Pernahkah Anda ditawari produk asuransi jiwa? Mungkin sekali dua kali Anda pernah ditawari oleh kenalan, teman, atau bahkan saudara. Namun ternyata tidak semua orang memerlukan asuransi jiwa. Menurut perencana keuangan Pandji Harsanto, asuransi jiwa paling cocok bagi mereka yang sudah mempunyai penghasilan dan memiliki tanggungan, seperti anak dan pasangan yang tidak bekerja. Bagi lajang, asuransi ini tidak mendesak untuk dimiliki (kontan.co.id, 5 Maret 2012).

Asuransi jiwa sendiri terdiri dari beberapa macam. Anda harus memahami juga kelebihan dan kekurangan masing-masing produk. Mengenal produk lebih detil dan mendalam perlu Anda lakukan sebelum memutuskan membeli asuransi jiwa. Daripada asuransi yang Anda beli kurang cocok bagi Anda, lebih baik Anda bertanya kepada orang yang mengerti atau membaca referensi sebanyak mungkin.

Secara garis besar asuransi jiwa dibagi menjadi tiga jenis yaitu asuransi jiwa berjangka, asuransi jiwa seumur hidup, dan asuransi jiwa dwiguna. Apa saja perbedaan dan manfaatnya, mari kita kupas satu per satu:

Asuransi jiwa berjangka

Polis asuransi jiwa berjangka adalah polis asuransi yang memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Kontrak asuransi jiwa berjangka akan dibayarkan pada saat terjadi kematian tertanggung dalam masa perlindungan yang masih berlaku. Misalnya saja ia mengambil masa perlindungan selama 15 tahun, maka bila pemegang polis meninggal dalam masa tersebut, ahli waris akan mendapatkan uang pertanggungan. Asuransi ini cocok bagi pemegang polis yang ingin memproteksi masa depan anaknya. Contohnya ketika pemegang polis meninggal dalam masa pertanggungan, maka biaya pendidikan anaknya tetap terjamin (sikapiuangmu.ojk.go.id, 25 Juni 2015).

Asuransi jiwa seumur hidup

Polis asuransi jiwa seumur hidup adalah polis asuransi yang memberikan perlindungan seumur hidup kepada seseorang. Asuransi ini memberikan perlindungan sesuai masa kontrak. Jenis asuransi ini cocok bagi orang yang ingin memiliki proteksi jiwa sekaligus menghasilkan dana tabungan yang bisa dipakai untuk kebutuhan darurat (sikapiuangmu.ojk.go.id, 25 Juni 2015).

Asuransi jiwa dwiguna

Asuransi dwiguna merupakan asuransi yang kontrak uang pertanggungannya dibayarkan saat tertanggung meninggal dalam periode tertentu sekaligus memberikan seluruh uang pertanggungan jiwa ia masih hidup pada masa akhir pertanggungan. Karena memberikan dua manfaat inilah, asuransi ini disebut dwiguna. Asuransi ini biasanya dikemas dalam bentuk asuransi pendidikan atau asuransi dana pensiun (sikapiuangmu.ojk.go.id, 25 Juni 2015).

Dengan mengetahui beberapa jenis asuransi jiwa tersebut, Anda bisa memilih mana asuransi yang punya manfaat asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sebarkan artikel ini pada relasi Anda melalui fitur jejaring sosial. Jangan lupa bagikan juga pengalaman Anda mendapatkan manfaat asuransi jiwa melalui kolom di bawah ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *