Mengenal Mesin EDC: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

All About Money

Mesin EDC memang memiliki fungsi yang sangat penting, baik untuk pemilik toko atau pun konsumen karena sama-sama diberikan kemudahan dalam melakukan proses pembayaran yang sangat mudah.

Bagi Anda yang sering melakukan transaksi di pusat perbelajaan menggunakan kartu debit, pasti sudah tidak asing lagi dengan mesin yang satu ini. Mesin EDC atau “Electronic Data Capture” adalah sebuah mesin khusus yang diterbitkan oleh bank untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu atm (tanpa bayar tunai).

Mesin ini berbentuk seperti ponsel jadul karena hanya tersedia layar yang kecil seperti kalkulator dan tombol input angka seperti ponsel. Kemudian, di bagian samping terdapat lubang khusus sebagai tempat untuk menggesek kartu atm atau kartu debit.  Perlu diketahui bahwa mesin ini hanya berfungsi sebagai alat gesek pembayaran non-tunai, jadi Anda tidak bisa menarik uang di mesin.

Fungsi Mesin EDC

Sudah hampir seluruh pengusaha memiliki mesin ini sebagai alat bantu transaksi. Sebab, konsumen yang sudah semakin modern dan kebanyakan telah memiliki kartu ATM sehingga peran mesin EDC ini sangat penting untuk kelangungan bisnis. Nah, untuk lebih jelasnya lagi apa saja fungsi dari mesin ini, yuk simak ulasannya selengkapnya:

  1. Dapat meningkatkan jumlah penjualan dengan alasan kemudahan yang ditawarkan sehingga bisa menarik lebih banyak konsumen.
  2. Sangat menghemat waktu ketika sedang berbelanja dan Anda tidak memiliki uang tunai atau uang tunai yang dimiliki tidak cukup untuk membayar tagihan belanja Anda. Jadi, Anda tidak perlu ribet mencari mesin ATM untuk melakukan tarik tunai.
  3. Pembayaran menggunakan mesin EDC juga memiliki keamanan yang baik karena mesin ini langsung diterbitkan oleh masing-masing bank dan tentunya sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
  4. Tidak hanya menawarkan kemudahan dalam melakukan pembayaran saja, tetapi mesin ini juga bisa digunakan untuk top up kartu tol atau kartu belanja menyerupai ATM yang dikeluarkan oleh masing-masing bank.

Cara Penggunaan Mesin EDC

Selain menawarkan kemudahan dalam proses pembayaran, penggunaan mesin EDC ini juga terbilang sangat mudah. Siapa pun pasti bisa melakukannya tanpa perlu ada tutorial yang berlebihan. Cara menggunakan mesin EDC akan diuraikan dalam lima poin berikut ini:

  1. Bawa kartu ATM Anda ke kasir, kemudian kasir akan menggesek atau memasukkan kartu ATM konsumen ke mesin EDC dan juga memasukkan jumlah nominal belanja yang dibayarkan.
  2. Jika tahap satu sudah selesai, berikutnya kasir akan meminta konsumen untuk memasukkan PIN pada mesin.
  3. Jika pin yang dimasukkan benar dan transaksi dinyatakan berhasil, akan keluar dua struk bukti transaksi dari mesin itu.
  4. Kasir akan memberikan satu struk untuk konsumen dan satunya untuk si kasir sebagai bukti transaksi untuk pengguna kartu debit. Namun, jika konsumen menggunakan kartu kredit, kasir meminta Anda untuk tanda tangan pada struk transaksi.
  5. Saat gesek berhasil saldo rekening langsung terpotong (untuk kartu debit) atau tagihan bertambah (untuk kartu kredit).

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Jenis-Jenis Mesin EDC

Semua mesin EDC yang terdapat di seluruh gerai pembelanjaan akan terkoneksi dengan server perbankan karena menggunakan jaringan internet. Oleh karena itu, terdapat tiga jenis mesin EDC berdasarkan jaringan yang digunakan.

  1. Fixed Line (Line Telepon)

Fixed line adalah mesin yang pengunaannya menggunakan jaringan kabel dari Telkom sehingga pemilik EDC harus membayar biaya tambahan untuk berlangganan jaringan tersebut. Tipe ini adalah default dari jenis mesin EDC. Komunikasi datanya menggunakan fiber optik yang disediakan oleh Telkom. Biaya komunikasi per sekali transaksi tergantung dari Telkom sendiri bisa berubah-ubah sesuai ketentuan Telkom.

  1. GPRS Mobile

GPS mobile adalah jenis mesin EDC yang dapat digunakan di mana saja karena menggunakan sinyal dari operator seperti ponsel. Jenis mesin ini merupakan yang paling banyak digunakan karena sifatnya portable. Jadi, tidak harus dicolok ke stop kontak karena menggunakan baterai yang bisa diisi ulang dan praktis dibawa ke mana pun. Biasanya mesin ini dipergunakan hanya untuk pameran-pameran.

  1. GPRS Power

GPRS Power adalah EDC yang tergantung pada sinyal selular, tapi sumber power-nya menggunakan listrik PLN jadi harus selalu tersambung pada stop kontak PLN. Cara kerja mesin ini memakai SIM card seperti handphone dan harus selalu tercolok.

Bertransaksi Aman Menggunakan Mesin EDC

Meskipun menawarkan kemudahan, tetapi penggunaan mesin EDC juga tidak lepas dari ancaman pelaku kejahatan, lho. Oleh karena itu Anda sebagai konsumen harus tetap waspada agar tidak menjadi korban kejahatan orang lain. Nah, oleh karena itu, berikut ini ada beberapa tip aman bertransaksi menggunakan mesin EDC:

  1. Seperti melakukan transaksi di mesin ATM, jangan pernah lupa untuk menutup mesin EDC saat Anda ingin memasukkan nomor PIN. Apalagi jika kondisi pembayaran di minimarket atau supermaket dalam kondisi antre. Jadi, untuk mengindari pencurian data, Anda juga diharuskan waspada.
  2. Sebelum memasukan pin, Anda perlu mengecek nominal uang pada mesin. Jangan sampai nominal yang tertera di mesin tersebut jumlahnya tidak sesuai dengan tagihan belanja Anda. Meskipun terkesan simpel, tetapi hal ini banyak dimanfaatkan orang untuk mengambil keuntungan.
  3. Perlu diketahui bahwa saat memberikan kartu kepada petugas merchant, ikuti petugas itu sampai ke meja kasir. Hal ini berlaku untuk Anda yang melakukan transaksi di restoran.
  4. Jangan panik jika transaksi ditolak. Anda bisa langsung menghubungi bank terkait untuk mencari tahu penyebab transaksi Anda ditolak.
  5. Jangan lupa minta kartu dan struk setelah transaksi berhasil.

Comments are closed.