Jenis-Jenis Behel Gigi dan Biaya Pemasangannya

Asuransi KesehatanHealth

Behel gigi terdiri dari beragam jenis dengan keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Sementara untuk biaya pemasangannya, rata-rata dokter gigi di Indonesia menetapkan harga mulai dari Rp7 jutaan untuk jenis kawat paling murah.

Bagi manusia penampilan adalah hal penting yang menentukan kepercayaan diri saat tampil di depan publik.  Salah satu penunjang penampilan adalah tampilan gigi yang sempurna. Namun, tidak semua manusia dianugerahi dengan deretan gigi yang putih dan rapih. Banyak yang harus merasa minder karena giginya tidak sempurna.

Misalnya gigi tonggos, gigi dengan rahang yang terlalu maju atau garis gigi yang berantakan. Hal ini sering membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Behel gigi atau pemasangan kawat gigi menjadi salah satu upaya mereka untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Kawat gigi juga bisa dipasang ketika Anda mengalami masalah kesehatan di bagian gigi.

Baca juga: Apa Saja Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan?

Selain pesangan kawat gigi, ada banyak upaya lain yang harus dilakukan agar gigi tetap sehat. Seperti, membersihkan karang gigi, menambal gigi yang berlumabng, dan sebagainya. Jika Anda rincikan satu persatu, bisa diprediksi biaya yang dikeluarkan amatlah besar.

Salah satu mensiasatinya adalah dengan memiliki asuransi kesehatan yang memberikan manfaat untuk kesehatan gigi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir berapa besaran biaya untuk sekali perawatan gigi karena sudah ada asuransi yang menjaminnya.

Jenis-Jenis Behel Gigi

Jenis-Jenis Behel Gigi

Ketika Anda mendatangi ortodontik (dokter gigi), ada banyak pilihan kawat gigi yang akan mereka tawarkan. Memilih jenis kawat gigi yang tepat untuk Anda dan kebutuhan ortodontik Anda tidaklah sulit. Konsultasikan dengan dokter untuk mencari tahu jenis behel gigi apa yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan membantu membuat gigi lebih ideal.

Dari semua jenis kawat gigi yang dapat Anda pilih, pasti ada beberapa yang lebih cocok untuk berbagai jenis kondisi ortodontik daripada yang lain. Berikut adalah lima jenis kawat gigi yang paling umum:

Kawat Gigi Logam

Sering juga disebut kawat gigi tradisional yang memiliki dua komponen dasar. Ini adalah braket logam yang diaplikasikan pada gigi dan kawat logam yang dapat ditekuk yang dijalin melalui braket untuk memberikan tekanan pada gigi dan pada akhirnya memindahkannya. Ini adalah jenis kawat gigi yang populer dikalangan rejama karena haganya paling murah.

Dulu kawat gigi logam sangat terlihat dan bisa mengganggu tampilan gigi karena ukurannya yang besar. Namun kini kawat gigi logam sudah jauh lebih kecil dan kurang terlihat daripada sebelumnya. Teknologi baru juga telah menciptakan kabel yang menggerakkan gigi lebih cepat dan dengan lebih sedikit rasa sakit. Selain itu warna kawat juga kini lebih beragam, bahkan terdapat warna-warna terang khas remaja.

behel gigi keramik

Kawat Gigi Keramik

Kawat gigi keramik biasanya menjadi alternatif bagi mereka yang tidak menyukai behel gigi berbahan logam. Alasannya karena warna kawat keramik ini terbuat dari bahan keramik yang warnanya sama dan memiliki tekstur yang sama dengan gigi.Tidak heran jika harga kawat gigi berbahan kemarik ini lebih mahal dibanding jenis tradisional.

Kelemahannya adalah kawat gigi yang satu ini lebih mudah ternoda jika pasien tidak rajin membersihkan dan merawat gigi. Selain itu banyak dari pasien yang menggunakan jenis kawat keramik ini mengaku tidak nyaman.

Baca juga: Manfaat Vitamin C untuk Menjaga Imunitas Tubuh

Kawat Gigi Lingual

Pada dasarnya sama persis dengan kawat gigi logam, namun letaknya di bagian dalam gigitan, bukan di luar, kawat gigi lingual memberikan sejumlah manfaat.Salah satu keunggulan dari kawat gigi lingual adalah tidak terlihat dari luar mulut. Sehingga gigi tetap nampak indah. Selain itu kawat gigi jenis ini lebih nyaman digunakan dan tidak menimbulkan nyeri tiap kali kita mengunyah makanan.

Namun juga menghadirkan implikasi negatif, pasalnya behel gigi jenis ini sangat sulit diberishkan. Kawat gigi lingual juga bukan pilihan yang baik bagi mereka yang memiliki kondisi ortodontik parah yang membutuhkan perawatan luas. Dan karena membutuhkan waktu lebih lama dan seringkali lebih mahal daripada kawat gigi tradisional, sebagian besar pasien tidak memilih jenis perawatan ini.

Kawat Gigi Self-Ligating

Mirip dengan kawat gigi logam dan keramik tradisional, kawat gigi self-ligating memanfaatkan braket dan sistem kawat. Ini mungkin jenis kawat gigi yang digunakan sebagian besar dokter gigi saat ini. Jenis kawat gigi ini menggunakan braket dengan klip atau pintu yang berpegang pada kawat, bukan sistem karet gelang.

behel gigi Invisalign

Invisalign

Invisalign adalah sistem yang paling umum dan paling efektif dari “kawat gigi” aligner tak terlihat. Namun tidak ideal untuk semua jenis pasien. Salah satu keunggulan dari behel gigi jenis ini adalah tidak mudah kotor. Kawat ini tidak terlihat dan jauh lebih nyaman daripada kawat gigi logam.

Invisalign biasanya lebih mahal daripada kawat gigi tradisional, dan sistemnya belum memiliki solusi untuk kondisi ortodontik yang sangat parah. Namun, sangat pas bagi mereka yang menginginkan perawatan yang lebih fleksibel untuk masalah perataan gigi standar.

Biaya Pemasangan Behel Gigi

Seperti halnya biaya pengobatan untuk masalah kesehatan lain, biaya pemasangan behel gigi juga bervariatif, tergantung pada jenis behel yang dipilih, teknik pemasangan kawat gigi dan kebijakan rumah sakit. Namun umumnya rumah sakit swasta di Indonesia memberikan harga pemasangan kawat gigi mulai dari Rp6-15 juta.

Jika budget Anda terbatas, Anda bisa memilih jenis behel konvensional. Pasalnya jenis kawat gigi yang satu ini selalu dibanderol paling murah, yakni sekitar Rp3-12 jutaan. Nah, kalau budget Anda sedang-sedang saja, pilihan terbaik adalah behel keramik yang biasanya ditawarkan sekitar Rp8-15 jutaan.

Baca juga: Kisaran Biaya Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Sementara untuk Anda yang sedikit memiliki kocek tebal bisa memilih jenis behel transparan yang dapat di pasang-lepas, harganya mulai dari Rp13-21 juta. Untuk behel dengan kualitas lebih baik rumah sakit di Indonesia juga menawarkan jenis kawat Self-ligating brace (damon) yang dapat membuat gigi Anda rapi lebih cepat.  Harganya sekitar Rp10-30 jutaan.

Terakhir ada behel lingual yang menjadi harga kawat gigi paling mahal, harganya berada dikisaran Rp20-75 jutaan. Harganya begitu tinggi karena efek yang dihasilkannya. Yakni peletakkan kawat dan bracket yang berada di belakang gigi, sehingga Anda merasa seperti tidak sedang memakai behel.

Comments are closed.