Ingin Memiliki Asuransi di Usia Produktif? Ini Caranya!

Asuransi


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/frwwwartikel/public_html/wp-includes/functions.php on line 3896

Memang ada banyak hal yang harus dipikirkan serta dilakukan oleh seseorang ketika memasuki usia produktif. Salah satunya ada memiliki asuransi yang akan membuat keuangan Anda tetap stabil.

Usia produktif adalah usia ketika seseorang masih mampu bekerja dan menghasilkan sesuatu. Setiap negara memiliki batas usia produktifnya masing-masing. Di Indonesia hampir 60 persen dari penduduknya adalah anak muda yang diharapkan akan menjadi kekuatan bangsa. Sebab, berkompetensi dengan negara-negara lain butuh kemampuan, fisik, dan juga pengetahuan yang lebih. Semua itu bisa dilakukan oleh anak muda Indonesia.

Rupanya, usia produktif itu bukan hanya dibutuhkan untuk memenangkan persaingan dalam berkompetisi saja, tetapi juga usia tersebut menjadi landasan Anda untuk menentukan kehidupan, salah satunya dalam memiliki perlindungan untuk diri sendiri dan juga keluarga. Hingga saat ini, asuransi masih menjadi pilihan masyarakat dalam membuat perencanaan keuangan. Hal ini dikarenakan asuransi menjadi pelindung keuangan Anda dari risiko yang tak terduga. Contohnya, bila tiba-tiba ada keluarga yang mendadak sakit atau kecelakaan dan membutuhkan biaya lumayan besar. Jika memiliki asuransi, semua masalah itu terselesaikan karena seluruh biaya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Sudah dipastikan keuangan Anda aman bukan? (Baca juga: Kenali Perbedaan Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan)

Kalau seperti itu, bagaimana cara memiliki asuransi di usia produktif?

Miliki Asuransi Saat Usia Produktif

Banyak yang bertanya kapan waktu yang tepat untuk memiliki asuransi? Jawabannya adalah sedini mungkin saat usia produktif Anda. Jika Anda sudah bisa lepas dari tanggung jawab orangtua dan memiliki penghasilan sendiri, itulah waktunya Anda untuk mencari dan memiliki asuransi yang tepat. Memiliki asuransi sedini mungkin juga berpengaruh pada jumlah premi yang akan dibayarkan. Semakin usia produktif Anda, semakin murah juga biaya premi yang harud dibayarkan, dan begitu pun sebaliknya dengan manfaat asuransi yang sama. Ini merupakan prinsip dasar dari asuransi jiwa.

Mendaftar Selagi Sehat

Usia produktif di Indonesia yang notabenenya banyak ditempati oleh anak muda harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Usia muda tentu masih jarang sekali penyakit yang hinggap di dalam tubuhnya. Sama seperti poin pertama, agar Anda mendapatkan premi asuransi yang murah, yuk mulailah mendaftar selagi jiwa dan raga Anda dalam keadaan sehat. Sebab, jika ada satu penyakit yang terdeteksi di dalam tubuh Anda, maka hitungan preminya pun akan menjadi lebih mahal.

Mencari Asuransi Sesuai Kebutuhan dan Siapkan Ahli Waris

Memilih asuransi yang tepat memang harus Anda lakukan sebelum memutuskan untuk membelinya dan asuransi jiwa masih menjadi pilihan utama untuk Anda yang sudah memiliki penghasilan. Namun, untuk usia produktif, ada tiga jenis asuransi yang bisa dipilih, yaitu asuransi jiwa, kesehatan, dan penyakit kritis. Sebab, ketiga jenis asuransi tersebut akan menjadi penolong pertama jika terjadi hal buruk menimpa diri Anda. Untuk ahli waris, ada beberapa kriteria yang bisa dipilih. Jika Anda belum berrumah tangga, ahli waris bisa diberikan kepada orangtua atau saudara sekandung, sedangkan jika Anda sudah berumah tangga, sebaiknya pasanganlah yang menjadi ahli waris.

Usia produktif memang waktunya untuk berkreasi dan menentukan jalan hidup masing-masing. Jadi, selagi masih bisa memberikan yang terbaik untuk diri sendiri dan keluarga, kenapa tidak dilakukan?

Comments are closed.