Berapa Kisaran Biaya Pengobatan Gagal Ginjal?

Asuransi KesehatanHealth

Pengobatan gagal ginjal dilakukan dengan dua metode, yakni cuci darah dan cangkok ginjal. Di Indonesia biaya pengobatan gagal ginjal melalui cuci darah dibanderol mulai dari Rp800 ribu untuk satu kali cuci darah. Rata-rata penderita penyakit ginjal membutukan 2-3 kali cuci darah perminggu.

Gagal ginjal, juga disebut penyakit ginjal tahap akhir (ESRD) adalah tahap terakhir penyakit ginjal kronis. Ketika ginjal Anda gagal, itu berarti mereka telah berhenti bekerja. Dalam kebanyakan kasus, gagal ginjal disebabkan oleh masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

Gagal ginjal umumnya ditandai dengan penurunan volume urin, retensi cairan, pembengkakan di pergelangan kaki, sesak napas, mudah lelahan, kebingungan atau sulit berkonsentasi, mual, lemah, detak jantung tidak teratur, nyeri dada, kulit kering atau gatal, nafsu makan menurun, dan kejang atau koma pada kasus yang parah.

Baca juga: Apa itu Asuransi Penyakit Kritis dan Bagaimana Cara Klaimnya?

Gagal ginjal masuk dalam kategori penyakit kronis yang sulit disembuhkan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk Anda memiliki asuransi Kesehatan penyakit kritis yang memberikan satunan sehingga bisa meminimalisirkan beban finansial yang Anda tanggung.

Penyebab Gagal Ginjal

Penyebab Gagal Ginjal

Penyebab gagal ginjal yang paling umum adalah diabetes dan tekanan darah tinggi. Namun, kadang-kadang, gagal ginjal terjadi dengan cepat karena penyebab yang tidak terduga. Tiba-tiba ginjal kehilangan fungsi dalam beberapa jam atau hari. Jika hal ini terjadi, maka disebut gagal ginjal akut (atau cedera ginjal akut). Jenis gagal ginjal ini seringkali bersifat sementara. Penyebab umum gagal ginjal akut meliputi sebagai berikut.

  • Penyakit ginjal autoimun
  • Obat-obatan tertentu
  • Dehidrasi parah
  • Obstruksi saluran kemih
  • Penyakit sistemik yang tidak terkontrol seperti penyakit jantung atau hati

Gagal ginjal biasanya tidak terjadi dalam semalam. Penyakit ginjal kronis mengacu pada sekelompok kondisi kesehatan yang mempengaruhi fungsi ginjal seiringnya waktu. Jika tidak diobati, penyakit ginjal kronis dapat menyebabkan gagal ginjal. Penyebab terbesar gagal ginjal dari penyakit ginjal kronis adalah sebagai berikut.

Biaya Pengobatan Gagal Ginjal

Diabetes

Diabetes yang tidak terkelola dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol. Gula darah yang tinggi secara konsisten dapat merusak organ tubuh, termasuk ginjal.

Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi (hipertensi) berarti darah mengalir melalui pembuluh darah tubuh dengan kekuatan yang meningkat. Seiringnya waktu, kadar tekanan darah tinggi yang tidak diobati dapat merusak jaringan ginjal.

Penyebab lain penyakit ginjal kronis meliputi:

  • Penyakit ginjal polikistik, suatu kondisi turun temurun di mana kista (kantung berisi cairan) tumbuh di dalam ginjal Anda.
  • Penyakit glomerulus, seperti glomerulonefritis, yang mempengaruhi seberapa baik ginjal dapat menyaring limbah.
  • Lupus dan penyakit autoimun lainnya yang dapat memengaruhi banyak sistem tubuh.

Baca juga: Alur Rekam Medis Rawat Jalan dan Inap di Rumah Sakit

Biaya Pengobatan Gagal Ginjal

Biaya Pengobatan Gagal Ginjal

Pengobatan gagal ginjal hanya dapat dilakukan dalam dua cara, yakni cangkok dan cuci darah. Biaya pengobatan gagal ginjal dengan metode cuci darah dapat berbeda antara satu rumah sakit dengan rumah sakit lain. Namun, rata-rata rumah sakit swasta di Indonesia memberikan biaya cuci darah mulai darai Rp800 ribu persatu kali cuci darah.

Di beberapa rumah sakit, bahkan harganya persatu kali cuci darah bisa menembus dua kali lipatnya. Selain itu biaya pengobatan gagal ginjal bukan hanya cuci darah, tapi ada juga biaya pra cuci darah dan pre cuci darah yang tidak sedikit. Jadi siapkanlah biaya paling tidak 30% lebih banyak dari biaya pengobatan gagal ginjal dengan cuci darah yang telah ditetapkan pihak rumah sakit.

Sementara kuantitas cuci darah itu sendiri bergantung pada kondisi pasien. Jika masih tergolong gagal ginjal akut biasanya cuci darah hanya dilakukan sementara waktu. Sementara untuk gagal ginjal kronis proses cuci darah harus dilakukan selamanya, kecuali Anda melakukan cangkok ginjal. Durasi proses cuci darah itu sendiri memakan waktu cukup lama, yakni 2-5 jam dan dilakukan 2-3 kali dalam seminggu. Selama proses cuci darah Anda diperkenankan melakukan kegiatan santai lain, seperti mendengarkan musik, menonton film atau membaca.

Baca juga: Punya Asuransi Kesehatan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

Proses cuci darah tidak menyakitkan, tapi setelah pencucian berakhir ada beberapa efek samping yang akan Anda rasakan, seperti kram perut, mual bahkan muntah. Jadi persiapkan mental Anda jika ingin melaksankan program cuci darah. Serta jangan lupa ketersediaan dana yang mencukupi agar bisa memperoleh tindakan medis yang maksimal.

Comments are closed.