Melihat Pentingnya Manajemen Keuangan untuk Perusahaan

All About Money

Manajemen keuangan merupakan salah satu unsur penting yang perlu dimiliki oleh perusahaan. Tanpa hal ini, risiko bangkrutnya sebuah perusahaan sangatlah tinggi.

Setiap perusahaan pasti didirikan untuk memeroleh keuntungan dan terus berkembang. Namun, kita semua tahu bahwa perusahaan juga memiliki pengeluaran yang tidak sedikit untuk segala hal terkait berjalannya perusahaan tersebut. Oleh karena itu, setiap perusahaan pasti menerapkan manajemen keuangan agar tak ada pembengkakan pengeluaran, pengeluaran yang tidak terdata. Serta mengetahui keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan, baik kotor maupun bersih.

Mungkin sebagian dari Anda belum memahami apa itu manajemen keuangan. Manajemen keuangan merupakan kegiatan manajemen yang bertujuan untuk mengelola dana maupun aset-aset yang dimiliki perusahaan untuk dimanfaatkan pada hal-hal atau kegiatan yang membantu tercapainya tujuan utama perusahaan tersebut, yaitu profit atau keuntungan.

Cara mengelola keuangan yang diterapkan oleh setiap perusahaan atau bisnis pasti memiliki aktivitas yang sama. Apa saja? Ini dia!

Aktivitas Manajemen Keuangan

Secara garis besar, manajemen keuangan yang diterapkan oleh setiap perusahaan memiliki tiga aktivitas utama yang dilakukan oleh manajer keuangan, aktivitas tersebut adalah:

  1. Perolehan dana.
  2. Aktivitas penggunaan dana.
  3. Pengelolaan aktiva.

Ketiga hal tersebut berkaitan dengan sumber dana internal maupun eksternal perusahaan. Modal kerja dan kepemilikan saham juga termasuk tugas dalam manajemen keuangan.

Ruang Lingkup 

Sejatinya, manajemen keuangan tidak harus dipahami oleh setiap karyawan yang bekerja di perusahaan. Manajemen ini khusus dibuat dan dikelola oleh seorang manajer keuangan untuk mengelola aset-aset perusahaan untuk meraih keuntungan yang sudah ditargetkan sebelumnya.

Sebagai pengelola, manajer keuangan memiliki ruang lingkup yang harus dilakukan secara baik dan benar agar tidak menimbulkan kerugian baik kecil maupun besar yang harus ditanggung oleh perusahaan. Ruang lingkup tersebut antara lain:

Keputusan Pendanaan

Keputusan pendanaan dalam mengelola dan mengatur keuangan mencakup segala kebijakan yang berkaitan dengan cara memperoleh dana. Seperti kebijakan untuk menerbitkan obligasi atau kebijakan untuk mencari utang jangka pendek maupun jangka panjang. Dana yang dimaksud bisa bersumber dari internal perusahaan sendiri maupun dari eksternal.

Keputusan Investasi

Keputusan investasi pada manajemen keuangan merupakan segala hal yang berkaitan dengan pembentukan kebijakan untuk penanaman modal seperti aktiva tetap atau fixed assets. Modal bisa berupa tanah, gedung maupun sarana dan prasarana perusahaan termasuk mesin produksi. Investasi bisa juga dalam bentuk aktiva finansial seperti surat-surat berharga, saham, dan obligasi.

Keputusan Pengelolaan Aset

Dalam manajemen keuangan, keputusan pengelolaan aset berkaitan dengan pengelolaan aset secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.

Tujuan

Setiap hal yang dilakukan oleh perusahaan tentu memiliki tujuan. Hal ini pun berlaku pada manajemen keuangan. Bisa dibilang, kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat jelas dan memiliki peranan penting dalam berjalannya perusahaan. Mari kita simak satu per satu tujuan tersebut!

Memaksimalkan Keuntungan

Melalui kebijakan yang tepat, manajemen keuangan dapat memaksimalkan keuntungan perusahaan dalam jangka panjang.

Menjaga Arus Kas

Manajer keuangan berperan untuk menjaga arus kas atau cash flow. Setiap hari, perusahaan sudah pasti akan mengeluarkan dana misalnya untuk pembelian bahan baku, pembayaran gaji anggota, sewa, dan pembayaran lainnya. Jika tidak diawasi dan dikendalikan,  hal ini dapat menyebabkan over budget yang merugikan perusahaan. Itulah yang melandasi betapa pentingnya memanage atau mengatur keuangan untuk perusahaan, tujuannya untuk menghindari perusahaan dari kerugian.

Memaksimalkan Pemanfaatan Keuangan Perusahaan

Tujuan selanjutnya dari manajemen keuangan tak lain adalah untuk mengawasi penggunaan uang perusahaan yang dilakukan oleh manajer keuangan. Anggaran yang digunakan untuk kegiatan yang tidak menguntungkan perusahaan dapat dipangkas dan dialokasikan untuk kegiatan lain.

Mengoptimalkan Kekayaan Perusahaan

Manajemen keuangan melalui manajer keuangan bertujuan untuk memberikan dividen semaksimal mungkin kepada pemegang saham dan berusaha untuk meningkatkan pasar saham, karena berkaitan dengan kinerja perusahaan.

Memastikan Kelangsungan Hidup Perusahaan

Bila keuangan tidak dikelola dengan baik, bukan tak mungkin perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan. Inilah yang menjadi tujuan penting manajemen keuangan pada perusahaan, yaitu untuk bertahan dalam persaingan bisnis yang kompetitif merupakan peranan dari bagian keuangan. Keputusan yang berhubungan dengan keuangan harus dilakukan secara hati-hati, karena kesalahan penggunaan keuangan bisa mengakibatkan kebangkrutan.

Mengurangi Risiko Operasional

Dengan manajemen keuangan yang baik, risiko operasional akan dapat diminimalisir. Risiko ketidakpastian dalam bisnis harus disikapi dengan keputusan yang tepat oleh manajer keuangan dengan menerapkannya.

Mengurangi Biaya Modal

Perencanaan struktur modal harus dibuat sedemikian rupa oleh manajer keuangan agar penggunaa biaya modal dapat diminimalisir. Itulah salah satu tujuan utama mengapa manajemen keuangan perlu dilakukan dengan baik dan benar oleh manajer keuangan.

Fungsi untuk Perusahaan

Harus diakui bahwa keuangan merupakan komponen yang paling penting sekaligus riskan bagi suatu bisnis atau perusahaan. Keuangan perlu dikelola dan dikendalikan dengan baik oleh seorang manajer keuangan. Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan perusahaan untuk bertahan dalam bidang finansial.

Maka dari itu, manajemen keuangan memiliki empat fungsi utama dalam menjaga neraca keuangan suatu perusahaan, yaitu:

Perencanaan Keuangan dan Anggaran

Segala kegiatan perusahaan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran dana perusahaan maka perlu direncanakan dengan baik, benar, dan matang. Sehingga kegiatan-kegiatan yang tidak menghasilkan keuntungan, anggarannya dapat dipotong atau dipangkas. Alokasi dana perlu dipertimbangkan untuk hal-hal yang dapat memaksimalkan keuntungan perusahaan.

Pengendalian

Setiap kegiatan yang sudah dijalankan perlu dilakukan evaluasi keuangan. Sehingga bisa menjadi acuan untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya. Itulah salah fungsi manajemen keuangan untuk perusahaan.

Pemeriksaan

Fungsi manajemen keuangan selanjutnya adalah pemeriksaan atau audit. Audit internal terkait keuangan perlu dilakukan agar sesuai dengan kaidah standar akuntansi dan tidak terjadi penyimpangan.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Pelaporan

Dengan adanya manajamen keuangan, maka setiap tahunnya akan ada pelaporan keuangan yang berguna untuk menganalisis rasio laporan laba dan rugi perusahaan.

Dapat dibayangkan apa yang akan terjadi jika sebuah perusahaan tidak memiliki manajemen keuangan yang baik dan benar. Informasi ini rasanya perlu Anda ketahui jika Anda memutuskan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis.

Comments are closed.