anda lakukan.

Baca Juga: Ingin Memulai Investasi Murah? 4 Instrumen Investasi Ini Bisa Anda Pertimbangkan

Leave a Reply