Mengenal SBR007 dan Istilah yang Lazim Digunakan

All About Money

SBR007 merupakan perbaruan dari SBR sebelumnya, yakni SBR005 dan SBR006. Apa bedanya dengan seri terdahulu? Nah, sekalian belajar istilah-istilahnya yuk!

Kita semua tahu bahwa sekarang ini ada banyak sekali cara untuk berinvestasi. Mungkin sejauh ini yang paling laris diikuti oleh orang-orang adalah investasi dan reksa dana. Tapi, tahukah Anda bahwa ada satu program investasi yang menawarkan keuntungan yang cukup besar? Saving bond ritel atau biasa disingkat SBR.

SBR sendiri sudah dimulai sejak awal 2019, yakni SBR005. Seiring berjalannya waktu, SBR pun berkembang hingga yang terkini berjenis SBR007. Nah, agar lebih paham seputar investasi ini, mari kita simak artikel ini selengkapnya!

Definisi SBR dan SBR007

Savings bond ritel (SBR) adalah salah satu alternatif investasi untuk Warga Negara Indonesia yang menawarkan imbalan berupa kupon (bunga). SBR diterbitkan oleh pemerintah untuk membiayai anggaran negara.

Dalam waktu dekat ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan kembali menawarkan SBR kepada masyarakat Indonesia dengan seri SBR007 sebagai alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan. Sebelumnya, SBR005 telah sukses diterbitkan pada Januari lalu.

SBR merupakan salah satu jenis Surat Utang Negara (SUN) atau Surat Berharga Negara (SBN). SBR khusus ditawarkan untuk individu atau perseorangan, sehingga dinamakan ritel.

mengenal SBR007

Sifat SBR, sesuai dengan namanya, memang mirip dengan tabungan (saving) atau deposito bank, karena tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Artinya, SBR hanya bisa dibeli pada masa penawaran dan disimpan hingga waktu jatuh tempo, kecuali investor memilih fasilitas early redemption (pencairan awal). Masa pencairan awal ini adalah pilihan dan biasanya bisa diambil setelah setahun berinvestasi.

Sebelum kita memesan instrumen investasi ini, ada baiknya kita memahami beberapa istilah terkait dengan SBR.

Baca juga: Minat Ajukan Pinjaman Online? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Istilah Seputar SBR007

Kupon

Kupon atau bunga adalah imbal hasil yang dibayar kepada pemilik (investor) SBR. Kupon ini dihitung dalam persentase terhadap jumlah pokok utang dan waktu setahun. Namun, pembayarannya bisa dilakukan setiap bulan sekali.

Misalnya, bila seorang investor membeli SBR seharga Rp100 juta dengan, kupon delapan persen per tahun (per annum/p.a.), maka dalam setahun investor akan mendapatkan bunga Rp8 juta. Akan tetapi karena pembayaran setiap bulan sekali, maka investor akan menerima bunga Rp8 juta : 12 = Rp666.666,67 setiap kali pembayaran kupon.

Jenis kupon bisa saja fixed (tetap) atau floating (mengambang). Kupon fixed besaran bunganya selalu tetap dari awal hingga jatuh tempo. Sementara kupon floating bisa berubah bergantung dengan acuan.

Floating with Floor

Pada seri sebelumnya, SBR006, ditetapkan kupon floating with floor dengan nilai kupon minimal 8,15 persen per tahun.

Apabila diterjemahkan, floating with floor berarti kupon yang mengambang dengan kupon minimal. “Mengambang” artinya besaran kupon SBR akan disesuaikan dengan perubahan tingkat suku bunga Bank Indonesia atau 7 Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebagai acuan.

Sedangkan “kupon minimal” artinya tingkat kupon pertama yang ditetapkan akan menjadi kupon minimal yang berlaku sampai dengan jatuh tempo. Artinya, bila suku bunga acuan naik, kupon bisa disesuaikan naik tetapi bila acuan turun, kupon tidak akan turun lebih rendah daripada batas minimal.

Jatuh Tempo dan Tenor (Maturity)

Tenor adalah jangka waktu investasi atau masa berlaku SBR. Setelah jangka waktu ini habis, maka SBR akan jatuh tempo. Artinya, uang pokok (modal) pemegang SBR akan dikembalikan seluruhnya oleh pemerintah.

mengenal SBR007

Tenor SBR biasanya adalah dua tahun. Contoh, SBR005 diterbitkan pada Januari 2019 dan akan jatuh tempo dua tahun kemudian pada tanggal 30 Januari 2021.

Baca juga: Daftar Perusahaan BUMN yang Ada di Indonesia

Masa Penawaran

Masa penawaran adalah jangka waktu yang ditetapkan untuk memesan produk SBR007. Masyarakat yang berencana membeli program ini hanya bisa memesan pada jangka waktu yang nanti akan ditetapkan oleh pemerintah.

Tanggal Penetapan

Usai investor melakukan proses pemesanan pada masa penawaran, Kementerian Keuangan akan menetapkan total jumlah pesanan SBR yang masuk.

Setelmen

Setelmen adalah tanggal penyelesaian. Artinya, pada tanggal ini seseorang yang telah memesan SBR pada masa penawaran sudah resmi menjadi investor. Mulai tanggal ini, perhitungan kupon SBR pun dimulai.

Contoh, masa penawaran SBR005 ditetapkan tanggal 10 hingga 20 Januari 2019. Tanggal penetapan hasil penjualan adalah 28 Januari 2019. Kemudian, tanggal setelmen SBR005 adalah pada 30 Januari 2019.

Kuota

Pemerintah menetapkan nilai minimal pembelian SBR adalah Rp1 juta (satu unit). Kemudian, seorang investor bisa membeli berkali-kali dalam masa penawaran tetapi total nilai pembelian yang bisa dilakukan adalah Rp3 miliar (3.000 unit) untuk satu individu. Artinya, kuota individu adalah sebesar Rp3 miliar untuk satu seri SBR.

Sementara itu, pemerintah juga menetapkan kuota nasional, atau jumlah SBR yang diterbitkan dan tersedia bagi seluruh investor dalam satu seri penawaran. Contoh, pada penerbitan SBR005, kuota nasional pada awalnya sebesar Rp2 triliun. Akan tetapi, karena minat masyarakat besar pada produk ini, kuota nasional akhirnya ditambah hingga mencapai Rp5 triliun.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Menteri Keuangan Sri Mulyani

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Early Redemption

Fasilitas early redemption adalah pencairan lebih awal dana investor yang dimiliki di produk SBR. Jadi, meskipun investor tidak dapat menjualnya di pasar sekunder, investor dapat mencairkan maksimal sebanyak 50 persen dananya di SBR. Early redemption pada produk SBR biasanya minimal Rp1 juta (dari kepemilikan awal Rp2 juta) atau jumlah dengan kelipatan Rp1 juta.

Mitra Distribusi

Mitra distribusi adalah perusahaan-perusahaan yang ditunjuk Kementerian Keuangan sebagai agen penjual SBR.

Dalam waktu dekat ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan segera meluncurkan produk surat utang bagi investor ritel dengan seri yang ditawarkan secara online. Pembelian produk investasi yang dijamin pemerintah ini hanya bisa dilakukan pada periode penawaran tetapi pemerintah masih belum mengeluarkan jadwal penawaran program investasi satu ini.

mengenal SBR007

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksa dana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki. Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli program investasi ini? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orangtua atau suami.

Itulah definisi dan istilah yang biasa digunakan pada Saving Bond Ritel 007. Jika dipelajari dengan baik, jenis investasi ini sangat baik untuk Anda coba. Siap berinvestasi?

Comments are closed.