Mau Tahu Ini Pengetahuan Seputar Polis Asuransi

Asuransi

Mau tahu lebih banyak mengenai perkembangan dunia finansial, khususnya asuransi? Yuk cari tahu lewat artikel ini mulai dari polis asuransi dan poin penting lainnya yang harus Anda ketahui seputar polis asuransi.

Berbicara asuransi, pasti tidak akan pernah lepas dari istilah-istilah yang digunakan. Istilah-istilah tersebut memiliki arti yang berbeda, contohnya klaim, polis, premi, penanggung, tertanggung, hak waris, dan masih banyak lagi. Mungkin untuk Anda yang sudah paham dunia asuransi, istilah-istilah tersebut sudah sangat familiar di telinga dan dipahami, tetapi untuk yang belum tahu, tentu bisa membuat pemahaman yang salah sehingga dapat menimbulkan beragam macam asumsi yang kurang tepat.

Bila Anda masih bingung dengan berbagai istilah yang biasa digunakan dalam dunia asuransi, memang dibutuhkan informasi lebih untuk membantu Anda agar cepat mengerti dan memahami istilah tersebut. Oleh karena itu, sebelum masuk ke layanan dan pemahaman mengenai produk asuransi, ada baiknya Anda ketahui dulu macam-macam istilah yang sering digunakan dalam dunia asuransi. Salah satu istilah yang sering dibahas dan didengar dalam asuransi adalah polis asuransi. Nah, agar pemahaman Anda terfokuskan, untuk artikel ini akan mengupas pengetahuan seputar polis asuransi. Mulai dari devisi hingga tip cara memilih polis yang tepat. Berikut ulasannya.

Baca juga: Jenis-Jenis Asuransi Jiwa Terbaik di Indonesia

Pengertian Polis Asuransi

Polis asuransi adalah sebuah bukti perjanjian tertulis yang dibuat oleh pihak perusahaan asuransi (penanggung) dengan nasabah yang mengajukan asuransi (tertanggung). Dalam isi perjanjian tersebut menjelaskan segala hak dan kewajiban antara kedua belah pihak sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan, misalnya keuntungan yang didapatkan oleh si tertanggung. Selain itu di dalam polis juga tertera berapa besar biaya klaim yang bisa Anda dapatkan serta jumlah premi yang harus dibayarkan perbulan atau pertahunnya. Dengan adanya polis, maka kedua belah pihak akan terikat dan harus melakukan kewajiban yang tertera di dalamnya hingga masa polis berakhir. Jika ada salah satu pihak yang tidak memenuhi kewajibannya, maka si korban bisa memperkarakan kasus ini ke pihak yang berwenang karena polis asuransi menjadi bukti tertulis yang sah dan kuat di mata hukum.

polis asuransi

Ilustrasi

Fungsi Polis Asuransi

Setelah dijabarkan definisi dari polis asuransi, kini akan membahas mengenai fungsi dari polis itu sendiri. Mengingat pentingnya peran sebuah polis asuransi, jadi Anda juga diharuskan memahami fungsi polis untuk menghindari dari kesalahpahaman yang bisa saja terjadi dan tentu akan merugikan diri Anda. Berbicara soal fungsi polis, kedua belah pihak baik itu tertanggung dan penanggung memiliki fungsinya masing-masing, yaitu sebagai berikut.

Baca juga: Cara Mudah Klaim Asuransi Mobil All Risk di Futuready

Fungsi Polis untuk Perusahaan Asuransi

  • Polis dijadikan sebagai alat bukti atau tanda terima jumlah premi asuransi yang harus dibayarkan oleh nasabah (pihak tertanggung).
  • Polis juga menjadi bukti tertulis atas jaminan atau klaim yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada tertanggung sebagai pembayaran ganti rugi risiko tak terduga yang mungkin dialami oleh tertanggung.
  • Polis digunakan sebagai bukti paling otentik untuk menolak tuntutan ganti rugi atau klaim yang diajukan oleh tertanggung, jika penyebab kerugian tersebut tidak tertera pada polis.

Fungsi Polis untuk Nasabah Asuransi

Futuready Mengeluarkan Polis Asuransi

  • Polis menjadi alat bukti tertulis atas jaminan berupa sejumlah uang pertanggungan dari berbagai risiko dan penggantian kerugian yang mungkin terjadi pada tertanggung. Pastikan kerugian tersebut sesuai dengan yang tertulis di dalam polis.
  • Polis juga menjadi bukti pembayaran sejumlah premi yang sesuai dengan polis dan telah diberikan kepada pihak perusahaan asuransi selaku penanggung.
  • Polis menjadi bukti paling otentik untuk menuntut penanggung, jika sewaktu-waktu penanggung tidak dapat memenuhi jaminan yang menjadi yang diberikan. Padahal risiko tersebut termasuk ke dalam kerugian yang akan ditanggung.

Cara Memilih Polis Asuransi yang Terbaik

Mengingat manfaat dan fungsi dari polis asuransi yang sangat penting, tentu Anda juga harus cermat dalam memilih polis yang terbaik. Tujuannya, agar Anda tidak menjadi korban penipuan yang hingga saat ini masih banyak dilakukan oleh sejumlah perusahaan. Lalu, agar mendapatkan polis asuransi yang tepat dan terbaik, bagaimana caranya?

Sesuaikan dengan Kebutuhan Anda

Meskipun sudah ada banyak jenis layanan asuransi, tetapi Anda jangan sampai tergiur sehingga menyulitkan Anda untuk memilihnya. Sebagai calon nasabah asuransi yang bijak dan pintar, Anda harus mengetahui terlebih dahulu kebutuhan apa yang harus dipenuhi. Mengetahui kebutuhan menjadi salah satu cara yang memudahkan Anda dalam menentukan jenis asuransi. Jangan pernah membeli asuransi yang perlindungannya sama sekali tidak Anda butuhkan, sebab itu hanya membuang uang saja.

Pilih yang Menawarkan Double Claim

Mungkin istilah double claim bisa Anda temukan pada layanan asuransi kesehatan. Contohnya, Anda mendapatkan asuransi kesehatan swasta dari kantor dan Anda pun memiliki asuransi kesehatan sendiri. Kemudian Anda sakit dan memilih menggunakan asuransi dari kantor, tetapi Anda pun memiliki hak untuk klaim dari asuransi pribadi hanya menggunakan fotokopi kuitansi yang dikeluarkan oleh rumah sakit. Adanya layanan double claim ini tentu memberikan manfaat yang sangat maksimal untuk Anda sebagai nasabah asuransi.

Satu Polis Mencakup Satu Keluarga

Alangkah lebih baiknya lagi jika Anda memiliki asuransi yang bukan hanya menjamin diri sendiri saja, tetapi juga seluruh anggota keluarga (pasangan dan anak-anak). Layanan ini tentu sangat menghemat biaya karena Anda hanya membayar satu polis saja tetapi manfaat yang didapatkan untuk seluruh anggota keluarga.

Pastikan Paham Seluruh Syarat yang Ditentukan

Banyak syarat yang tertulis di polis kadang membuat orang malas membaca. Namun, hal itu jangan pernah Anda lakukan, sebab bisa merugikan diri sendiri. Meskipun banyak tulisan yang tertera di polis, tetapi tetap harus cermat dan memahami isi dari polis. Hal ini dilakukan utnuk menghindari terjadi kecurangan atau kerugian yang dialami satu pihak.

Setiap perusahaan memiliki ketentuannya masing-masing, tetapi ada ketentuan standar yang harus Anda ketahui dan ketentuan ini diberlakukan disemua perusahaan.

  • Sistem perhitungan premi harus berdasarkan ketentuan yang berlaku.
  • Jenis pertanggungan yang pada umumnya bisa diklaim, yaitu: syarat rawat inap, pemilihan rumah sakit/klinik, jenis layanan rumah sakit yang bisa diklaim, seperti biaya kamar, jasa dokter, obat-obatan, dan yang lainnya).

Comments are closed.