Kelebihan dan Kekurangan Kredit Tanpa Agunan

All About Money

Kredit Tanpa Agunan sangat diminati karena tak perlu menjaminkan sesuatu yang berharga. Tapi, bukan berarti KTA tak memiliki kekurangan.

Dulu, saat kita membutuhkan dana yang cukup besar, tentu kita akan pergi ke bank untuk meminjam dana. Tapi, meminjam ke bank membuat kita harus menjaminkan sesuatu yang bernilai tinggi, seperti BKPB kendaraan atau bahkan dokumen tanah dan rumah. Tapi, seiring berjalannya waktu, bank pun memiliki opsi yang sejatinya menguntungkan kedua belah pihak, baik bank maupun nasabah, hal ini disebut Kredit Tanpa Agunan atau KTA. Dilihat dari namanya saja, tentu kita tahu bahwa pinjaman ini tidak mengharuskan nasabah menyertakan jaminan berharga, cukup melengkapi data diri yang diajukan oleh pihak bank. Sekarang ini, tak hanya bank, berbagai lembaga keuangan non-bank pun menyediakan produk pinjaman tanpa agunan yang bisa dimanfaatkan oleh setiap orang. Mulai dari dana kecil hingga yang berjumlah miliaran, semua dapat dipinjam melalui KTA. Lalu, bagaimana asal mula Kredit Tanpa Agunan hingga pada akhirnya berkembang pesat di tanah air seperti sekarang ini? Mari kita simak selengkapnya di bawah ini!

Asal Mula Kredit Tanpa Agunan

Sebenarnya pinjaman tanpa agunan sendiri merupakan produk unggulan dari bank untuk menjembatani masalah-masalah yang telah disebutkan di atas. KTA merupakan salah satu produk inovatif untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkau kredit. Sebab produk pinjaman uang tersebut memiliki banyak kemudahan. Salah satunya ialah tidak diperlukannya jaminan untuk mendapatkan kredit. Produk ini awalnya dikenalkan oleh Standard Chartered PLC, sebuah lembaga perbankan bank multinasional asal Inggris. Pada perkembangan selanjutnya, Kredit ini diadopsi banyak lembaga perbankan di Indonesia. KTA atau Personal Loan (PL) menarik minat nasabahnya untuk berbagai macam kebutuhan pinjaman, mulai dari kebutuhan konsumsi sampai pengembangan usaha.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Fintech Lending di Indonesia

Kelebihan Kredit Tanpa Agunan

Jika tidak memiliki kelebihan, rasanya tak mungkin jika KTA laris di pasaran tanah air. Berikut adalah beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh lembaga yang memiliki produk KTA.

Praktis dan tidak membutuhkan jaminan

Dengan tidak adanya jaminan untuk mendapatkan KTA, pihak bank berusaha untuk menanamkan kepercayaan kepada nasabah untuk mengelola dana pinjaman dengan baik. Nasabah bisa menggunakan dana ini untuk modal kerja atau yang lainnya dengan berbagai macam kemudahan di dalamnya. Masyarakat tidak disyaratkan untuk memberikan agunan atau jaminan aset, seperti BPKB, sertifikat rumah, SK, perhiasan, ataupun barang-barang mewah lainnya. Ini juga merupakan strategi promosi bank untuk menarik nasabah sebanyak mungkin. Produk KTA ini memungkinkan Anda agar tetap bisa memanfaatkan barang-barang atau aset Anda untuk keperluan lain. Misalnya, Anda masih tetap bisa menggunakan perhiasan yang Anda miliki. Atau bisa juga aset dijaminkan ke produk lain jika memang Anda adalah pengusaha yang butuh modal lebih dari satu sumber bank. Perlu diingat, walaupun tanpa jaminan, Anda harus tertib dalam membayar cicilan kredit sesuai waktu yang telah ditentukan. Sebab semakin Anda tepat waktu maka kemungkinan untuk bisa bekerja sama dengan pihak bank di lain waktu akan semakin mudah. Anda pun akan mendapatkan fasilitas atau bonus ketika mengajukan kredit kembali, seperti bertambahnya plafon pinjaman dan lain sebagainya. Terkait dengan macetnya cicilan, pihak bank tidak memiliki wewenang untuk menyita aset yang Anda miliki. Akan tetapi, bank akan melaporkan nasabah yang bermasalah kepada Bank Indonesia (BI). Selanjutnya, BI akan memproses dan mengevaluasi. Jika terbukti adanya kredit macet yang sudah agak parah, nasabah tersebut akan dimasukkan dalam daftar negatif.

Lebih Fleksibel

Keunggulan atau kelebihan KTA selanjutnya adalah fleksibilitas tujuan penggunaan kredit. Nasabah diberi kebebasan dalam menggunakan dana kredit untuk keperluan apapun, bahkan untuk keperluan yang bersifat konsumtif. Hanya saja disarankan Anda tetap menggunakan pinjaman tersebut dalam batas-batas yang sudah Anda pahami. Jangan sampai timbul masalah kredit macet.

Proses Pengajuan Jauh Lebih Cepat dan Mudah

Pengajuan kredit KTA dikenal memiliki prosedur yang sangat mudah dan cepat. Berbeda dengan pengajuan konvensional atau kredit dengan jaminan, yang mengharuskan adanya survei, evaluasi aset jaminan, dan lain sebagainya. Bahkan, dewasa ini sudah ada lembaga perbankan yang sudah menyediakan fasilitas online untuk pengisian formulir pengajuan KTA. Formulir tersebut dapat diunduh kapan saja sehingga mempersingkat waktu dalam proses pengajuan.

Proses Pencairan Dana yang Cepat

Selain pengajuan kredit yang mudah, pencairan dana kredit KTA juga tergolong paling cepat. Biasanya nasabah hanya menunggu sekitar kurang dari satu minggu saja. Hal ini sangat membantu masyarakat yang memerlukan dana secara mendadak, seperti dana pengobatan, biaya pendidikan, biaya pernikahan, dan lain sebagainya.

Baca juga: Melihat Lebih Dalam Seputar Perusahaan Multifinance

Kekurangan Kredit Tanpa Agunan

Dari sekian banyak kelebihan yang ditawarkan, bukan berarti KTA tidak memiliki kekurangan. Ada pun kekurangannya adalah sebagai berikut.

Suku Bunga Relatif Tinggi

Selain memiliki kelebihan, kredit KTA juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah suku bunga yang ditawarkan cukup tinggi. Anggap saja ini merupakan konsekuensi dari pengganti agunan atau jaminan. Untuk kelemahan yang pertama ini, biasanya masih cukup ditoleransi dan tidak berpengaruh secara signifikan bagi nasabah. Sebab mereka juga menyadari tentang kemudahan tidak adanya jaminan aset. Suku bunga yang ditawarkan biasanya bersifat flat atau tetap mulai dari awal sampai akhir pelunasan. Mengenai besaran suku bunga, setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Namun, biasanya suku bunga bisa mencapai 2,5%.

Baca juga: Pengertian dan Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Bukan Bank

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Plafon dan Tenor yang Terbatas

Plafon atau jumlah uang yang dipinjamkan biasanya tidak lebih dari Rp300juta. Dengan plafon yang tidak begitu banyak, tenor atau waktu pelunasan biasanya relatif lebih pendek, yaitu mulai dari satu hingga lima tahun sesuai dengan jumlah pinjaman.

Pinjaman Dilihat dari Status Profesi dan Penghasilan

Poin ini merupakan poin terpenting untuk mengajukan kredit KTA. Biasanya pihak bank hanya akan memberikan pinjaman kepada pegawai tetap, karyawan tetap, profesional, dan pengusaha yang memiliki penghasilan tetap setiap bulannya. Pihak bank hanya memberikan persetujuan untuk orang yang mempunyai penghasilan tetap minimal Rp2 juta setiap bulannya.

Persyaratan untuk Mengajukan Kredit Tanpa Agunan

Sebagaimana proses peminjaman pada umumnya, proses pengajuan KTA pun memiliki persyaratan yang wajib diikuti oleh calon nasabah, yaitu: – Usia calon nasabah minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun – Fotokopi KTP – Fotokopi KK dan Surat Nikah (bagi yang sudah menikah) – Slip gaji bagi karyawan atau pegawai tetap (asli dan fotokopi) – SK Asli untuk Pegawai Negeri Sipil atau Kartu Taspen Asli – Fotokopi buku tabungan dan print-out rekening selama 3 bulan terakhir – NPWP atau SPT tahunan PPh21 – Pas foto terbaru – Materai Rp6000

Comments are closed.