Permudah Proses Wajib Pajak Perusahaan dengan E-nofa

All About MoneyBerita

Tak perlu lagi sibuk antre di KPP, kini pebisnis yang memerlukan NSFP sebagai syarat membuat faktur pajak dapat dengan mudah memanfaatkan e-Nofa.

Seorang pengusaha yang terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) pasti familiar dengan pentingnya Nomor Seri Faktur Pajak. Kini, Anda semakin dimudahkan untuk mendapatkan nomor seri ini sebab Dirjen Pajak telah memiliki sebuah website resmi khusus bagi pengusaha yang ingin mendapatkan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yaitu e-Nofa.

E -Nofa pajak diatur dalam ketetapan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2014 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-24/PJ/2012 tentang Bentuk, Ukuran, Tata Cara Pengisian Keterangan Prosedur Pemberitahuan dalam Rangka Pembuatan, Tata Cara Pembetulan atau Penggantian, dan Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak.

Kini, tak perlu lagi antre mendatangi KPP untuk mendapatkan NSFP, dengan membuka website dan mengikuti tata caranya, Anda dengan mudah akan mendapatkan NSFP. Berikut penjelasan mendalam mengenai website NSFP sebagai pedoman Anda melakukan proses wajib pajak resmi.

Baca juga: Cara Lapor Pajak Online SPT dengan E-Filling

Tentang Aplikasi e-Nofa

berkenalan dengan e-nofa

E-Nofa adalah website permohonan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang dibuat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mempermudah Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam meminta NSFP yang sebelumnya dilakukan secara manual.

Aplikasi ini diluncurkan Dirjen Pajak sejak tahun 2013. Dikenal juga dengan Elektronik Nomor Seri Faktur Pajak, aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengawasan sekaligus mencegah munculnya faktur pajak ilegal. Kasus faktur pajak fiktif menyebabkan negara mengalami kerugian triliunan rupiah tiap tahunnya. Sebab, dulu pengusaha nakal dapat dengan leluasa menomori faktur pajaknya secara tidak resmi.

Kini, dengan adanya sistem faktur pajak berbasis elektronik, Dirjen Pajak dapat memberikan NSFP bagi PKP dengan lebih sistematis dan terawasi. Saat ini, hanya PKP tertib pajak dan telah melakukan registrasi dan verifikasi ulang yang dapat menikmati layanan di website NSFP ini.

Proses permohonan NSFP ini diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER – 24/PH/2012. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa:

  • PKP diwajibkan untuk membuat faktur pajak yang berisi kode dan NSFP. NSFP terdiri dari 16 digit yang dibagi menjadi 2 digit kode transaksi, 1 digit kode status, dan 13 digit nomor faktur yang ditetapkan DJP.
  • NSFP dapat diperoleh sesuai tata cara yang sudah ditetapkan. Misalnya, untuk pembuatan faktur pajak tahun 2016, nomor faktur pajak akan diawali dari 000.16.00000001 dan seterusnya.

Fungsi Aplikasi e-Nofa

Pebisnis yang terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) diwajibkan membuat faktur pajak sebagai bukti bahwa yang bersangkutan melakukan pemotongan pajak secara resmi. Agar dapat membuat faktur pajak, PKP terlebih dahulu harus memiliki Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP)

Dulu, untuk mengajukan permohonan NSFP, PKP harus melalui serangkaian proses pengajuan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Namun, saat ini prosesnya jadi jauh lebih mudah karena Dirjen Pajak telah memiliki aplikasi Nomor Faktur Online yang dapat membantu penerbitan NSFP lebih mudah dan cepat.

Cara Install

berkenalan dengan e-nofa

Aplikasi ini dan e-Faktur milik DJP beroperasi dengan mekanisme client-server. Artinya, salah satu PC berfungsi sebagai server database dan PC lain yang terhubung dengan aplikasi elektronik disambungkan ke PC server databasemelalui jaringan internet yang tersedia.

Aplikasi ini dapat dijalankan di komputer dengan sistem operasi Windows 32 dan 64 bit, Linux 32 dan 64 bit, serta Machintos 64 bit. Untuk spesifikasi teknisnya, komputer harus memiliki processor dual core dengan RAM 3 GB dan kapasitas penyimpanan minimal 50 GB, monitor atau layar VGA dengan resolusi minimal 1024×768 serta dapat terhubung ke jaringan.

Langkah instalasi aplikasi e-Nofa dapat Anda simak di bawah ini:

  • Unduh installer aplikasi yang sesuai dengan spesifikasi komputer.
  • Klik tombol Download. Setelah proses unduh selesai, extract file. Dalam folder extract tersebut Anda akan menemukan beberapa file. Pilih file EtaxInvoice.exe. Sebelumnya pastikan komputer Anda sudah terhubung ke internet sebab aplikasi akan melakukan pembaruan otomatis setelah instalasi.
  • Setelah proses instalasi dan pembaruan lengkap, Anda dapat langsung login di aplikasi, asalkan sertifikat elektronik sudah terpasang di peramban. Jika seluruh prosesnya sudah lengkap, Anda dapat mengajukan permohonan NSFP untuk badan usaha.

Baca juga: Mengenal Lebih Luas Tentang Pajak Progresif

Cara Menggunakan Layanan

Dirjen Pajak menetapkan sejumlah prosedur yang harus ditaati PKP untuk dapat mengajukan permohonan pembuatan NSFP dengan website NSFP ini. Prosedur tersebut meliputi:

Mendaftarkan Badan Usaha sebagai PKP

Untuk dapat memperoleh NSFP, Wajib Pajak harus berstatus sebagai PKP. Lantas, apa yang dimaksud dengan PKP?

PKP merupakan sebutan yang ditujukan bagi pengusaha atau badan usaha yang menjual barang kena pajak atau jasa kena pajak. Singkatnya, barang-barang yang dijual adalah produk maupun jasa yang terkena Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Nah, agar dapat mendaftarkan badan usaha sebagai PKP, tentunya ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Pertama, omzet perusahaan setidaknya harus mencapai Rp4,8 miliar dalam setahun. Kedua, perusahaan harus lulus survei atau verifikasi yang dilakukan petugas KPP. Terakhir, pengusaha wajib menyertakan dokumen yang disyaratkan untuk pengajuan PKP.

Memiliki Sertifikat Elektronik Pajak

Sertifikat elektronik pajak dapat disebut sebagai modal untuk mendapatkan NSFP. Sertifikat elektronik ini bisa diperoleh dengan mengajukan permohonan baik secara online maupun langsung di KPP terdaftar. Setelah permohonan disetujui, PKP akan mendapatkan username dan password untuk melakukan aktivasi akun sekaligus mengakses sertifikat elektronik.

Sertifikat elektronik pajak berisi identitas wajib pajak dan tanda tangan digital. Anda harus menginstal sertifikat elektronik ini pada peramban (browser internet) agar dapat melanjutkan proses permintaan NSFP melalui aplikasi.

Mengajukan Permohonan NSFP

Setelah sertifikat elektronik pajak terpasang di peramban, Anda dapat langsung login ke laman https: //efaktur.pajak.go.id/login menggunakan username dan password PKP atau nomor NPWP yang sudah didaftarkan. Begitu halaman muka muncul, Anda dapat memilih menu Permintaan NSFP yang letaknya di bagian kiri paling bawah.

Selanjutnya, pilih sertifikat elektronik yang baru Anda pasang di peramban. Biasanya akan muncul peringatan Your Connection is Not Private. Anda dapat mengabaikan peringatan tersebut dan mengeklik opsi Proceed to efaktur. pajak.go.id. Barulah setelah itu, Anda dapat melakukan permintaan rentang NSFP.

Langkah-langkah Permohonan Nomor Seri Faktur Pajak Lewat e-Nofa Online

Kini untuk memudahkan wajib pajak, pemerintah menganjurkan pengajuan NSFP dilakukan melalui website online. Berikut ini langkah-langkah permintaannya:

  • Masuk pada situs https://efaktur.pajak.go.id/login
  • Lalu masukan NPWP dan passwordmasing-masing Wajib Pajak.
  • Setelah berhasil login, klik pilihan “PERMINTAAN NSFP” pada bagian kiri.
  • Lalu isilah data yang diminta dengan benar dan setelah menyelesaikan permintaan data klik “PROSES”

Persyaratan Penggunaan Aplikasi

berkenalan dengan e-nofa

Sebelum Anda mengajukan permohonan NFSP, pastikan Anda telah memenuhi persyaratan berikut:

  • Pemohon adalah Wajib Pajak yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). PKP adalah pengusaha yang memiliki perusahaan dengan omzet di atas Rp4,8 miliar per tahun. Pengusaha yang memiliki omzet dibawah Rp 4,8 miliar per tahun dapat memilih untuk menjadi PKP atau nonPKP.
  • Memiliki kode aktivasi dan passwordyang diberikan DJP.
  • Memiliki sertifikat elektronik yang sebelumnya telah diajukan ke kantor pelayanan pajak tempat wajib pajak terdaftar dan disetujui oleh DJP. Masa berlaku sertifikat tersebut yaitu 2 tahun sejak diberikan.

Kini, langkah mudah dapat Anda lakukan untuk mendapatkan faktur pajak resmi sebagai bukti Anda telah melakukan bukti pajak sebagai PKP. Jadi, jangan lupa untuk melakukan wajib pajak perusahaan Anda tepat pada waktunya ya!

Baca juga: Manfaat Brevet Pajak untuk Karier yang Gemilang

Comments are closed.