Pengetahuan Seputar Soft Skill dan Hard Skill

Asuransi KesehatanLifestyle & Leisure

Soft skill adalah kemampuan seseorang untuk beradaptasi dan berkembang di tempat baru tanpa menimbulkan konflik.

Saat melamar pekerjaan, hal utama yang kita tonjolkan di dalam CV, yaitu gelar Pendidikan dan kemampuan akademik yang dibuktikan dengan ijazah atau sertifikat. Ini adalah persyaratan utama bagi beberapa perusahaan dalam menerima karyawan. Faktanya, selain punya standar tersendiri soal kemampuan akademik karyawan, tiap perusahaan juga mencari pelamar yang memiliki soft skill.

Ya, seorang manajer perusahaan akan menilai pelamar dari dua krieteria, yakni hard skill dan soft skill. Hard skill berkaitan dengan kemampuan pelamar secara nyata yang dibuktikan dengan karya atau dokumen yang mengesahkan seseorang memang spesialis dibidangnya. Sementara soft skill tak dapat dibuktikan dengan kasat mata.

Baca juga: 5 Trik Menjawab Soal Kelemahan Diri Saat Wawancara Kerja

Baik itu soft skill ataupun hard skill, Anda diharuskan untuk bekerja secara konsistensi dan fokus. Agar hal-hal itu tetap efisien, kesehatan menjadi kunci utama yang harus Anda jaga. Tidak hanya menjaga makanan dan menjunjung tinggi pola hidup sehat saja, tetapi Anda juga membutuhkan perlindungan finansial untuk hidup yang lebih sejahtera. Asuransi kesehatan bisa menjadi jalan keluar yang bisa Anda pilih. Futuready selaku broker asuransi online menghadirkan beragam produk asuransi kesehatan dari berbagai perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia. Anda bisa langsung mencari, memilih, dan memiliki asuransi yang sesuai dengan kebutuhan.

Apa itu Soft skill?

TheFault123889

Soft skill adalah kemampuan seseorang untuk berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungannya. Soft skill adalah sesuatu yang alami dalam diri dan butuh tempaan yang panjang. Soft skill tidak dapat dipelajari secara formal dan tidak dibuktikan dengan ijazah maupun sertifikat. Soft skill adalah kemampuan kita berkomunikasi dengan orang lain sehingga dapat menciptakan sebuah tim yang solid.

Memang secara umum kemampuan hard skill berada di puncak daftar prioritas setiap manajer perekrutan. Namun, menurut sebuah penelitian oleh Glassdoor menemukan bahwa rata-rata, setiap lowongan pekerjaan perusahaan menarik 250 pelamar, tapi hanya empat hingga enam kandidat yang mendapat panggilan wawancara, serta satu orang terbaiklah yang akan mendapatkan pekerjaan tersebut.

Kemampuan soft skill menjadi salah satu pertimbangan besar yang banyak dicari oleh perusahaan. Pengusaha mencari kandidat dengan etos kerja yang kuat, bekerja secara efektif, efisien, fokus, terorganisir, kompetitif, berdedikasi, memberikan ide, tahu cara bekerja dengan tim, memiliki sikap positif, dan memiliki keterampilan kepemimpinan .

Sebab, di dunia yang kompetitif ini mengharuskan kita untuk menyelesaikan masalah secara kreatif, memberikan ide untuk bisnis yang lebih baik, menghemat waktu, dan menangani konflik sesama rekan kerja.

7 Soft skill yang Wajib Dipunya Millenial

Dunia kerja memang sangat kompetitif. Bukan hanya di tingkat lokal, tapi juga global. Setiap perusahaan menginginkan karyawan dengan soft skill yang bisa jadi pembeda. Apa saja soft skill yang wajib dimiliki kaum millenial masa kini?

Kemampuan Berkomunikasi

Keterampilan komunikasi penting dimiliki untuk mamastikan komunikasi dengan klien, pelanggan, kolega, karyawan, pengusaha, vendor, dan mitra kerja berjalan lancar. Keterampilan komunikasi yang baik merupakan kemampuan untuk tidak hanya berbicara dengan percaya diri, tetapi juga keterampilan presentasi yang baik dan kemampuan untuk mendengarkan dan berempati. Beberapa kemampuan berkomunikasi yang paling dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  • Keahlian berbicara
  • Kemampuan presentasi
  • Keterampilan Negosiasi
  • Keterampilan komunikasi nonverbal
  • Mendengarkan dan berempati
  • Public speaking
  • Komunikasi tertulis

Skill Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah salah satu keterampilan yang paling dicari oleh para pengusaha. Mempekerjakan manajer yang punya jiwa kepemimpinan, mandiri, dapat bekerja dengan tim, dan berupaya membuat tim menjadi yang terhebat.

Baca juga: Jenis Psikotes Perusahaan dan Cara Dapat Nilai yang Baik

Keterampilan kepemimpinan mencakup kemampuan untuk memimpin tim, membuat keputusan, bekerja untuk kepentingan perusahaan, mengesampingkan sudut pandang pribadi, bias, dan konflik. Beberapa kemampuan terkait skill kepemimpinan yang harus dikuasai adalah sebagai berikut:

  • Manajemen Tim
  • Manajemen & Resolusi Konflik
  • Pengambilan Keputusan
  • Penyusunan Strategi Delegasi
  • Menyusun Strategi Motivasi, dll.

Etika Kerja

Ini adalah kategori soft skill yang sangat sulit untuk diajarkan dan bahkan lebih sulit untuk ditunjukkan selama wawancara kerja. Memiliki etos kerja yang kuat berarti orang tersebut mengakui posisinya, memahami tanggung jawabnya, dan melakukan pekerjaan yang diberikan kepadanya dengan jujur, tekun, dan akuntabilitasnya.

Beberapa contoh soft skill yang masuk dalam kategori etika kerja adalah sebagai berikut:

  • Menyelesaikan tugas tepat waktu
  • Ketepatan waktu
  • Menjadi Fokus & Terorganisir
  • Daya saing
  • Ketekunan
  • Kegigihan
  • Etiket Bisnis, dll.

Kerja Tim

kemampuan bekerja sama dengan tim

Setiap pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda dan beberapanya mengharuskan kita untuk terus bekerja serta berkomunikasi dengan anggota tim lainnya. Ini membuat kerja tim menjadi salah satu soft skill paling penting bagi karier dalam riset pasar, manajemen acara, layanan mitra kerja, dll.

Beberapa contoh soft skill yang termasuk dalam kategori kerja tim adalah sebagai berikut:

  • Kolaboratif
  • Berempati
  • Berpengaruh
  • Keterampilan Jaringan
  • Keterampilan sosial
  • Kemampuan interpesonal
  • Pengetahuan tentang bagaimana menghadapi kepribadian yang sulit, dll.

Manajemen Waktu

Di era pekerjaan tanpa batas dan waktu terbatas ini, hamper seluruh perusahaan lebih menyukai karyawan yang bekerja secara efisien dan tahu cara menggunakan waktu dengan bijak. Hampir setiap perusahaan, lebih suka karyawan yang memiliki keterampilan manajemen waktu karena tidak hanya menghemat uang tetapi juga meningkatkan produktivitas organisasi. Beberapa kemampuan soft skill yang terkait manajemen waktu adalah sebagai berikut:

  • Mengerti prioritas
  • Pengaturan & Manajemen Sasaran
  • Perencanaan
  • Kontrol
  • Fokus
  • Delegasi, dll.

Berpikir Kritis

Berpikir Kritis

Berpikir kritis melibatkan pengamatan yang cermat dan analisis informasi objektif untuk membuat penilaian yang masuk akal. Ini melibatkan evaluasi statistik, fakta, fenomena yang dapat diamati, temuan penelitian, dan data terpercaya lainnya untuk menarik kesimpulan yang masuk akal.

Para pencari kerja menyukai kandidat yang dapat mengevaluasi situasi menggunakan pemikiran logis dan menghasilkan solusi terbaik. Banyak pengusaha bahkan meminta kandidat untuk lulus tes berpikir kritis sebelum muncul untuk wawancara.

Beberapa kemampuan terkait berpikir kritis diantaranya:

  • Analitik
  • Penyelesaian masalah
  • Sense artistik
  • Pengamat Kritis
  • Keinginan untuk Belajar
  • Inovator
  • Pemikir Logis
  • Pemikir Kreatif, dll

Kemampuan Beradaptasi

Kantor adalah sebuah tempat yang dihuni berbagai orang dengan agama, kasta, serta berbagai pandangan yang berbeda. Karena itulah berpikir terbuka dan kemampuan beradaptasi menjadi prasyarat soft skill dalam lingkungan kerja serba digital yang berubah dengan cepat ini. Kemampuan beradaptasi adalah tentang merangkul perbedaan dan mengikuti arus. Penting untuk memelihara lingkungan profesional yang sehat dalam organisasi. Beberapa sikap yang mengidentifikasi kemampuan beradaptasi antara lain:

  • Tenang
  • Optimis
  • Berpikiran terbuka
  • Penasaran, dll.

Baca juga: Tips Atur Uang Pekerja Harian Lepas di Tengah Virus Corona

Itulah beberapa soft skill yang harus dimiliki di dunia kerja dengan persaingan global. Tidak hanya mempersiapkan hard skill dan soft skill, untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik kita juga harus mampu mengatur finansial keluarga. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membeli asuransi jiwa. Dengan asuransi jiwa kita sudah belajar menabung, mengamankan masa depan dan menciptakan kehdipan yang lebih baik serta terjamin.

Comments are closed.