Ketahui 4 Hal Penting Tentang Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi

Penyakit kritis merupakan penyakit yang diderita sudah dalam kondisi kritis. Jadi gunakan asuransi penyakit kritis & ketahui 4 hal tentang penyakit kritis.

Produk asuransi di Indonesia semakin beragam mulai dari asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi pendidikan, hingga asuransi penyakit kritis. Apa yang disebut asuransi penyakit kritis? Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit kritis yang mungkin Anda derita. Asuransi ini tentu tidak menanggung semua jenis penyakit, tapi hanya risiko penyakit seperti jantung, kanker, stroke, diabetes, dan penyakit kritis lainnya.

Hal-hal seperti di atas perlu Anda perhatikan secara jeli. Perhatikan beberapa hal ini mengenai asuransi penyakit kritis, agar Anda memahami syarat dan ketentuan asuransi penyakit kritis:

Pahami Istilah Kritis

Istilah kritis dalam asuransi ini mengacu pada kondisi kritis seseorang sehingga bisa mengajukan klaim asuransi ini. Pencairan dana asuransi penyakit kritis bisa dilakukan kalau tertanggung sudah mencapai kondisi kritis, misalnya saja kanker stadium 4. Beberapa perusahaan asuransi bersedia mencairkan uang pertanggungan (UP) ketika tertanggung mengidap penyakit di stadium 1 atau 2. Tapi nilai UP yang diberikan biasanya tidak 100%.

Perhatikan Syarat Pengajuan Klaim Asuransi Penyakit Kritis

Ketika akan mengajukan klaim, pastikan syarat yang diperlukan sudah lengkap. Umumnya, pengajuan klaim asuransi penyakit kritis memerlukan dokumen sebagai berikut:

  • Fotokopi identitas diri tertanggung.
  • Salinan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan tertanggung.
  • Formulir pengajuan klaim penyakit kritis.
  • Formulir surat keterangan dokter mengenai penyakit yang diderita.
  • Formulir pemberitahuan nomor rekening.
  • Formulis surat kuasa pemaparan isi rekam medis yang diisi oleh ahli waris.

Proses Pencairan Klaim

Proses pencairan klaim asuransi penyakit kritis umumnya berbeda dengan asuransi kesehatan. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

  • Proses klaim umumnya tidak secepat asuransi kesehatan. Setelah data terkumpul lengkap, umumnya asuransi akan diproses dalam waktu satu minggu.
  • Setiap perusahaan asuransi bisa berbeda dalam tenggat waktu pencairan klaim.
  • Berbeda dengan asuransi kesehatan yang hanya memerlukan diagnosis singkat dari dokter, asuransi penyakit kritis mewajibkan Anda menyertakan keterangan diagnosis dari dokter secara lengkap.

Jujur Saat Mengisi Formulir

Saat mengisi formulir aplikasi polis, bersikaplah jujur dengan kondisi kesehatan dan penyakit apa saja yang Anda derita. Bila Anda menutupi penyakit yang pernah Anda derita, hal tersebut justru bisa merugikan. Bila perusahaan asuransi mengetahuinya, klaim Anda akan ditolak dan premi bisa hangus.

Pemahaman Anda terhadap produk asuransi penyakit kritis sangat diperlukan. Seandainya akan mengajukan klaim, Anda bisa melakukan prosedur yang benar dan dana yang Anda klaim bisa cair lebih mudah.

Leave a Reply