Mitos dan Fakta Mengapa Harus Membeli Asuransi Perjalanan

Asuransi

Asuransi perjalanan masih sering dianggap tidak diperlukan. Padahal jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, perlindungannya sangat besar dibanding nilai premi yang harus dibayar. Apa saja mitos dan faktanya?

 

Buat apa beli asuransi perjalanan? Toh, jarang atau bahkan sama sekali tidak terpakai. Rugi, apalagi kalau sudah bayar cukup mahal saat pergi ke luar negeri. Buat apa repot bayar biaya tambahan lagi yang pada akhirnya tidak terpakai?

Anda termasuk orang yang sering mengatakan beberapa hal tadi? Jika iya, mungkin Anda perlu menyadari beberapa mitos dan fakta seputar asuransi perjalanan berikut ini:

#Mitos: Saya sudah punya asuransi kesehatan, buat apa dilindungi lagi dengan asuransi perjalanan?

#Fakta: Perlindungan kesehatan yang diberikan oleh asuransi perjalanan akan memberikan kemudahan pelayanan kesehatan yang lebih memadai saat berada di luar kota atau luar negeri.

Ini kenyataan yang sering terjadi. Asuransi kesehatan yang dimiliki kadang hanya punya jaringan rumah sakit internasional yang terbatas. Dengan adanya asuransi perjalanan, Anda punya akses yang lebih luas jika sakit saat berada di luar negeri. Ada baiknya Anda membandingkan perlindungan apa yang sudah diberikan oleh asuransi kesehatan Anda dengan perlindungan tambahan apa yang bisa diberikan jika memiliki asuransi perjalanan. Misalnya dari sisi batasan perlindungan dan fasilitas maksimal yang diberikan di luar negeri.

 

#Mitos: Bagasi saya sudah dilindungi oleh pesawat dan jika mengalami masalah akan mendapat penggantian.

#Fakta: Memang ada UU yang mengatur perlindungan bagasi oleh maskapai. Tapi asuransi perjalanan memberikan perlindungan yang lebih lengkap.

Masalah bagasi sering jadi kendala karena nilai yang diganti menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 maksimal hanya Rp4.000.000,00. Padahal, bisa jadi nilai barang yang hilang lebih dari itu. Dengan asuransi perjalanan, perlindungan yang diberikan bisa jadi melebihi angka standar yang diganti menurut undang-undang. Selain itu, jika ada masalah lain seperti bagasi tertinggal, juga ada kompensasi lain yang akan diberikan.

 

#Mitos: Sayang uangnya, beli asuransi perjalanan jarang dipakai!

#Fakta: Memang jarang dipakai. Tapi jika terjadi sesuatu, perlindungan yang diberikan nilainya jauh lebih besar dari premi yang dibayarkan.

Orang memang kadang menganggap nilai yang dibayar untuk membeli asuransi perjalanan hanya jadi ongkos tambahan yang sia-sia. Tapi kalau ada kejadian yang tidak diinginkan, sebenarnya perlindungan yang diberikan nilainya jauh lebih besar dibanding dengan harga preminya. Dari biaya rumah sakit, kehilangan bagasi, bahkan biaya mengantar jenazah dari luar negeri yang mahal pun bisa dibayarkan.

Sekadar contoh kisah, ada seorang ibu yang mengunjungi anaknya di Norwegia. Karena licin dan bersalju, ibu tersebut terpeleset. Tangannya patah. Untungnya ia dibelikan asuransi perjalanan. Biaya rumah sakit untuk mengoperasi tangannya yang patah dan biaya perawatan saat kembali ke Indonesia ternyata lebih mahal dari biaya perjalanannya ke Norwegia selama hampir sebulan. Dan semua itu dibayarkan oleh asuransi perjalanannya. Apa jadinya jika ia tidak beli asuransi?

Jadi, apakah Anda masih ragu untuk membeli asuransi perjalanan karena sejumlah alasan tadi? Silakan berpikir ulang.

Leave a Reply