Kriteria Laporan Keuangan yang Baik dan Benar!

All About Money

Laporan keuangan merupakan kunci keberhasilan sebuah perusahaan untuk menghadapi persaingan bisnis di masa mendatang. Namun, hanya laporan yang baik dan benar saja yang dapat membuat langkah perusahaan tersebut berjalan dengan baik.

Bagi Anda yang bekerja di divisi finance sebuah perusahaan, agar dapat mengetahui kinerja perusahaan atau jalannya usaha, Anda memerlukan laporan keuangan. Laporan ini merupakan catatan informasi keuangan suatu perusahaan dalam periode akuntansi untuk melihat apakah perusahaan tersebut berjalan baik atau bermasalah.

Laporan keuangan

Laporan satu ini biasa digunakan oleh berbagai pihak, baik internal maupun eksternal untuk proses pengembangan perusahaan. Tak hanya itu, laporan tersebut juga bisa jadi tolak ukur sebuah perusahaan dalam mengambil berbagai keputusan besar. Oleh karena itu, laporannya haruslah dibuat sebaik mungkin.

Pasalnya, saat ini cukup banyak orang atau perusahaan yang membuat laporan finansial yang tidak baik dan benar. Hal ini berakibat pada buruknya kinerja perusahaan di kemudian hari karena tak dapat menentukan langkah yang harus diambil untuk tetap bisa bersaing di industri yang semakin ketat.

Baca juga: Surat Keterangan Kerja, Apa Isi dan Fungsinya?

Agar kejadian tersebut tak terjadi pada Anda dan perusahaan, sebaiknya Anda pahami cara membuat laporan yang baik dan benar di bawah ini!

Laporan keuangan

Informasi Harus Dapat Dipahami

Informasi yang berkualitas merupakan informasi yang mudah dipahami oleh pembacanya. Hal ini pun berlaku pada laporan khusus keuangan. Semakin baik, tentu akan semakin mudah dipahami isinya oleh yang membaca. Tak perlu membuat informasi yang berbelit-belit karena hanya membuat bingung pengambil keputusan di perusahaan.

Buatlah laporan dengan sesederhana mungkin dengan data yang lengkap serta komprehensif. Hal ini tentu akan memudahkan para pengambil keputusan di perusahaan untuk memutuskan langkah apa yang harus ditempuh di kemudian hari.

Baca juga: Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Tanda Tangan Kontrak Kerja

Informasi Harus Relevan

Sebagai sumber informasi, laporan dapat dikatakan baik dan benar jika relevan. Relevan di sini berarti dapat memengaruhi keputusan ekonomi pemakai, dalam hal ini adalah pengambil keputusan di suatu perusahaan. Laporan yang relevan akan sangat berguna untuk mengevaluasi peristiwa ekonomi perusahaan di masa lalu.

Relevansi informasi sangatlah berandil besar dalam meramalkan perusahaan di masa mendatang serta penegasan langkah yang harus diambil di masa sekarang. Jadi, bisa dibilang, baik dan benarnya sebuah laporan akan menentukan nasib suatu perusahaan di kemudian hari.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Membutuhkan Keandalan

Sebuah laporan yang baik dan benar juga harus memiliki informasi yang andal. Keandalan ini artinya tidak ada informasi yang menyesatkan dan kesalahan material saat disajikan.

Laporan tersebut dianggap andal jika memenuhi berbagai poin, seperti penyajiannya jujur, substansi mengungguli bentuk, netral, lengkap, dan pertimbangan yang sehat. Jika salah satu dari poin di atas tak tercantum, maka laporan tersebut tidaklah andal dan termasuk dalam laporan yang tidak baik dan benar.

Laporan keuangan

Informasi Harus Dapat Dibandingkan

Tujuan dari dibuatnya laporan ini adalah untuk membuat perbandingan dari masa ke masa. Jadi, jika laporan yang dibuat tidak dapat dibandingkan dengan laporan sebelumnya, berarti ada yang salah dengan laporan tersebut.

Standar yang harus diterapkan agar dapat dibandingkan adalah standar akuntansi, sehingga tak ada perbedaan penjelasan antara laporan yang lama dengan yang terkini.

Nah, dari laporan yang Anda buat atau Anda lihat di perusahaan, apakah sudah sesuai dengankrtieria yang baik dan benar seperti yang dijabarkan di atas?

Comments are closed.