Berniat Jual Kue Lebaran? Ini Tips dan Peluangnya!

Asuransi KesehatanEntrepreneurship

Jual kue lebaran memang banyak peminat, tapi sekaligus ramai pesaing. Inovasi produk dan visual packaging yang menarik bisa jadi pembeda yang membuat produk Anda lebih populer.

Bisnis kuliner di Indonesia adalah usaha yang tidak pernah mati dan sangat menjanjikan. Inovasi juga terus digalakkan Industri kuliner baik dalam soal bentuk maupun rasa. Salah satu kuliner yang terus mengalami inovasi adalah kue kering yang marak dipasarkan saat bulan Ramadan. Ya, jual kue lebaran bisa mendatangkan untung besar karena setiap Idul Fitri makanan ini wajib ada diatas meja.

Tradisi menyantap kue kering saat lebaran sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam. Berbagai kue lebaran seperti kue keju, lidah kucing, dan nastar jadi primadona kala lebaran tiba. Sebenarnya pembuatan kue-kue ini cukup mudah, tapi banyak orang tidak sempat membuatnya sendiri di rumah. Celah inilah yang harus kita manfaatkan sebagai bisnis.

Terkadang, masih banyak masyarakat yang belum siap jika bisnisnya berkembang cukup pesat atau banyaknya orderan yang datang. Selain kaget, kesehatan fisik juga belum siap sehingga kadang kala Anda merasa kelelahan dan jatuh sakit.

Baca juga: Simak Langkah Memulai Pola Hidup Sehat Sejak Dini!

Tentu sebagai pembisnis, hal ini juga perlu Anda perhatikan. Jangan sampai bisnis sedang berkembang, tapi Anda tidak bisa mengelolanya dengan baik. Salah satu cara tepat yang bisa Anda lakukan adalah melindunginya dengan asuransi kesehatan. Asuransi ini memiliki manfaat yang banyak untuk kehidupan Anda. Selain memberikan perlindungan finansial jika Anda sakit, ada juga manfaat lainnya yang bisa Anda dapatkan, seperti perlindungan gigi, vaksin, dan lainnya.

Tip Jual Kue Lebaran di Bulan Ramadan

Peluang  bisnis kue lebaran adalah adalah usaha yang tak pernah sepi. Sebab kue kering selalu jadi sajian utama di berbagai parayaan hari besar, seperti lebaran dan natal. Namun, karena pesaing dalam industri kuliner yang satu ini juga tidak sedikit, maka kita harus harus memiliki teknik sendiri agar bisnis kuliner yang satu ini sukses dipasaran. Bagi Anda pemula yang baru terjun ke bisnis ini, berikut ini tip yang bisa Anda lakukan.

Pemilihan Jenis Kue yang Dijual

Jenis Kue kering yang Dijual

Dari sekian banyak kue kering yang jadi favorit masyarakat Indonesia, Anda harus pilih beberapa diantaranya untuk dijual. Kecuali memiliki modal besar, kita bisa memproduksi semua jenis kue kering yang diminati pasar. Beberapa kue kering yang sering jadi incaran untuk lebaran adalah biji ketapang, nastar, putri salju, pastel kering isi abon, lidah kucing, semprit, hingga kastengel.

Produksi Sendiri atau Jadi Reseller

Ada yang memang dilahirkan dengan bakat memasak sehingga apapun yang ia buat selalu nikmat di lidah. Namunm adapula yang memang tidak dianugerahi dengan kelebihan satu ini. Jika sudah berkali-kali mencoba membuat kue kering sendiri, tapi selalu gagal, pilih opsi lain untuk tetap bisa menjalankan bisnis kue kering ini, yaitu menjadi reseller.

Hanya saja Anda harus pastikan reseller tersebut benar-benar memiliki produk kue kering yang enak dan terjamin kualitasnya. Jangan sampai merekomendasikan produk dengan harga di atas rata-rata, tapi sebenarnya kualitas bahannya standar saja.

Baca juga: 7 Ide Bisnis yang Cocok di Bulan Puasa

Produksi Kue Kering yang Otentik

Nah jika kebetulan percobaan Anda berhasil dan ternyata kue yang dibuat enak, saatnya untuk mencoba ke step selanjutnya, yaitu inovasi supaya produk Anda berbeda dari yang lainnya, contohnya memiliki ciri khas yang otentik. Anda bisa melakukan inovasi dengan membuat bentuk kue yang berbeda dari biasanya atau rasa yang baru dan asing, tapi tetap bersahabat dengan lidah Indonesia.

Buat isian-isian tradisional menjadi lebih moderen, misalnya nastar yang biasa diisi dengan selai nanas bisa kita modifikasi dengan berbagai isian yang disenangi para remaja, seperti keju, nutella dan blueberry. Ingat ya tes rasa dulu sebelum di pasarkan.

Jaga Kualitas Bahan

Jaga Kualitas Bahan

Saat memutuskan untuk membuat sendiri kue lebaran, pastikan hanya menggunakan bahan berkualitas. Dari mulai mentega, tepung terigu, telur, dan lainnya. Pilih produk terbaik di kelasnya dengan masa expired panjang. Jangan membeli bahan murah, tapi sudah mendekat masa expired atau malah sudah kadaluarsa. Sebab kue kering dengan bahan kurang baik cenderung membuat rasanya kurang enak dan tidak renyah. Selain itu bahan yang kurang berkualitas lebih cepat membuat kue memasuki kadaluarsa dan mengeras. Jangan pelit untuk menciptakan kue enak dari bahan berkualitas, karena rasa yang enak akan membuat pelanggan kembali membeli.

Packaging yang Menarik

Packaging yang Menarik

Bukan hanya soal rasa, hal yang menjadi daya tarik sebuah kue kering adalah kemasan luarnya. Karena fungsi lain dari kue kering saat lebaran selain untuk dikonsumsi memang untuk dipamerkan. Anda bisa membuat desain yang berbeda dengan memilih wadah dari bahan kaca dan label unik dengan motif-motif tertentu. Ini menjadi nilai tambah tersendiri karena kue kering dengan packaging cantik sering dicari untuk dijadikan parsel. Packaging kue lebaran umumnya terbuat dari tempat berbahan plastic dengan 500 gram. Namun, untuk hasil yang berbeda Anda bisa berinovasi dengan bahan lain dengan isiian lebih banyak, misalnya 750 gram.

Targetkan Pasar

Meskipun bisnis kuliner sebenarnya dapat menjaring pangsa pasar yang luas. Namun, penting untuk kita mengetahui target pasti pasar yang dibidik. Misalnya, jika menargetkan para pekerja muda tentunya harga yang ditawarkan tidak bisa terlalu tinggi. Riset harga ini penting agar produknya tidak dianggap kemahalan atau kemurahan. Selain itu anak muda paling menyukai tampilan unik dari bungkus kue, jadi sisi visual ini juga menjadi hal paling penting kalau target pasar Anda adalah kalangan muda. Jangan ragu menggunakan jasa desain grafis untuk membuat visual yang menarik.

Pasarkan dengan Strategi Efektif

Era yang serba digital ini, berdagang tidak harus selalu memiliki toko atau tempat secara fisik. Anda bisa memanfaatkan medium internet untuk menjual kue kering tersebut. Ada banyak cara memasarkan kue kering lebaran, bisa dari mulut ke mulut (word of mouth), melalui e-commerce, atau sosial media. Sebagai penjual pemula upayakan untuk memilih medium penjualan paling murah, tapi dengan kreatif konten penjualan yang menarik. Selain itu, Anda bisa meminta teman-teman dekat dengan follow instagram lumayan banyak untuk me-review kue lebaran buatan Anda.

Baca juga: Aturan Mudik Lebaran 2020 Saat Pandemi Corona Virus

Bisnis kue kering memang bersifat musiman, hanya seperti perayaan Imlek, Lebaran, dan Natal. Karena itulah Anda harus memaksimalkan waktu yang terbatas tersebut untuk meraup untung sebanyak-banyaknya. Tingkatkan terus kualitas produk dan lahirkan varian-varian baru maka bisnis kue kering Anda bisa terus berkembang.

Comments are closed.