Mengungkap Trik Restoran All You Can Eat, Anda Harus Tahu!

Berita

Restoran all you can eat tentu memiliki triknya sendiri dalam menyiasati porsi makan pelanggannya, ingin tahu cara maksimal makan di restoran berkonsep ini?

Tak asing lagi bagi Anda yang hobi makan di restoran, beberapa restoran kini menyajikan cara makan dengan istilah all you can eat. biasanya konsep ini diterapkan pada restoran yang mengusung shabu-shabu atau yakiniku ala Jepang yang menjadi menu makanannya.

Harga yang dipatok memang terbilang mahal, umumnya mulai dari Rp99.000 – Rp500.000. Namun, dengan membayar harga tersebut, pengunjung bisa makan apapun yang sudah disediakan di buffet. Mulai dari appetizer, lauk-pauk, sayuran, dessert, hingga minuman. Daging-dagingan untuk dibakar atau rebus pun bebas untuk terus di-refill sampai waktu makan dinyatakan selesai. Jadi bila dihitung-hitung, jatuhnya lebih murah.

Trik Restoran All You Can Eat dalam Mencari Keuntungan

Anda mungkin penasaran, dengan mengusung sistem makan all you can eat seperti itu, lantas dari mana untung yang didapat restoran? Mungkin selama ini kita tidak sadarjika pihak restoran sebenarnya punya trik dan siasat, berikut 6 hal di antaranya:

Ada Batas Waktu Makan

Seperti yang tadi dikatakan, restoran yang juga dikenal sebagai AYCE (All you can eat) umumnya selalu memberi batas waktu makan untuk setiap pengunjung. Waktu makan tersebut antara 90 menit sampai 120 menit, tergantung tingkat kerumitan cara menyantap makanan itu sendiri. Semisal yakiniku yang harus melewati proses masak dengan memanggang, tentu waktu makannya bisa lebih dari 100 menit. Waktu makan ini diberlakukan guna membatasi pengunjung dari kemungkinan makan berlebih. Selain itu, agar pengunjung lain tidak mengantri terlalu lama juga, dengan begitu pergantian customer jadi lebih cepat.

Baca juga: Cicipi 5 Restoran All You Can Eat di Singapura Ini!

Godaan Side Dish, Sayuran, dan Makanan Manis

makan all you can eat

Demi menambah keuntungan, pihak restoran memiliki siasat yang mungkin selama ini tak kita sadari.  Pertama, menu daging-dagingan cukup lama dikeluarkan. Hal tersebut membuat pengunjung mau tak mau terlebih dulu menyantap side dish tinggi karbo, seperti kentang goreng atau chicken karage untuk ‘mengganjal perut’. Belum lagi godaan dari sayuran segar, makanan manis, dan sup yang juga menggiurkan lidah. Pada akhirnya makanan-makanan itu malah bikin kenyang duluan. Jadilah saat menyantap daging, kita enggan memesannya kembali dalam jumlah banyak.

Peralatan Makan Kecil

Jika diperhatikan, restoran AYCE juga hampir tidak pernah menyediakan cutleries atau peralatan makanan seperti piring dan mangkuk berukuran besar. Sebagai gantinya, pihak restoran menyediakan piring berukuran kecil atau paling tidak ukurannya setengah dari piring normal. Tanpa disadari sadari, siasat yang satu ini cukup menguji psikologis pengunjung. Melansir artikel Psychology Today‘How All-You-Can-Eat Buffets Use Psychology to Make Money’ (6/10/2015), menggunakan peralatan makanan yang lebih kecil akan mempengaruhi porsi makan. Kita akan tersugesti telah makan banyak. Padahal sebenarnya tidak banyak, tapi karena piring yang digunakan memang kecil.

Kemampuan Makan Terbatas

Pengunjung yang datang ke restoran bertipe ini, tentunya sudah berniat untuk makan banyak. Bahkan tak ragu mengosongkan perut terlebih dulu, agar tidak rugi sudah mengeluarkan ratusan ribu untuk ‘mukbang’. Namun perlu diingat kembali, setiap orang tetap memiliki batasan daya tampung. Kapasitas makan setiap jenis kelamin berbeda. Seorang laki-laki mampu memakan 6 buah donat dalam sekali makan. Hal tersebut berbeda dengan perempuan yang hanya bisa menyantap 2–3  potong donat saja. Nah, restoran dengan konsep ini menggambil rata–rata potensi makan pengunjung dengan mematok kapasitas tersebut.

Charge Makanan yang Bersisa

Menyantap sajian sepuasnya memang suka bikin kalap. Terkadang karena merasa service harus sebanding dengan harga, pengunjung pun mengambil banyak makanan di buffet, sekaligus memesan daging berkali-kali. Mengingat kapasitas lambung juga punya batasan, ujung-ujungnya makanan ini tak habis. Di sini, pihak restoran membuat peraturan berupa charge atau biaya tambahan atas ‘pelanggaran’ tersebut. Ketika sudah billingwaiter yang bertugas akan mengecek kembali meja kita. Jika makanan tampak bersisa cukup banyak, pelanggan akan dikenai charge sebesar Rp50.000 – Rp100.000.

Baca juga: Restoran Makanan Halal di Jepang untuk Wisatawan Muslim

Harga Makan Anak Kecil dan Lansia Dibedakan

Anak-anak dan lansia  biasanya mendapat diskon 40% ketika makan di restoran AYCE. Lalu, apakah kebijakan ini membuat restoran jadi rugi? Justru tidak. Dengan potongan harga ini, tentunya akan semakin menarik pengunjung untuk makan di restoran tersebut. Anak-anak memiliki kapasitas makan yang terbatas. Sementara para lansia tentunya menghindari makanan yang berlemak atau tinggi kolesterol. Mereka akan lebih memilih makanan sehat seperti buah dan sayur. Restoran untung karena buah dan sayur harganya lebih murah daripada daging-dagingan.

Selain karena trik dan siasat di atas, segmentasi restoran ini juga ditujukan untuk masyarakat kelas menengah yang tidak terlalu mempersoalkan harga. Mereka cenderung lebih mengedepankan selera dan kenyamanan hingga gengsi. Kondisi inilah yang membuat restoran seperti ini mampu bertahan, bahkan meraup untung banyak.

Cara Tepat Makan di Restoran AYCE

Jika Anda doyan makan, pilihan pas untuk dimanfaatkan adalah makan buffet sepuasnya. Meski Anda bisa makan sepuas hati dengan modal sekali bayar, tetap harus memperhitungkannya dengan cermat. Pasalnya, modal yang perlu dikeluarkan untuk menikmati semua menu di atas ratusan ribu rupiah.

tip all you can eat

Apalagi, Anda harus menghabiskan semua makanan yang dipesan. Jangan sampai makanan yang dikonsumsi tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Berikut trik yang bisa Anda perhatikan:

Kosongkan Perut Sebelumnya

Trik ini bisa dicoba untuk memberikan banyak ruang di perut. Dengan adanya ruang ini, beberapa menu makanan bisa masuk. Hasilnya, uang yang dikeluarkan sebanding dengan menu yang dinikmati.

Selain itu, gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat. Tujuannya adalah supaya tidak ada sesak di perut ketika menikmati makanan. Jika tidak dilakukan, sudah pasti Anda hanya bisa mengkonsumsi menu dalam porsi kecil saja.

Utamakan Menu yang Paling Mahal

Memprioritaskan menu paling mahal menjadi jaminan tidak mengalami kerugian. Menu mahal setidaknya sebanding dengan biaya pengeluaran. Jadi, Anda tidak lagi merasa jika uang terbuang percuma.

Sebelum memilih menu tersebut, perhatikan peta makanan itu sendiri. Cermati menu makanan yang disajikan, dan perhatikan dimana letaknya. Dengan begitu, Anda tidak akan membuang-buang waktu demi mendapatkan menu tersebut.

Coba Seluruh Menu dengan Porsi Kecil

Satu-satunya cara yang bisa memberikan kepuasan adalah mencicipi seluruh menu makanan. Ibaratnya, Anda mengeluarkan uang ratusan ribu, maka sayang jika hanya bisa digunakan untuk menikmati satu buah makanan saja.

Tidak mau mengalami hal tersebut, cara terbaik adalah memilih beberapa menu. Tapi pastikan untuk mendapatkannya dengan porsi kecil. Dengan porsi kecil ini, Anda bisa menghabiskannya tanpa harus terkena denda dari pemilik restoran.

Batasi Nasi dan Minuman Berkalori

Nasi dan minuman berkalori bisa menyebabkan efek mengenyangkan. Anda akan mudah kenyang meskipun hanya mencicipi dua menu tersebut. Dan sayang sekali jika ini dilakukan. Makanya, batasi makanan tersebut dan pilih menu lain yang dianggap tidak terlalu mengenyangkan.

tip all you can eat

Kemudian, pastikan untuk mendapatkan makanan pencuci mulut. Dengan begitu, Anda telah menikmati menu enak secara menyeluruh dari biaya pengeluaran yang Anda lakukan.

Mengetahui cara-cara di atas, Anda kini sudah paham betul untuk bisa memanfaatkan kesempatan Anda makan di restoran AYCE. Selamat mencoba ya!

Baca juga: Daftar Restoran Berlabel Michelin Star Indonesia

Comments are closed.