Ketahui Semua Hal Tentang Angel Investor!

All About Money

Angel investor memang sedang ramai dibicarakan. Apakah Anda tertarik untuk menjadi angel investor? Jika iya, ketahui hal berikut ini.

Angel investor atau yang biasa disebut angel investing adalah salah satu kegiatan yang sedang ramai dibicarakan bahkan dilakukan beberapa orang belakangan ini. Kegiatan ini melibatkan satu atau beberapa investor yang ingin mengembangkan bisnisnya. Namun, untuk angel investor ini lebih memfokuskan diri berinvestasi pada startup atau usaha kecil menengah yang memiliki prospek masa depan yang menjanjikan. Tentu di balik itu ada imbalan sejumlah bunga yang disepakati selama jangka waktu tertentu. Sebelum seorang angel investing ini berinvestasi, biasanya akan menegosiasikan syarat dan ketentuan terlebih dahulu. Biasanya untuk negosiasi ini bisa berbentuk penilaian dari yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam satu kali kesepakatan mungkin Anda dapat berinvestasi beberapa kali, yang biasa dikenal dengan investing inrounds“, sambil mempertahankan bagian saham Anda dalam startup. Jika perusahaan tersebut sukses dan mendapatkan keuntungan, Anda juga akan mendapatkan keuntungan dari setiap investasi yang Anda lakukan.

Berapa jumlah yang biasanya diinvestasikan oleh Angel Investor?

Ada beberapa jumlah tertentu yang bisa diinvestasikan oleh seorang angel investing. Jumlahnya pun bervariasi, mulai dari USD5000 senilai Rp71.125.000,00 (estimasi nilai tukar Rp14.225,00) sampai USD100.000 senilai Rp1.422.500.000,00) (estimasi nilai tukar Rp14.225,00) atau lebih.

Baca juga: Investasi Sukuk, Investasi Halal dan Menguntungkan

Kepentingan Seorang Angel Investor

Seorang angel investor tidak begitu saja berinvestasi, tetapi mereka juga memperhatikan beberapa hal dari perusahaan tersebut. Berikut ini ulasannya:

  1. Kelangsungan hidup perusahaan Anda, integritas dan jangkauannya, yang menjadi fondasi para pendiri untuk menumbuhkannya.
  2. Peluang apa yang dapat Anda maksimalkan dan bagaimana peluang perusahaan untuk melakukan bisnis di masa depan.
  3. Rencana bisnis yang disusun dengan hati-hati, dengan strategi yang telah dilakukan dengan baik di masa lalu, dan mungkin juga terbukti berbuah di masa depan.
  4. Saat ini, angel investor lebih suka berinvestasi pada perusahaan yang ramah teknologi (tech-savvy), karena bisnis semacam itu dapat berkembang dengan baik di era sekarang.
  5. Statistik tentang apa yang telah dicapai sejauh ini dan apa yang diharapkan dari bisnis semacam itu di kemudian hari.

Baca juga: Pilihan Investasi Jaminan Hari Tua: Sudahkah Anda Merencanakan?

Hal Ini yang Harus Dilakukan Sebelum Menghubungi Angel Investor

Ada beberapa perusahaan startup yang sengaja menghubungi angel investor untuk mengajaknya menanam modal diperusahaan tersebut. Namun, sebelum Anda mengubunginya, ada baiknya ketahui dan kerjakan hal-hal berikut ini agar seorang angel insvestor langsung berniat untuk berinvestasi di perusahaan Anda.

  1. Promosi penjualan yang ringkas dan persuasif;
  2. Ringkasan mengenai bisnis Anda;
  3. Prototipe kerja (jika apa yang Anda kembangkan adalah sebuah produk);
  4. Gagasan tentang pelanggan yang telah Anda capai sejauh ini.

Baca juga: Tabungan Emas, Investasi Minim Modal dan Risiko

Investor Potensial untuk Startup di Indonesia

East Ventures

Untuk Anda yang mengikuti perkembangan bisnis, tentu sudah tidak asing lagi dengan sosok yang satu ini. East Ventures termasuk salah satu investor yang seringkali terlibat dalam pendanaan beberapa startup di Indonesia. Perusahaan VC (Venture Capitals) yang didirikan oleh Batara Eto, Willson Cuaca, dan Chandra Tjan ini tercatat telah berinvestasi pada beberapa jenis startup yang beragam mulai dari e-commerce, game, media, hingga startup pendidikan.

Ideosource

Ideosource merupakan lembaga pendanaan yang didirikan Andi S Boediman dan Edward Ismawan Chamdani yang cukup kompeten karena di dalamnya ada orang-orang yang berpengaruh di dunia teknologi, media, dan industri telekomunikasi di Indonesia. Sampai sejauh ini Ideosource masih memfokuskan diri pada pendanaan startup tahap awal hingga series A.

Cyber Agent Ventures (CAV)

Perusahaan investor startup berikutnya adalah Cyber Agent Ventures (CAV) yang berasal dari Jepang. Sejak 2011, CAV memang diketahui telah menggelontorkan dananya pada beberapa startup di Indonesia. Cyber Agent Ventures (CAV) dikelola oleh Steven Vanada dan Takahiro Suzuki sebagai General Manager serta Oswin Liandow sebagai Investment Manager. Perusahaan ini seringkali tertarik berinvestasi pada startup di bidang e-commerce, termasuk startup dengan potensi pasar yang besar dan mengedepankan growth perusahaan.

ANGIN

Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) merupakan program dari Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) dengan fokus bertumpu pada mendukung pertumbuhan startup tahap awal dalam bentuk pemberian pendanaan dan mentoring.

Rebright Partners

Rebright Partners merupakan perusahaan investasi di bawah pimpinan Takeshi Ebihara. Perusahaan yang didirikan di Tokyo dengan basis di Singapura dan Jepang ini memfokuskan diri pada pendanaan awal startup dibidang e-commerce, social commerce, restoran, dan baru-baru ini di media online.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Golden Gate Ventures

Perusahaan investasi yang didirikan sejak  2011 oleh Vinnie Lauria, Jeffrey Paine, dan Paul Bragiel ini tercatat telah berivestasi pada beberapa perusahaan startup. Dengan basis di Singapura, Golden Gate Ventures memberikan dana untuk seed funding hingga Seri A.

Convergence Ventures

Convergence Ventures perusahaan investasi yang dikelola oleh Adrian Li (Foundinig & Managing Partner) dan Donald Wihardja (Partner) dengan fokus pada pendanaan tahap awal khusus startup di Indonesia.

Aucfan

Meskipun tercatat sebagai perusahaan yang menyediakan semua data harga e-commerce di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang, Aucfan juga ikut berpartisipasi aktif dalam lanskap e-commerce di Indonesia, baik segmen B2B maupun C2C.

Transcosmos

Sebagai investor dan mitra bisnis lokal, perusahaan Transcosmos terhitung aktif melakukan ekspansi ke pasar Jepang dan Asia dengan menawarkan joint venture, pembangunan infrastruktur, hubungan strategis, dan lokalisasi untuk perusahaan di sektor teknologi AS. Transcosmos fokus dan mengkhususkan diri dalam investasi digital, e-commerce, dan media digital pada putaran seri A dan B. Itulah informasi seputar angel investor yang bisa Anda ketahui. Jadi, jika Anda berniat untuk membuat startup, jangan lupa untuk menghubungi angel investor di atas supaya perusahaan Anda bisa berkembang dan maju.

Comments are closed.