Proteksi Jiwa, Perlukah?

Bagaimana caranya agar kehilangan anggota keluarga tidak membawa masalah bagi mereka yang ditinggalkan?

Asuransi

Satu kali dua orang perempuan membicarakan suami temannya yang meninggal dunia. Yang diperbincangkan bukan penyebab kematiannya, tapi nasib temannya yang menjadi orang tua tunggal dan harus menghidupi anaknya. Mereka merasa kasihan karena sahabatnya itu seorang ibu rumah tangga.

Kisah ini mengingatkan kita pentingnya proteksi jiwa. Proteksi jiwa adalah program asuransi yang memberikan perlindungan terhadap risiko pada jiwa seseorang yang menjadi tertanggung. Manfaatnya adalah jaminan kepastian terhadap tertanggung dan keluarga dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.

Ligwina Hananto, perencana keuangan independen dari QM Financial, sebagaimana dilansir Readerdigest Indonesia, menyarankan kepada orang yang punya tanggungan untuk memilih proteksi jiwa dalam bentuk asuransi murni.

Jika Anda berpenghasilan tetap dan bertanggung jawab terhadap hidup pasangan dan anak yang tak mempunyai penghasilan lain, pilihlah asuransi yang tepat. Tentukan jumlah Uang Pertanggungan (UP) yang memenuhi kebutuhan dan gaya hidup keluarga dalam kurun waktu, misalnya 20 bulan setelah Anda meninggal.

Dalam kurun waktu itu, keluarga diharapkan mampu mencari penghasilan lain untuk hidup selanjutnya. Premi asuransi term life ini cukup rendah. Misalnya, untuk laki-laki berusia di bawah 30 dan UP satu milyar rupiah, premi asuransinya di bawah tiga juta rupiah per tahun,Êjelas Ligwina.

Jadi, sebaiknya Anda tidak mengandalkan asuransi jiwa yang disediakan perusahaan. Apabila Anda punya tanggungan, sudah saatnya memiliki asuransi jiwa. Cek nilai pertanggungan Anda dengan kalkulator ini!

Leave a Reply