Resmi! Biaya Visa Schengen Naik Per Februari 2020

AsuransiAsuransi PerjalananFeaturedTravel

Resmi! Mulai Februari 2020, Dewan Uni Eropa telah mengumumkan perubahan biaya visa Schengen naik sebesar 33,3 persen. Apa saja penyebabnya?

Untuk sebagian masyarakat Indonesia, mengunjungi Eropa merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Selain keindahan alam yang luar biasa, berburu barang-barang branded juga menjadi tujuan mereka yang pergi ke Eropa, khususnya untuk para wanita. Namun, untuk bisa berkunjung ke Eropa, ada banyak hal yang harus Anda persiapkan. Salah satunya adalah visa Schengen. Apa itu visa Schengen?

Mungkin masih ada di antara Anda yang belum mengetahui fungsi dari jenis visa ini. Visa Schengen adalah visa khusus yang harus dimiliki oleh wisatawan jika ingin menjelajahi negara Uni Eropa. Hingga saat ini, tercatat ada 26 negara (22 negara Uni Eropa dan 4 Non-Uni Eropa) yang bisa dijelajahi lebih praktis hanya dengan menggunakan visa ini.

Tapi, tahukah Anda bahwa per Februari 2020 mendatang biaya pembuatan visa Shcengen akan naik sebesar 33,3 persen?

biaya pembuatan visa schengen

Faktor Biaya Visa Schengen Naik

Dirilis resmi dari www.schengenvisainfo.com, biaya pembuatan visa Schengen yang semula 60 Euro atau sekitar Rp935 ribu menjadi 80 Euro atau setara dengan Rp1,2 juta secara resmi berlaku per Februari 2020 mendatang untuk seluruh negara-negara yang tergabung dalam Schengen, termasuk di Indonesia.

Situs tersebut juga menyebutkan bahwa faktor kenaikan biaya visa ini dikarenakan adanya pembaharuan penerapan kode visa Schengen, perubahan pelayanan yang lebih baik, dan keuntungan untuk pemohon visa. Salah satunya adalah dengan mengizinkan pengajuan permohonan visa Schengen maksimal enam bulan dan minimal 15 hari sebelum keberangkatan.

Jadi, jika sebelumnya Anda ingin mengajukan visa Schengen batas pengajuan tercepat adalah tiga bulan sebelum perjalanan ke Eropa, sekarang bisa mencapai maksimal enam bulan. Tentu ini keuntungan yang sangat menyenangkan.

Selain itu, kebijakan ini juga akan menguntungkan Anda yang sering melakukan perjalanan ke negara Uni Eropa dan punya riwayat permohonan visa yang baik. Hal ini dikarenakan Anda akan berkesempatan mendapat visa multiple entry secara bertahap dari satu hingga lima tahun. Sebelum dirilis, kenaikan biaya pembuatan Visa Schengen ini telah dirundingkan terlebih dahulu oleh Dewan Uni Eropa pada Juni 2019 lalu.

Cara Mengajukan Visa Schengen

Bagi Anda yang belum pernah mengajukan visa Schengen, berikut ini tahapan-tahapan yang harus dilakukan:

Menentukan Itinerary Perjalanan Selama di Eropa

Visa Schengen dapat dibuat dengan mudah jika Anda sudah membuat itinerary perjalanan selama di Eropa. Sebab, Anda perlu mendatangi salah satu negara yang termasuk dalam area perjanjian Schengen untuk bisa mendapatkan visanya. Cara membuat itinerary-nya pun tidaklah sulit, yaitu:

  1. Tujuan utama (terpenting) dalam perjalanan Anda selama di Eropa.
  2. Negara pertama yang akan Anda tuju di Eropa.
  3. Negara yang paling lama Anda kunjungi di Eropa tersebut adalah negara yang paling lama Anda kunjungi.

Anda cukup pilih salah satunya saja. Misal, jika Anda sudah tahu bahwa pendaratan pertama Anda di Eropa adalah Jerman, maka Anda cukup mengurus ke Kedutaan Besar Jerman yang ada di Indonesia. Setelah itu, sebutkan negara-negara lain yang akan Anda sambangi selama di Eropa.

apply visa schengen

Siapkan Seluruh Syarat untuk Membuat Visa Schengen

Dalam mengurus suatu hal, tentu kita diharuskan untuk melengkapi segala persyaratan yang diajukan. Hal tersebut pun berlaku pada pengurusan visa. Syarat yang dibutuhkan untuk membuat visa tersebut sejatinya tidaklah rumit, yaitu:

Paspor

Siapkan dokumen paspor asli dan fotokopi. Masa berlaku paspor minimal 6 bulan. Paspor juga diharuskan memiliki minimal dua halaman kosong untuk visa.

Foto Diri

Siapkan dua lembar pasfoto ukuran 3,5 × 4,5 centimeter dengan latar belakang putih atau abu-abu muda. Pada umumnya, ada fasilitas untuk membuat pasfoto di kedutaan. Namun, untuk menyingkat waktu pengurusan visa, lebih baik foto disiapkan dari rumah.

Formulir Permohonan

Anda bisa mengunduh formulir permohonan dari situs kedutaan negara yang akan menerbitkan visa Anda. Setelah mengisi formulir, jangan lupa untuk mencetak formulir dan barcode-nya.

Lembar Pernyataan & Jadwal Perjalanan

Inilah pentingnya mengetahui itinerary perjalanan Anda lebih dulu. Permohonan pengajuan visa Eropa ini harus dilengkapi dengan lembar pernyataan bahwa keterangan permohonan visa Anda sudah sesuai dengan aturan hukum. Anda juga perlu mengisi lembar jadwal perjalanan tentang negara mana saja yang bakal Anda kunjungi lengkap dengan berapa hari kunjungan tersebut. Sama dengan formulir permohonan visa di poin sebelumnya, lembar pernyataan, dan jadwal perjalanan ini bisa Anda unduh di situs resmi kedutaan negara yang akan Anda kunjungi.

Bukti Pemesanan Tiket Pesawat

Syarat lainnya, yaitu bukti bahwa Anda telah memesan tiket pesawat ke negara tujuan sestau dengan itenerary yang telah dibuat.

Bukti Pemesanan Akomodasi Hotel

Selain tiket pesawat, Anda juga harus melampirkan bukti pemesanan hotel atau penginapan selama berada di negara-negara tujuan.

Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan termasuk salah satu syarat penting yang harus Anda siapkan sebelum mengajukan pembuatan visa Schengen. Untuk yang masih bingung bagaimana cara mendapatkan asuransi perjalanan, Anda bisa langsung mendapatkannya melalui Futuready.com. Sebagai broker asuransi retail online, di Futuready Anda bisa mendapatkan berbagai produk asuransi perjalanan ke Eropa sesuai  keinginan dan kebutuhan Anda dengan mudah, cepat, dan aman. Polis asuransi ini pun bisa langsung dicetak dan bisa dibawa sebagai syarat visa Schengen.

Dana untuk Membuat Visa

Sesuai dengan perubahan biaya pembayaran Visa Schengen pada Februari 2020 mendatang, Anda diminta untuk menyiapkan uang sebesar 80 Euro atau setara dengan Rp1,2 juta. Peraturan ini juga berlaku untuk anak-anak.

Dokumen Pembiayaan Perjalanan

Lampirkan rekening koran tiga bulan terakhir atau buku tabungan Anda sebagai syarat membuatnya. Jika Anda bepergian dengan biaya orang lain, Anda perlu mengurus surat keterangan dari pihak yang Anda lampirkan buku tabungannya.

Bukti Penghasilan

Lampirkan keterangan kerja buat yang bekerja ditambah surat keterangan gaji. Kalau masih sekolah atau kuliah, jangan lupa lampirkan surat keterangan dari instansi pendidikan tempat Anda berkuliah atau sekolah.

Bukti Aset

Lampirkan juga bukti aset alias surat kepemilikan dari kendaraan atau tempat tinggal di negara asal.

Melakukan Sesi Wawancara

Setelah semua proses di atas selesai, Anda tinggal menunggu jadwal wawancara dari pihak penerbit visa. Wawancara ini hanya untuk memastikan bahwa Anda benar-benar ingin pergi ke negara-negara tersebut. Jadi, tak perlu khawatir dan panik.

visa schengen di tolak

Visa Ditolak Bebas Worry Karena Terproteksi Visa Refund Insurance

Visa Schengen termasuk salah satu jenis visa yang lumayan sulit untuk ditembus. Masih ada saja warga negara Indonesia yang visanya ditolak karena alasan satu dan yang lainnya. Nah, agar Anda tidak keki dan rugi jika visa ditolak karena sudah menghabiskan uang dalam jumlah yang cukup besar, Futuready memiliki solusi jitu untuk memproteksi pengajuan visa Anda.

Seperti yang sedang ramai diperbincangkan, Futuready telah melakukan terobosan baru dengan menghadirkan Visa Refund Insurance untuk memproteksi biaya pembuatan visa yang Anda keluarkan jika ditolak oleh kedutaan besar negara yang dituju.

Adanya Visa Refund Insurance, nasabah dapat memaksimalkan benefit asuransi perjalanan yang tentunya akan dibutuhkan selama mempersiapkan perjalanan tersebut. Ditambahkan lagi dengan kabar naiknya visa Schengen tentu produk ini sangat cocok untuk memberikan perlindungan terbaik untuk perjalanan Anda.

Comments are closed.