Mendukung Generasi Penerus Lewat Beasiswa LPDP

Berita

Siapa yang tak ingin kuliah dengan bebas biaya? Lewat program beasiswa LPDP, biaya kuliah ditanggung oleh negara. Ketertarikan mengenai beasiswa ini tidak dapat dipungkiri. Simak ulasan mengenai Beasiswa LPDP lengkap dengan persyaratannya.

LPDP merupakan singkatan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Lembaga ini bekerja di bawah pengawasan 3 kementrian, yakni Kemenkeu, Kemendikbud, Kemenag. Beasiswa LPDP merupakan sebuah program beasiswa untuk program Magister atau S2, Doktor atau S3. Kedua beasiswa LPDP tersebut berlaku di dalam maupun luar negeri. LPDP memiliki komitmen untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, pemimpin, profesional, saintis, demokratis, teknokrat, dan berkeadilan. Program beasiswa LPDP ini terbagi menjadi 2, yakni Program Beasiswa Pendidikan Indonesia dan Program Pendanaan Riset.

Baca juga: Cara Jitu Dapatkan Beasiswa Kuliah Unggulan

Program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

program Beasiswa LPDP

BPI lebih dikenal di kalangan mahasiswa dengan sebutan beasiswa LPDP, dikarenakan pengelola dari program ini lebih mudah diingat. Ada beberapa macam beasiswa LPDP yang ditawarkan, diantaranya :

Beasiswa Magister dan Doktor dan Syaratnya

Beasiswa  ini merupakan salah satu program beasiswa LPDP yang pembiayaan studi lanjut pada program Magister atau program Doktor akan dibiayai oleh pemerintah Indonesia. Studi lanjut ini berlaku di Perguruan Tinggi dalam negeri maupun luar negeri yang telah bermitra dengan beasiswa LPDP. Calon penerima beasiswa LPDP ini perlu mengetahui bahwa beasiswa dengan program ini difokuskan pada beberapa bidang keilmuan, diantaranya Bidan Teknik, Bidang Sains, Bidang Pertanian, Bidang Kelautan dan Perikanan, Bidang Kedokteran dan kesehatan, Bidang Akuntansi dan Keuangan, Bidang Hukum, Bidang Agama, Bidang Pendidikan, Bidang Sosial, Bidang Ekonomi, Bidang Seni dan Bahasa, Bidang Budaya, dan bidang lainnya.

Untuk mendapatkan beasiswa LPDP program Magister ini ada ketentuan persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya:

  1. Usia Maksimum 35 tahun
  2. Telah menyelesaikan studi program sarjana atau sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri.
  3. Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan yang terdaftar di LPDP.
  4. Jika tidak memiliki LoA Unconditional, pendaftar wajib melampirkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4 serta memiliki bukti resmi penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS atau IELTS dengan ketentuan skor minimal di dalam negeri dan luar negeri yang berbeda. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui PBB. Duplikat ijasah diperlukan sebagai pengganti persyaratan TOEFL yang memiliki masa berlaku 2 tahun sejak diterbitkan.
  5. Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi.
  6. Pendaftar menyanggupi untuk menyelesaikan studi program magister sesuai masa studi yang berlaku paling lama 2 tahun.
  7. Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT
  8. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.

Baca juga: Biaya Kuliah Mahal? Ini Dia 3 Siasat Agar Sukses Mendapatkan Beasiswa!

Sedangkan untuk program Doktor memiliki persyaratan sebagai berikut :

  1. usia maksimum 40 tahun
  2. telah menyelesaikan studi program magister
  3. Mempunyai LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang dituju yang telah terdaftar di list LPDP
  4. Jika tidak ada LoA Unconditional, pendaftar wajib melampirkan IPK minimum 3,25 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan ETS atau IELTS yang masih berlaku dengan skor minimal yang telah ditentukan. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui PBB. Duplikat ijazah diperlukan sebagai pengganti persyaratan TOEFL yang memiliki masa berlaku 2 tahun sejak diterbitkan.
  5. Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 bulan setelah penutupan pendaftaran
  6. Sanggup menyelesaikan studi doktoral sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 4 tahun
  7. Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT
  8. Menulis rencana studi sesuai program studi doktoral pada perguruan tinggi tujuan.

Beasiswa Tesis dan Disertasi dan Syaratnya

Beasiswa LPDP tesis

Program beasiswa LPDP ini merupakan bantuan pembiayaan penelitian bidang unggulan dan prioritas pemerintah pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir berupa tesis ataupun disertasi yang berkontribusi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. Program ini berlaku bagi mahasiswa yang berada di dalam maupun luar negeri. Bagi calon pendaftar, ketahui syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut:

  1. Warga Indonesia yang sedang menyelesaikan Disertasi
  2. Usia maksimum 50 tahun
  3. Berasal dari Perguruan Tinggi dan Program Studi dalam negeri terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau lulusan Perguruan Tinggi kedinasan yang telah diakui oleh pemerintahan Indonesia, Perguruan Tinggi di luar negeri yang berkategori baik sesuai daftar pada Direktorat Jenderal Kelembagaan IPTEK dan Dikti, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau sudah mempunyai kerjasama dengan LPDP.
  4. Telah menyelesaikan semua mata kuliah yang terlampir dalam bentuk transkip nilai dengan indeks IPK dengan nilai konversi sekurang-kurangnya 3,5 pada skala 4. Jika program Doktoral tidak memiliki IPK, sertakan surat keterangan proses report penelitian Disertasi.
  5. Lulus ujian atau seminar proposal
  6. Mendapat rekomendasi dari unsur pimpinan Pascasarjana atau Fakultas
  7. Tidak sedang menerima beasiswa LPDP dan beasiswa lainnya
  8. Menandatangani surat pernyataan.

Beasiswa Afirmasi

Program beasiswa LPDP ini diberikan kepada putra-putri bangsa yang telah mengharumkan nama bangsa melalui berbagai kompetisi di tingkat internasional, dan terkendala secara ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Calon pendaftar berasal dari kelompok masyarakat berprestasi yang berasal dari keluarga tidak mampu, juga lulusan penerima Bidikmisi dengan syarat :

  1. WNI
  2. Telah menyelesaikan studi D4, S1, atau S2 di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi BAN-PT, Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, Perguruan tinggi luar negeri yang terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. 
  3. Tidak sedang menempuh studi degree atau non-degree program magister atau doktoral dalam negeri atau luar negeri.
  4. Bersedia menandatangani surat pernyataan.

Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis

Beasiswa LPDP untuk pendidikan dokter

Beasiswa LPDP ini ditujukan kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program spesialis kedokteran khusus Perguruan Tinggi unggulan dalam negeri dengan persyaratan :

  1. WNI dengan profesi sebagai dokter dan sudah menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dengan melampirkan Surat Tanda Selesai Internsip (STSI);
  2. Telah menyelesaikan studi program Sarjana Kedokteran atau Profesi Kedokteran di perguruan tinggi dalam negeri yang terdaftar di BAN-PT dan perguruan tinggi luar negeri yang terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia;
  3. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku;
  4. Melampirkan surat rekomendasi dari rumah sakit milik pemerintah atau pemerintah daerah yang diprioritaskan di wilayah Daerah Tertinggal, Perbatasan dan kepulauan;
  5. Bersedia mengikuti program pendayagunaan lulusan program dokter spesialis oleh Kementrian Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku;
  6. Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dengan masa berlaku paling lama 6 bulan.
  7. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja;
  8. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum atau tidak sedang bekerja atau dari atasan bagi yang sedang bekerja;
  9. Memiliki dan memilih bidang keilmuan bidang dokter spesialis yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP;
  10. Memilih program studi bidang dokter spesialis dan perguruan Tinggi Tujuan BPIDS;
  11. Bersedia menandatangani surat pernyataan.

Baca juga: Mau Dapat Beasiswa Sekolah Ke Luar Negeri? Ini Dia Caranya

Presidential Scholarship

Program ini merupakan beasiswa LPDP yang bekerjasama dengan pihak Kepresidenan RI untuk menempuh studi pada perguruan tinggi terbaik di dunia dalam rangka yang memiliki tujuan menyiapkan generasi dengan kualitas yang baik. Program ini memiliki persyaratan program magister dengan usia maksimal 35 tahun, dan program doktor 40 tahun, memiliki skor TOEFL IBT minimal 94, ITP minimal 587, atau nilai IELTS minimal 7. Pelamar harus sudah diterima di salah satu perguruan tinggi dari 50 universitas terbaik dunia. Pelamar juga telah mendapatkan rekomendasi tokoh di bidangnya atau pemimpin di unit kerja, kemudian membuat perencanaan karir dan pengabdian pasca studi minimal 10 tahun dan tahapan realisasinya.

 

Comments are closed.