Beli Asuransi Akibat Virus, Cermati 7 Hal Berikut!

Asuransi Kesehatan

Ada beberapa hal yang perlu Anda cermati sebelum membeli asuransi yang mengcover resiko akibat virus untuk pribadi maupun keluarga. Futuready membantu Anda dalam memilih produk terbaik dengan cara yang tepat untuk berbagai kebutuhan serta perlindungan yang Anda butuhkan.

Mewabahnya virus corona atau COVID-19 ini, semakin banyak orang yang merasa pentingnya menjaga kesehatan. Tidak hanya itu. Mereka juga ramai mengambil polis asuransi kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai upaya perlindungan jika mereka positif mengidap virus, ada jaminan secara finansial yang diberikan.

Apalagi sekarang masyarakat bisa memilih asuransi kesehatan dengan lebih mudah. Semakin banyak produk asuransi yang ditawarkan secara online. Akan tetapi, Anda juga harus cermati beberapa hal sebelum akhirnya membuat keputusan. Sangat tidak disarankan Anda memilih hanya karena premi asuransi yang begitu murah. Futuready membantu Anda untuk bisa mendapatkan perlindungan yang memberikan pertangunggan penyakit kritis maupun yang disebabkan oleh virus yang mewabah saat ini.

cermati asuransi proteksi virus

 

Cermati 7 Hal Berikut Sebelum Membeli Asuransi

Apakah di tengah pandemi virus corona ini harga premi asuransi kesehatan menjadi naik? Banyak yang memprediksi bahwa premi akan naik. Namun, faktanya tidak. Justru kemungkinan perusahaan asuransi akan menurunkan harga premi mereka agar semakin banyak orang yang tertarik mengambil polis.

Baca juga: Dua Jenis Tes Corona yang Dilakukan Indonesia, Cari Tahu Perbedaannya!

Di sisi lain, perusahaan juga tidak khawatir mengalami kerugian. Mereka tahu ada daerah yang masuk ke dalam zona merah. Maka di daerah tersebut kemungkinan akan diterapkan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. Itu artinya di daerah tersebut akan semakin turun kegiatan sosial dan ekonomi yang berdampak pada risiko penularan pun rendah. Meskipun demikian, sebaiknya cermati dulu apa yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi selain premi yang murah.

1. Proteksi yang Diberikan

Hal pertama dan yang paling utama untuk Anda tanyakan adalah perluasan proteksi yang diberikan. Tanyakan apa saja manfaat dan bandingkan dengan yang Anda butuhkan sekarang. Misalnya, saat ini ini bukan hanya sekedar perlindungan kesehatan biasa tapi juga perlindungan dari wabah virus. Coba tanyakan kepada pihak perusahaan apakah juga memberikan manfaat biaya pengobatan ketika terkena positif COVID-19 atau tidak. Harus dipahami tidak semua asuransi semua penyakit. Apalagi yang berhubungan dengan wabah. Seperti saat ini, yang Anda butuhkan adalah proteksi dari wabah .

Baca juga: Daftar Rumah Sakit Rujukan Penanganan Virus Corona di Indonesia

2. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Ada banyak sekali jenis asuransi kesehatan untuk proteksi virus yang bisa Anda pilih. Masing-masing ditawarkan dengan premi yang berbeda. Selain itu, perlindungannya pun berbeda. Dalam hal ini, pilih asuransi yang Anda butuhkan di saat pandemi seperti saat ini. Cermati apa yang ditawarkan di setiap jenis asuransi. Lalu, pilih mana yang affordable dan sesuai dengan kebutuhan.

3. Pahami Hak dan Kewajiban Pemegang Polis

Sebagai pemegang polis, Anda mendapatkan hak proteksi. Ketika Anda sakit, biaya perawatan dan juga pengobatan ditanggung oleh pihak asuransi. Akan tetapi, Anda juga harus memahami ada kewajiban yang harus Anda lakukan. Ini terkait dengan biaya atau premi yang harus Anda bayar. Ketahui berapa premi yang secara rutin harus Anda bayar kepada pihak asuransi.

4. Ketahui Tata Cara Pengajuan Asuransi

Apakah pengajuan polis asuransi harus dilakukan di kantor? Sebaiknya, Anda pilih penyedia jasa perusahaan asuransi yang bisa beli porduknya secara online. Di masa seperti saat ini, keluar rumah meskipun untuk membeli polis asuransi menjadi kegiatan yang begitu berisiko. Belum lagi jika perusahaan asuransi harus tutup mengikuti himbauan pemerintah. Untuk itu, pastikan Anda bisa mengajukan asuransi secara online sehingga perusahaan pun tidak perlu lama-lama untuk memverifikasi dan kemudian memberikan approval.

Dalam mengajukan asuransi secara online, Anda tetap harus menyiapkan dokumen yang akan diserahkan. Jika dokumen yang menjadi syarat pengajuan lengkap, maka proses approval pun akan cepat dilakukan. Cermati apa saja syarat-syarat dan dokumen yang harus dilengkapi saat mengajukannya. Siapkan dan lakukan pendaftaran secara online.

memilih asuransi proteksi virus

5. Cermati Juga Cara Klaim

Beberapa orang kesulitan ketika mengajukan klaim. Hingga akhirnya banyak sekali testimoni yang kurang mengenakkan mengenai layanan dari sebuah perusahaan asuransi. Sebelum memilih, coba Anda lihat bagaimana feedback dari para pemegang polis asuransi. Apakah mereka kesulitan dalam melakukan klaim?

Biasanya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengajuan klaim secara online. Ada baiknya Anda tanyakan kepada perusahaan apa saja yang harus persiapkan dalam pengajuan klaim. Ini akan memudahkan Anda sebagai pemegang polis untuk mengajukan klaim. Di sisi lain, perusahaan juga akan lebih mudah dalam melakukan verifikasi, approval, dan juga pencarian uang.

6. Transaksi Bisa Online

Sekarang ini, sudah tidak zamannya lagi pembayaran dilakukan secara offline. Bahkan, akan lebih baik jika Anda memilih perusahaan asuransi yang menyediakan fasilitas pembayaran dengan menggunakan uang digital. Jadi, kapan pun Anda harus membayar premi, Anda bisa dengan mudah melakukan pembayaran.

7. Ajukan Selagi Sehat

Kapan Anda harus mengajukan asuransi? Ya sekarang juga ketika Anda sehat. Karena ketika Anda sakit, pihak asuransi justru akan semakin mempertimbangkan untuk menerima atau tidak. Selain itu, kalaupun diterima, preminya bisa naik tergantung risiko penyakit yang Anda derita. Untuk itu, daftar sekarang juga ketika Anda sehat. Ini membuat approval cepat dan premi yang Anda harus bayarkan tidak terlalu mahal.

Itulah 7 hal yang harus Anda cermati sebelum membeli polis asuransi. Jadi, kapan Anda akan mendaftarkan diri?

Baca juga: Situs Informasi Penyebaran Corona di Indonesia dan Dunia, Cek Yuk!

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Agar Pasien Virus Corona Bisa Ajukan Klaim

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tidak semua perusahaan asuransi menanggung biaya pengobatan akibat wabah saat ini. Untuk itu, Anda harus cermati benar-benar apa saja proteksi yang diberikan. Pastikan juga apakah virus corona termasuk ke dalam penyakit yang mendapatkan proteksi.

Tidak sampai di sana saja. Anda juga perlu pelajari bagaimana cara agar Anda bisa mengajukan klaim. Tentunya semua orang tidak ingin sakit, apalagi sakit karena terkena infeksi virus corona. Namun, jika itu ternyata Anda alami, Anda harus tahu bagaimana cara mengajukan klaim.

Secara umum, tidak ada yang berbeda antara pengajukan klaim akibat penyakit lain dengan penyakit karena virus corona. Pemegang polis hanya perlu mengisi formulir pendukung pengajuan klaim. Paling penting adalah hasil dari diagnosa dokter. Keterangan diagnosa dari dokter itulah yang dilampirkan beserta dengan dokumen pengajuan klaim lainnya.

klaim asuransi virus

Bagi siapa saja yang harus segera dirawat di RS karena COVID-19, sebaiknya pengajuan klaim segera dilakukan. Tentu pasien tidak bisa mengajukan sendiri. Pihak keluarga bisa melakukan hal tersebut. Perlu Anda dilakukan adalah menelpon customer service. Ini sebagai langkah paling awal untuk memberitahukan bahwa pemegang polis asuransi terkena virus corona dan harus dirawat di RS.

Selanjutnya, pihak keluarga bisa meminta keterangan hasil diagnosa dokter dan mengisi formulir klaim. Keterangan diagnosa dari dokter dan formulir pengajuan klaim harus segera dikirim ke pihak perusahaan beserta dengan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti kartu polis asuransi.

Tidak ada yang tahu siapa yang akan terkena virus corona di masa wabah seperti ini Mungkin pemerintah sudah melakukan banyak hal untuk mencegah penularan. Namun, harus dipahami virus ini menyebar begitu cepat. Sebab, sampai saat ini belum ada vaksin yang bisa mengobati virus ini.

Untuk itu, lakukan apa yang dianjurkan oleh pemerintah untuk mencegah tertular virus, mulai dari meningkatkan imun tubuh, mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan melakukan physical distancing. Namun, proteksi juga sangat Anda perlukan. Pastikan Anda cermat sebelum menentukan produk asuransi kesehatan yang akan Anda pilih.

Comments are closed.