Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuat NPWP Online!

All About Money


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/frwwwartikel/public_html/wp-includes/functions.php on line 3896

Jangan lagi alasan kesulitan membuat NPWP, karena sudah ada NPWP online yang membuat semuanya menjadi jauh lebih mudah dan cepat. Sebagai warga negara yang baik, yuk urus NPWP sekarang juga!

Membayar pajak merupakan suatu kewajiban bagi seluruh warga negara Indonesia dan NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak menjadi bukti bahwa Ana telah mentaati peraturan tersebut. NPWP adalah nomor yang diberikan kepada setiap wajib pajak untuk mempermudah administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. NPWP biasanya berupa kartu yang harus dimiliki setiap warga negara. NPWP tersebut terdiri dari 15 digit, di mana 9 digit pertama merupakan kode wajib pajak dan 6 digit berikutnya merupakan kode administarasi.

Meskipun sudah tertera jelas peraturan yang dikeluarkan pemerintah mengenai kepemilikan NPWP, tetapi masih ada sebagian warga yang belum bahkan tidak menyempatkan waktu untuk mengurus NPWP dengan berbagai alasan. Padahal jika diikuti, proses registrasi serta pendaftaran NPWP sangatlah mudah dan tentunya saja gratis. Apalagi zaman yang sudah semkain canggih seperti ini, semua hal yang Anda inginkan bisa dilakukan dengan online, tidak terkecuali membuat NPWP.

Namun, sebelum masuk ke cara pembuatan NPWP online, kita ketahui dulu apa saja fungsi dan kegunaan dari NPWP online berikut ini:

Fungsi NPWP Online

Ada banyak fungsi dan manfaat yang bisa Anda dapatkan dari NPWP. Ingin tahu apa saja? Berikut ini ulasan selengkapnya!

Sarana Pelaksanaan Urusan Perpajakan

Fungsi utama dari NPWP tentu ada kaitannya dengan urusan perpajakan. Jadi, jika Anda ingin membayar atau melaporkan pajak, tentunya harus memiliki NPWP terlebih dahulu. Selain itu, dengan adanya NPWP, Anda juga akan terhidar dari tarif pajak yang lebih mahal dibandingkan tarif normalnya.

[quads id=7]

Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan

NPWP juga memiliki fungsi sebagai salah satu dokumen penting dalam pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Anda yang berencana atau bahkan sudah membuka usaha dan sedang melakukan proses pembuatan SIUP, pastikan dulu jika Anda sudah memiliki NPWP.

Urusan Perbankan

Mulai saat ini, segala sesuatu yang ada hubungannya dengan perbankkan, wajib menyertakan NPWP. Mulai membuka rekening bank hingga ingin mengajukan kredit. Selain KTP, NPWP juga sudah menjadi dokumen penting yang harus disertakan agar proses perbankan yang Anda ajukan berjalan dengan mudah dan cepat.

Melamar Pekerjaan

Perlu diingat dan dicatat bahwa sudah ada beberapa perusahaan besar yang mewajibkan setiap karyawannya harus memiliki NPWP, tidak terkecuali karyawan baru. Lalu, bagaimana jika karyawan tersebut termasuk kategori fresh graduate yang belum memiliki NPWP? Oh, itu bukan masalah besar. Pasalnya, Ditjen Pajak telah memiliki kebijakan tersendiri dalam membantu pembuatan NPWP bagi fresh graduate yang akan masuk dunia kerja. Anda hanya perlu membawa surat rekomendasi dari perusahaan tempat Anda bekerja dan menyerahkannya ke Kantor Pelayanan Pajak.

Cara Membuat NPWP Online

Pemerintah selalu berupaya untuk memberikan fasilitas yang mudah dan cepat, termasuk NPWP online ini. Bagi Anda yang belum memiliki NPWP, berikut ini tata cara pembuatan NPWP secara online yang harus dilakukan.

Membuat Akun di Ereg Pajak

Ereg pajak (https://ereg.pajak.go.id) merupakan website resmi yang melayani Anda untuk daftar NPWP online. Langkah pertama, Anda harus membuat akun baru dengan memasukkan e-mail dan beberapa data lainnya, kemudian klik ikon “daftar”. Selanjutnya, Anda diwajibkan mengisi kolom-kolom yang tertera dengan mengikuti petunjuknya. Jangan lupa untuk memeriksa e-mail Anda dan pastikan Anda sudah mendapatkan e-mail balasan dari ereg pajak, kemudian klik tautan aktivasi yang dikirimkan.

Jika akun Anda telah aktif, langkah berikutnya adalah Anda harus memilih status yang tertera, apakah “pusat” atau “cabang”. Status “pusat” untuk pria atau wanita yang masih lajang, sedangkan “cabang” untuk wanita yang sudah menikah dan ingiin mencabangkan NPWP pada suaminya. Setelah memilih status, Anda juga harus mengisi semua data yang ada, mulai dari langkah 1 hingga 7.

Persyaratan Membuat NPWP

Jika Anda telah menyelesaikan langkah 1 sampai 7, maka selanjutnya Anda akan memasuki ke langkah 8 atau yang disebut persyaratan. Langkah ini merupakan proses penunggahan beberapa dokumen yang menjadi syarat pembuatan NPWP online. Adapun dokumen yang dibutuhkan sebagai berikut ini.
1. Wajib Pajak yang merupakan orang pribadi dan tidak menjalankan usaha atau pekerja bebas:
– Kartu identitas (KTP) bagi WNI
– Paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA

2. Wajib Pajak yang merupakan orang pribadi dan sedang menjalankan usaha (pengusaha) atau pekerjaan bebas
– Kartu identitas (KTP) bagi WNI
– Paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA
– Dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan oleh instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari pejabat pemerintah daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa.

3. Wajib Pajak yang merupakan orang pribadi dengan status wanita menikah yang dikenai pajak terpisah dari suaminya
– Kartu identitas (KTP) bagi WNI
– Paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA
– Fotokopi kartu NPWP suami
– Fotokopi kartu keluarga
– Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

Kirim Berkas Elektronik

Ini merupakan langkah terakhir dalam pembuatan NPWP online. Jika Anda sudah menyelesaikan isi formulir, klik tombol “Token” (kode rahasia) yang terdapat pada dashboard. Anda akan dikirimkan kode token di e-mail yang didaftarkan. Oleh karena itu, Anda harus mengecek e-mail dalam jeda waktu 1 menit. Jika dalam waktu tersebut nomor token belum dikirim, Anda bisa klik tombol “Token” lagi.
Nomor token yang sudah dikirimkan, Anda bisa masukkan ke menu dashboard dan klik “kirim Permohonan”. Sudah selesai!

Jika disetujui, kartu NPWP akan dikirimkan ke alamat tempat tinggal terdaftar. Namun, jika dalam periode yang ditentukan, Anda belum mendapatkan kartu NPWP, kemungkinan permohonan Anda tidak disetuji dikarenakan ada beberapa dokumen yang belum dilengkapi atau dianggap tidak sah. Oleh karena itu, Anda bisa mendaftarkan kembali NPWP online dengan mengikuti cara di atas atau telepon ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Anda mendaftarkan untuk mengetahui informasi lebih lanjut. Jika melihat penjelasan di atas, pasti Anda berpikir bahwa membuat NPWP online itu sangat mudah dan memang kenyataannya seperti itu. Jadi, tidak ada alasan lagi bukan untuk Anda tidak memiliki NPWP?

Comments are closed.