Kartu Kredit Syariah: Pengertian Akad dan Keunggulannya!

All About Money

Kartu kredit Syariah berfungsi sama halnya seperti kartu kredit biasa, tetapi peraturan yang berlaku menggunakan sistem prinsip serta kebijakan yang bersifat Syariah.

Bukan hanya dunia digital saja yang mengalami perkembangan, tetapi perbankan pun semakin hari semakin melakukan perubahan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia. Hal ini bisa dirasakan dengan banyaknya berbagai layanan yang diberikan oleh pihak perbankan. Baik itu dari segi layanan yang bersifat langsung maupun mengedepankan kecanggihan teknologi.

Salah satu layanan yang sangat memanjakan masyarakat adalah kartu kredit. Mereka melihat bahwa kartu kredit menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan di tengah perekonimian yang tidak menentu. Adanya program ini, tentu memberikan kemudahan untuk mereka membeli suatu yang diinginkan dengan cara layanan kredit.

Layanan kartu kredit ini memang dimiliki hampir semua bank. Baik itu bank milik negara ataupun swasta. Namun, hingga kini kehadiran kartu kredit masih menjadi pro dan kontra. Tidak sedikit yang mengatakan bahwa menggunakan kartu kredit sama saja berutang dengan ada ribanya. Padahal tidak semua jenis kartu kredit seperti itu. Jika Anda mengenal kartu kredit syariah, pasti mengetahui bahwa sistem yang dibawa dari jenis alat ganti pembayaran non-tunai ini tidak mengenal istilah bunga. Sebagai gantinya, produk kartu kredit yang dikeluarkan bank syariah ini menggunakan sistem akan dengan berbagai macamnya yang telah diatur sesuai ketentuan hukum syariat.

Nah, Anda yang berencana memiliki alat ganti pembayaran non-tunai jenis ini, ada baiknya ketahui terlebih dahulu jenis-jenis akad dalam kartu kredit sehingga mengetahui mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca juga: Hobi Liburan? Cek Kartu Kredit Travel yang Bisa Digunakan!

Akad dalam Kartu Kredit Syariah

Ada beberapa jenis akad yang digunakan dalam sistem kartu kredit Syariah. Agar tidak salah dalam penafsirannya, berikut ini ulasan selengkapnya:

Akad Kafalah

Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, kafalah memiliki arti penjamin transaksi. Artinya, akad penjaminan yang bertujuan agar Bank selaku penjamin transaksi kartu kredit untuk penarikan dan transaksi lainnya sesuai dengan Akad Kafalah. Dalam sistem alat ganti pembayaran non-tunai ini pihak bank syariah penerbit akan bertindak sebagai penjamin daripada nasabah atas semua transaksi yang dilakukan oleh nasabah yang bersangkutan. Perannya tersebut, pihak bank akan memperoleh fee yang disebut sebagai ujrah dari si nasabah.

Akad Qardh

Akad qardh merupakan layanan yang mengacu pada bank sebagai pemberi pinjaman utnuk berbagai transaksi yang berupa cicilan atau tidak berdasarkan akad murabah yang sudah jatuh tempo. Namun, semua ini tentu dengan ketentuan antara pihak bank syariah dan nasabah telah menyepakati tanggal pengembalian dana. Jika dilihat, akad qardh ini layaknya fitur pinjaman uang tunai.

Akad Ijarah

Akad ijarah mengacu pada biaya keanggotaan yang wajib dibayarkan per tahun kepada nasabah selaku pemegang kartu kredit syariah. Ijarah ini bisa disebut juga sebagai biaya atas jasa pihak bank syariah atas layanan yang telah diberikan kepada pihak nasabah dalam bentuk alat ganti pembayaran non-tunai syariah itu sendiri.

Atau dengan kata lainnya, akad ijarah ini dikenal dengan member fee yang biayanya bersifat tetap serta sudah ditentukan di awal saat Anda hendak mengajukan kepemilikan.

Baca juga: Mengenal Berbagai Jenis Kartu Kredit BCA

Akad Sharf

Akad ini memungkinkan nasabah untuk dapat melakukan transaksi non-tunai dengan menggunakan mata uang asing. Di sini, pihak bank syariah akan memfasilitasi para nasabah pemilik alat ganti pembayaran non-tunai syariah agar bisa bertransaksi menggunakan currency asing tersebut. Bisa dibilang akad ini mirip dengan fitur transaksi luar negeri yang dimiliki oleh sistem konvensional.

Wakalah wal murabahah Akad

Wakalah wal murabahah Akad bertujuan sebagai bentuk kerja sama dengan toko dan bank dalam membantu cicilan dari pemegang kartu. Untuk akad ini pihak bank memberi kebebasan bagi pemegang kartu untuk membeli barang di toko, kemudian pihak bank akan memberi jalan kepada pemegang kartu untuk menjual barang kepada pemegang kartu secara pribadi dengan harga yang diperhitungkan harga pokok ditambah margin untung yang sudah disepakati oleh pihak bank dan pemegang kartu.

Keunggulan Kartu Kredit Syariah

Pada dasarnya, kartu kredit konvensional dan Syariah memiliki kegunaan yang sama, tetapi untuk jenis kartu kredit ini tentu Anda akan diberikan keuntungan yang berbeda. Apa saja itu?

Kartu Kredit Syariah Sesuai dengan Nilai Islami

Seperti namanya, kartu kredit Syariah otomatis penggunaannya pun akan berpedoman pada nilai-nilai Islam. Pengguna kartu kredit syariah akan terbebas dari biaya-biaya yang bersifat riba atau lainnya. Selain itu, kartu kredit syariah juga membatasi sejumlah transaksi yang tidak mencerminkan nilai Islam seperti membeli minuman keras, hingga pergi ke club, dan sebagainya.

Kartu Kredit Syariah Memakai Sistem Akad Bukan Bunga

Seperti yang telah disebutkan, dalam menjalankan perannya, kartu kredit syariah tidak mengenal istilah bunga, melainkan akad. Jadi, seluruh pendapatan bank syariah dari produk kartu kredit syariah tersebut murni didapatkan dari akad tersebut.

Baca juga: Produk Bank yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Denda yang Dijadikan Amal

Dalam kartu kredit jenis ini juga memiliki sistem pembayaran biaya denda yang dibebankan kepada nasabah. Kondisi ini dikenakan bila mengalami keterlambatan saat pembayaran iuran bulanan. Namun, biaya denda ini tidak akan diambil oleh pihak bank melainkan seluruh biaya denda akan disalurkan ke lembaga-lembaga amal.

Rasakan Manfaatnyanya

Setiap penawaran kartu kredit yang diberikan perbankan syariah maupun konvensional memang memiliki beberapa kebijakan yang berbeda. Tetapi tetap dengan fungsi yang sama. Namun, sebelum memutuskan untuk memiliki kartu kredit, sebaiknya pahami terlebih dahulu menyoal kartu kredit manakah yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Dengan begitu, Anda sebagai pengguna bisa merasakan dan menikmati manfaat sepenuhnya dalam menggunakan kartu kredit.

Comments are closed.