Cara Jitu Mengelola Utang

Utang bukanlah sesuatu yang dilarang atau merugikan, apalagi untuk hal-hal produktif. Ada tips mengatur keuangan yang perlu diketahui, agar utang tidak mengganggu keuangan Anda dan keluarga.

Berita

Dengan pendapatan per kapita per tahun Rp41,8 juta (www.bps.go.id, 5 Februari 2015), bisa dikatakan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kemampuan daya cicil cukup baik. Untuk itu, jika suatu saat mengalami kondisi yang sifatnya darurat, dan belum memiliki dana yang cukup untuk membiayainya, berutang bisa menjadi salah satu alternatif pilihan terakhir. Misalnya, berutang dengan kartu kredit. Tentu, harus diperhitungkan juga kesiapan untuk membayar utang tersebut saat jatuh tempo nanti.

Agar utang tidak menjadi beban pada keuangan keluarga, ada beberapa tips mengatur keuangan yang bisa Anda lakukan. ÊBerikut beberapa hal yang bisa Anda jadikan pertimbangan:Ê Ê

  1. Pikirkan baik-baik keputusan sebelum berutang
    Sebelum mengambil utang, pikirkan masak-masak apakah Anda benar-benar menginginkan sebuah barang atau aset yang dimaksud. Jangan sampai Anda terjebak pada utang yang buruk. Utang buruk menurut perencana keuangan Ahmad Gozali, adalah utang yang dipakai untuk membeli barang konsumsi yang tidak menghasilkan keuntungan (www.ummi-online.com, 13 September 2013).
  2. Memilah utang
    Anda perlu untuk membedakan mana utang yang memiliki bunga tinggi dan utang yang berbunga kecil. Jika terlanjur memiliki utang dengan bunga tinggi, prioritaskan keuangan Anda untuk melunasinya segera.
  3. Manfaatkan utang sebaik-baiknya
    Usahakan saat berutang jangan sampai manfaat dari utang lebih kecil dari biaya utang. ÊÊÊSebagai contoh, jika Anda membeli mobil dengan sistem kredit. Agar memberikan manfaat, Anda bisa menyewakan mobil tersebut. Hasilnya bisa digunakan untuk membayar cicilan beserta biaya utang yang jadi kewajiban Anda.
  4. Jaga rasio utang Anda
    Menurut perencana keuanganLigwina Hananto, rasio mencicil utang sebaiknya di bawah 30% dari penghasilan bulanan. Jumlah ideal tersebut diperlukan agar penghasilan bulanan tidak habis hanya untuk membayar utang (www.marketplus.co.id, 27 Oktober 2014).

Semoga, dengan tips mengatur keuangan tersebut, utang Anda tak lagi jadi beban yang menyusahkan keuangan. Sebarkan artikel ini pada relasi Anda melalui fitur jejaring sosial. Dan, jangan lupa bagikan pengalaman Anda seputar utang melalui kolom di bawah ini.

Leave a Reply