Fasilitas Anyar Kabinet Jokowi: Mobil Mewah Harga 1M

Berita

Apakah keberadaan mobil mewah Toyota Crown 2.5 HV G Executive ini mampu memantik kinerja kabinet Jokowi selama empat tahun kedepan?

Beberapa waktu lalu presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 Jokowi-Ma’ruf Amin mengundang sejumlah calon menteri ke istana negara. Kabinet Jokowi kali ini akan diisi dengan wajah-wajah baru yang tak asing , sebut saja CEO Gojek, Nadiem Makarin dan mantan CEO Net TV, Wishnutama. Menariknya para menteri baru ini kabarnya akan mendapatkan fasilitas eksklusif yakni mobil mewah Toyota Crown 2.5 HV G Executive.

Mobil dinas produksi PT Astra International Tbk ini adalah tunggangan kelas atas, yang harganya hampir mencapai 1 miliar. Diharapkan fasilitas anyar ini mampu menyokong kinerja para menteri baru di kabinet Jokowi.

Baca juga: Ini Mobil Presiden Indonesia dari Era Soekarno Hingga Joko Widodo

Keputusan pemberian mobil dinas mewah ini pun langsung jadi buah bibir. Publik banyak menyoroti soal spesifikasi Crown yang dinilai berlebihan untuk sekelas menteri. Lalu bagaimana sebenarnya spesifikasi Toyota Crown yang akan segera digunakan kabinet Jokowi ini? Mari simak ulasannya:

Spesifikasi Toyota Crown 2.5 HV G Executive

mobil mewah kabinet jokowi

Bagi Anda yang penasaran soal spesifikasi mobil yang satu ini mungkin tak akan menemukan informasinya di situs resi Astra Indonesia. Varian mobil anyar untuk kabinet Jokowi ini hanya bisa kita lihat di website resmi Toyota Jepang dengan nama Toyota Crown 2.5 G Executive Four. Ini merupakan salah satu dari 21 varian mobil Toyota yang dipasarkan di Jepang.

Varian lain yang ada dikelasnya diantaranya G Four, S Four, RS Four, dan RS Advance. Pemberian label HV sendiri mengacu pada klasifikasi mobil “Hybrid Vehicle” atau mobil hybrid.  Toyota Crown 2.5 HV G Executive adalah generasi ke-15 yang dibangun menggunakan platform TNGA terbaru dengan sistem penggerak Four-Wheel Drive (4WD).

Platform bawaan ini membuat mobil punya kemampuan menikung dan handling sempurna karena lebih ringan. Toyota Crown 2.5 HV G Executive memakai mesin 4-silinder 2.487 cc berkode A25A-FXS dengan sistem hybrid THS II. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga 181 dk/6.000 rpm dan torsi puncak 221 Nm/3.800-5.400 rpm. Motor listrik di THS II ini mampu menghasilkan tenaga 140 dk dan torsi 300 Nm.

Interior dan Eksterior Toyota Crown

mobil mewah kabinet jokowi

Untuk sisi interiornya mobil ini punya kesan futuristik dan mewah, dengan dashboard dua layar bermonitor 8 inci dan 7 inci. Khusus tipe G Executive Four dibekali panel kayu, lampu pintu LED, dan sistem penyejuk udara khusus baris kedua. Toyota Crown 2.5 HV G Executive dibekali Drive Mode Select agar pengemudi bisa memilih mode berkendara yang diinginkan.

Sementara itu pada fitur keselamatan terdapat Dynamic Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist, Adaptive High Beam System, dan Road Sign Assist. Di Jepang, harga Toyota Crown 2.5 G Executive Four sekitar 6.323.400 Yen atau sekitar Rp 845.248.878 (Kurs per 23 Agustus 2019: 1  Yen = Rp 133,67).

Melihat dari harganya jelas ya mobil ini diperuntukkan bagi kalangan atas, yang tak hanya sekedar menginginkan kenyamanan namun juga kemewahan. Pantas saja, banyak pihak mengkritisi adanya pesanan mobil ini yang dinilai tidak begitu menunjang kinerja para menteri kabinet Jokowi. Masyarakat pun berharap dengan adanya tambahan fasilitas mewah ini, kerja para menteri dan birokrat lebih baik serta mengedepankan kepentingan masyarakat kelas bawah.

Baca juga: Prestasi BJ Habibie Hingga Mobil Mewahnya

Susunan Kabinet Jokowi Periode 2019-2024

Setelah melalui sejumlah diskusi Jokowi mengumumkan formasi barunya di kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2015, siapa saja mereka yang kini merapat ke istana? Berikut formasinya:

  1. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Mahfud Md
  2. Menteri Koordinator Perekonomian: Airlangga Hartarto
  3. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
  4. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
  5. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
  6. Menteri Dalam Negeri: Muhammad Tito Karnavian
  7. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
  8. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
  9. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly
  10. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
  11. Menteri ESDM: Arifin Tasrif
  12. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
  13. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto
  14. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
  15. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar
  16. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
  17. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
  18. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziyah
  19. Menteri Desa dan PDTT: Abdul Halim Iskandar
  20. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  21. Menteri Kesehatan: dr Terawan
  22. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim
  23. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
  24. Menteri Sosial: Juliari Batubara
  25. Menteri Agama: Fachrul Razi
  26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
  27. Menkominfo: Johnny G Plate
  28. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki
  29. Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmavati
  30. MenPAN-RB: Tjahjo Kumolo
  31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
  32. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil
  33. Menteri BUMN: Erick Thohir
  34. Menpora: Zainudin Amali

Jaksa Agung: ST Burhanuddin

Sekretaris Kabinet: Pramono Anung

Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko

Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

Berkurangnya Peran Perempuan dalam Kabinet Kerja Jokowi

Kabinet Indonesia Maju dipenuhi orang-orang yang profesional pada bidang profesi masing-masing. Namun sayangnya masih menyisakan kekecewaan bagi beberapa kalangan, khususnya perempuan. Sebabnya, jumlah perempuan yang menduduki kabinet kerja justru berkurang dari periode sebelumnya yakni 2015-2019.

Total menteri perempuan di kabinet Indonesia Maju hanya berjumlah 5 orang, dari total 34 menteri yang baru dilantik. Mereka adalah Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Di Kabinet Kerja Jilid I, ketig perempuan ini menduduki posisi yang sama.

mobil mewah kabinet jokowi

Sementara dua wajah baru yang ditunjuk menduduki kursi di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin adalah Ketua Umum Fatayat NU Ida Fauziyah dan Gusti Ayu Bintang Puspayoga,beliau adalah istri mantan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, Bintang Puspayoga. Ida ditunjuk untuk menduduki jabatan Menteri Tenaga Kerja. Sedangkan Gusti Ayu Bintang Puspayoga menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Baca juga: Penuh Kontroversi, Inilah Fakta di Balik Mobil Esemka!

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Total pada kabinet Indonesia Maju ini Jokowi hanya menyediakan 15% kursi untuk kaum hawa. Ini berbeda dengan kabinet kerja jilid I dimana jumlah perempuan yang menduduki posisi penting lebih banyak. Yakni 8 menteri perempuan dan 26 menteri laki-laki. Berkurangnya 3 kursi pada kabinet kali ini membuat para pejuang perempuan resah dan  kecewa. Kekhawatiran akan dominasi pria yang kurang bisa memperjuangkan hak-hak wanita jadi sebabnya. Namun semua pihak berharap para pribadi yang terpilih dapat menjadi perpanjangan tangan bagi keinginan dan harapan rakyat semua kalangan.

Comments are closed.