Apa Saja Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas?

Asuransi MobilMobil

Banyak sebab yang membuat mesin mobil cepat panas, mulai dari kerusakan radiator hingga kurangnya perawatan berkala. Mobil dengan mesin yang sering panas dapat mengakibatkan mesin mobil mati.

Para pemilik kendaraan pasti sudah terbiasa mendengar kasus mesin mobil cepat panas, yang kemudian mengakibatkan mogok. Mobil cepat panas menjadi salah satu tanda adanya beberapa masalah pada mobil seperti radiator tersumbat, sistem pendingin retak, pompa air rusak atau termostat memburuk.

Sebagian besar suhu mesin mobil berada dikisaran antara 195 °F sampai 220 °F. Kerusakan apa pun pada komponen ini dapat menyebabkan suhu ini naik melampaui tingkat normal, yang menyebabkan mobil cepat panas. Bagian seal dan gasket pada mobil dapat mengalami masalah serius karena suhu tinggi.

Baca juga: Kerugian Akibat Grill Mobil Rusak

Tidak hanya itu, ada banyak risiko yang bisa saja terjadi pada diri dan juga kendaraan. Oleh karena itu, untuk meinimalisir risiko yang Anda tanggung, ada baiknya jika kendaraan Anda dilindungi asuransi mobil yang memiliki manfaat pertanggungan jika terjadi risiko buruk.

Penyebab Mesin Mobil Cepat

Biasanya, mesin mobil perlu diservis dalam lima hingga tujuh tahun pertama. Namun ada juga mesin yang dapat beroperasi dengan lebih dari 10 tahun tanpa masalah. Namun, penting untuk memelihara agar mesin mobil Anda tetap prima.

Namun, satu hal yang perlu diingat kendati mesin mobil diproduksi dengan rentang hidup yang panjang, mobil tetap tidak tahan suhu yang sangat tinggi dalam kurung waktu lama. Berikut adalah beberapa penyebab mesin mobil cepat panas.

Kebocoran Dalam Sistem Pendinginan

Udara yang masuk ke sistem pendinginan yang bocor adalah salah satu kemungkinan penyebab overheating mesin. Pendingin menetes melalui tusukan, menciptakan ruang bagi udara untuk disedot. Udara berbentuk gelembung besar, yang dikenal sebagai airlock, dan menempati bagian atas sistem. Pendingin tidak dapat mendorong udara dingin mencapai mesin, oleh karena itu menyebabkan overheating.

Sistem pendinginan yang rusak tidak dapat menyerap panas engine berlebih. Kehilangan cairan pendingin sendiri dapat terjadi melalui lubang atau selang radiator, tutup radiator yang rusak, pompa air bocor, inti pemanas yang rusak, atau gasket kepala yang tertiup angin. Campuran pendingin air yang tidak tepat juga dapat berkontribusi terhadap hilangnya pendingin.

Penyebab Mesin Mobil Cepat

Masalah Pada Kipas Pendingin

Kipas menghembuskan udara melalui radiator ketika mobil dalam keadaan diam atau bergerak perlahan. Beberapa kipas digerakkan oleh sistem sabuk dan katrol. Jika sabuk putus, lepas atau menjadi terlalu longgar, kipas angin, dan dalam banyak kasus pompa air juga akan berhenti berputar.

Ini akan menyebabkan mesin mobil cepat panas. Kipas yang digerakkan mesin umumnya juga memiliki cengkeraman yang menyebabkan kipas berhenti bekerja ketika mesin dingin, dan berputar hanya saat mesin hangat. Kopling kipas yang rusak juga dapat menyebabkan mesin mobil cepat panas. Beberapa mobil juga memiliki kipas listrik. Masalah dengan motor kipas, atau termostat yang menghidupkan dan mematikan kipas dapat menyebabkan panas berlebih.

Masalah Pada Radiator

Radiator harus bersih dan bebas dari penghalang di dalam dan luar agar sistem berfungsi dengan baik. Selama masa pakai kendaraan, timbangan dan endapan dapat menumpuk di bagian dalam radiator, dan menghalangi atau mengurangi aliran cairan pendingin. Adanya penyumbatan pada baling-baling pendingin radiator akan membatasi aliran udara melalui radiator. Ini dapat disebabkan oleh baling-baling yang bengkok. Bahkan penumpukan serangga mati yang berat dapat menyebabkan penurunan aliran udara dan suhu engine yang tinggi. Penyumbatan, baik secara internal maupun eksternal, akan menyebabkan mesin mobil cepat panas.

Baca juga: Deretan Mobil Paling Irit yang Pernah Mengaspal di Indonesia

Kerusakan Pada Termostat

Thermostat mengontrol aliran air melalui engine. Tidak jarang perangkat ini mengalami kegagalan pada mobil yang berumur beberapa tahun. Thermostat yang macet dalam posisi tertutup, atau yang tidak terbuka sepenuhnya, akan menyebabkan penumpukan panas yang cepat.Gejala paling umum dari termostat yang gagal adalah panas berlebih saat mobil dijalankan dalam kecepatan normal. Mesin Anda mungkin dapat tetap dingin pada kecepatan rendah karena tidak bekerja terlalu keras, dan karenanya tidak menghasilkan panas yang banyak.

Ketika Anda mencapai kecepatan lebih tinggi, mesin Anda membutuhkan banyak cairan pendingin yang mengalir agar tetap dingin. Jika termostat tidak terbuka, tidak ada cukup aliran untuk menjaga keadaan tetap dingin. Dalam situasi ini, Anda mungkin terlihat lebih seperti kapal uap daripada sedan di jalan raya.

Masalah mesin

Tidak setiap masalah overheating berhubungan langsung dengan sistem pendingin. Gasket kepala yang ditiup dapat memaksa gas buang ke dalam pendingin, dan membuatnya memanas. Demikian juga, pompa oli yang rusak atau tingkat oli yang rendah dapat menyebabkan peningkatan gesekan motor dan pemanasan. Lebih jarang, timing pengapian terlalu maju atau rasio udara bahan bakar yang ramping yang akan menghasilkan mesin panas.

Penyebab Mesin Mobil Cepat

Tingkat Pelumasan Rendah

Oli engine sendiri membantu proses pendinginan dan mencegah penumpukan panas yang berlebihan. Bahkan, bahan bakar menghilangkan 75% hingga 80% dari panas yang tidak terpakai di mesin. Saat semua bagian mesin dilumasi dengan benar,hal tersebut dapat mengurangi gesekan dan overheating.

Sabuk Kipas Patah

Ternyata masih banyak mobil yang menggunakan sabuk kipas untuk menggerakkan kipas pendingin mesin. Kabar baiknya adalah perbaikan sabuk kipas ini akan lebih murah daripada kipas yang digerakkan listrik dan Anda dapat dengan mudah mengganti sabuk kipas sendiri jika rusak.

Itulah beberapa sebab mesin mobil cepat panas. Ingat jika mobil yang kerap panas terus dibiarkan lama-kelamaan akan mengalami mati mesin.

Cara Mengatasi Mobil Cepat Panas

Karena mengganti mesin tidaklah murah, maka penting untuk kita selalu menjaga mesin agar tetap dingin. Lantas bagaimana mengatasi mesin yang sudah kadung panas? Seperti yang sudah dijabarkan diatas tentang masalah yang memicu overheating mesin, Anda akan tahu di mana mencarinya ketika terjadi kerusakan suhu. Anda harus memeriksa:

  • Sistem pendingin
  • Tingkat oli mesin
  • Radiator
  • Termostat
  • Pompa air

Cara Mengatasi Mobil Cepat Panas

Masalah apa pun dengan hal-hal ini sering memunculkan masalah panas. Langkah-langkah yang dapat Anda ambil adalah :

  • Siram sistem pendingin ketika kotor atau pada saat yang direkomendasikan oleh pabrikan
  • Periksa struktur pendingin apakah ada kebocoran atau kerusakan lainnya
  • Isi tangki atau ganti oli secara teratur
  • Periksa radiator, termostat, dan pompa air jika ada kerusakan

Baca juga: Bahaya Menyimpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Mencegah adalah upaya terbaik dibanding harus menunggu sampai rusak dan membawa mobil ke bengkel. Sebab biaya servis mobik karena mesin panas ini tidak murah. Setidaknya Anda harus mengeluarkan kocek mencapai Rp300-700 ribu untuk sekali service, sementar jika sampai terjadi penggantian mesin biayanya bisa mencapai Rp20 Juta untuk seatu kali service. Jadi berhati-hatilah menggunakan mobil kesayangan Anda jika tak ingin dompet kosong dalam sekejap.

Comments are closed.