Simulasi Perhitungan dan Biaya Asuransi Mobil di Futuready

Asuransi


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/frwwwartikel/public_html/wp-includes/functions.php on line 3896
Masyarakat kini sudah mulai sadar menggunakan asuransi mobil. Untuk itu, diperlukan simulasi perhitungan asuransi mobil berdasarkan merek dan tahun.
Meski sudah ada ketetapan resmi, besaran premi masing-masing orang biasanya berbeda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh merek dan tahun pembuatan mobil. Misalnya saja, asuransi mobil jenis sedan dan jenis truk pasti akan berbeda. Begitu pun dengan usia mobil. Semakin tua usia kendaraan maka harga preminya akan semakin mahal. Hal itu disebabkan karena semakin tua, mobil semakin rentan mengalami kerusakan.
Bukan hanya oleh merek dan usia, perbandingan asuransi mobil berdasarkan merek dan tahun juga disebakan oleh jenis asuransi mobil yang dipilih. Asuransi mobil memiliki dua jenis, yang pertama adalah All Risk dan yang kedua adalah Total Loss Only (TLO). Kedua jenis asuransi sama-sama bertujuan untuk melindungi mobil Anda dari kerugian dengan cakupan perlindungan yang berbeda satu sama lain. Jika Anda masih ragu dengan biaya premi yang harus dibayarkan, Anda bisa melakukan simulasi perbandingan asuransi mobil mudah seperti berikut:

Asuransi Mobil TLO

Asuransi TLO akan memberikan ganti rugi apabila mobil mengalami kerusakan di atas 75 persen atau kerusakan parah yang sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Cara menghitung perbandingan asuransi mobil  untuk premi asuransi mobil TLO tidak terlalu sulit. Sebagai contohnya jika Anda membeli mobil Toyota Yaris seharga Rp200 juta, maka premi asuransi yang telah ditetapkan sekitar 0.44 sampai 0.53 persen. Pihak asuransi dapat menentukan jumlah premi yang harus dan berdasarkan perhitungan mereka, premi yang diberikan sebesar 0.50 persen. Maka perhitungan premi yang harus dibayarkan:
0.50% x Rp200 juta = Rp1 juta
Jika pada suatu saat mobil Anda mengalami kecelakaan dan perusahaan asuransi menghitung kerusakan mobil itu lebih dari 75 persen, maka Anda akan mendapat ganti rugi sesuai harga pasar mobil tersebut. Misalnya saja, di saat itu harga pasar Toyota Yaris seharga Rp185 juta, maka Anda pun menerima kompensasi senilai nominal tersebut.

Asuransi All Risk

Asuransi mobil all risk melindungi kendaraan Anda dengan cakupan yang lebih luas. Berbeda dengan asuransi TLO yang baru memberikan biaya perlindungan saat kerusakan di atas 75 persen, dengan asuransi all risk, mobil yang terkena lecet pun bisa mendapatkan ganti rugi. Hal ini membuat premi asuransi mobil all risk lebih tinggi daripada asuransi TLO. Perusahaan asuransi akan mengenakan jumlah premi tambahan terutama apabila usia mobil Anda lebih dari lima tahun, minimal sebesar lima persen. Sebagai contohnya perhitungannya, Anda membeli mobil Toyota Kijang Innova seharga Rp200 juta yang sudah berusia 5,5 tahun. Kemudian, pihak asuransi akan menetapkan premi asuransi sebesar lima persen. Maka perhitungan premi yang harus dibayarkan:
5% x Rp200 juta = Rp10 juta
Memang terkesan sangat mahal tapi perhitungan tersebut juga didasarkan karena usia mobil yang sudah lebih dari 5 tahun. Lagipula, uang per tanggung jawaban untuk all risk terbilang luas. Kendaraan Anda terlindung dari kecelakaan, sabotase, hingga banjir.

Asuransi Mobil LCGC Lebih Mahal

Saat ini cukup marak keberadaan mobil Low Cost Green Car (LCGC) yang harganya terbilang murah. Tapi di luar dugaan, premi asuransinya cukup mahal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan jika mobil jenis ini termasuk dalam data klaim tinggi. Angka premi yang ditetapkan dapat mencapai 4,5 persen per tahun dari harga mobil. Misalnya saja Anda membeli mobil Datsun Go Panca seharga Rp90 juta, maka inilah perhitungan preminya:

4,5% x Rp90 juta = Rp4.050.000,-

Mengapa mobil murah ini justru punya premi yang cukup mahal? Menurut pihak asuransi, suku cadang mobil LCGC lebih mahal dan harganya bisa setimpal dengan harga mobil keseluruhan. Tak hanya itu, mobil jenis ini juga dinilai rawan pencurian dan kecelakaan.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Tip Menentukan Rencana Keuangan Beli Mobil

Saat ini, memiliki kendaraan sendiri yaitu mobil menjadi alasan agar seseorang memiliki sarana penunjang untuk aktivitas sehari-hari. Walaupun, kita juga mengetahui sendiri kalau harga mobil tidaklah murah dan terhitung mahal. Belum lagi, harga mobil yang selalu turun setiap tahunnya. Itu semua hal-hal yang perlu Anda pikirkan, sebelum Anda beli mobil.

Untuk itu Anda harus memiliki rencana keuangan beli mobil yang matang dan tepat, agar jangan sampai memiliki kondisi keuangan yang buruk.

Berikut berbagai cara untuk rencana keuangan beli mobil

Uang Muka

Jika Anda ingin beli mobil secara kredit, tapi belum memiliki uang untuk membayar uang muka. Sebaiknya jangan memaksakan diri dengan meminjam ke bank. Meminjam uang untuk membayar cicilan mobil bisa menyulitkan Anda, karena akan ada dua cicilan tanggungan yang wajib diselesaikan. Pertama untuk membayar cicilan mobil, Kedua untuk membayar cicilan utang uang muka mobil. Ada baiknya untuk membayar uang muka mobil dari penghasilan bulanan yang telah Anda sisihkan.

Jangka Waktu Pinjaman

Ketika menentukan jumlah cicilan kredit yang telah ditetapkan oleh bunga dari waktu periode kredit, cari jangka waktu pinjaman yang tidak melebihi usia ekonomis mobil tersebut. Biasanya usia mobil setelah 5 tahun, banyak dilakukan perbaikan.

Lembaga Pembiayaan

Dalam mencari lembaga pembiayan untuk pembiayaan, yang memberikan bunga yang lebih rendah dengan kriteria dan sistem yang lebih ketat. Sebaiknya coba ke bank, karena bank akan bisa berkompromi jika Anda mengalami kesulitan dalam membayar cicilan. Jika hal ini terjadi, pihak bank akan melakukan penjadwalan untuk restrukturisasi kredit.

Harga Mobil Selalu Turun

Tentunya hal ini sudah Anda ketahui sebelum beli mobil. Harga mobil akan selalu turun setiap tahunnya sekitar 10 persen dari harga beli. Tapi tidak semua mobil akan mengalami jumlah penurunan yang sama secara persentase. Jika mobil yang Anda beli termasuk mobil laris di pasaran, maka penurunan harga akan semakin kecil. Umumnya orang mencari mobil yang irit, perfomanya bagus, dan minim biaya perawatan. Hal ini, yang harus Anda pertimbangkan saat merencanakan keuangan untuk beli mobil.

Comments are closed.