Hotel Murah di Jepang Ini Hanya $1 Per Malam

Berita

Ryokan Asahi merupakan hotel murah di Jepang yang bisa Anda dapatkan hanya dengan $1 per malamnya. Mau tahu ulasan lengkapnya seperti apa?

Anda mungkin tidak percaya jika ada hotel murah di Jepang. Pasalnya, negara ini termasuk negara dengan biaya kehidupan yang paling mahal di Asia. Bahkan, mereka yang ingin berlibur di Jepang harus merogoh kocek lebih dalam.

Namun, biaya hidup di Jepang tidak semahal itu. Anda bisa mendapatkan hotel murah saat berlibur di Negara Matahari Terbit tersebut dengan menyiapkan uang $1 saja. Dengan uang tersebut, Anda bisa menginap 1 malam di sebuah hotel di Jepang.

Mungkin Anda berpikir fasilitas yang diberikan pasti minim. Itu anggapan yang salah besar. Fasilitas yang diberikan hampir sama dengan hotel kecil lainnya di Jepang. Anda akan mendapatkan kamar yang nyaman khas hotel di Jepang lengkap dengan AC, TV, dan juga kamar mandi yang bersih.

Baca juga: Bermimpi Kerja di Jepang? Ini Kemampuan yang Wajib Dikuasai

Meskipun bujet liburan Anda ke Jepang cukup minim, tapi jangan sampai Anda melupakan untuk melindungi perjalanan tersebut. Ada beragam pilihan asuransi perjalanan di Futuready yang bisa Anda pilih. Pastikan semuanya didasari dengan kebutuhan Anda untuk berlibur ke Jepang ya. Perlu diingat, selain sebagai perlindungan liburan Anda, asuransi juga menjadi salah satu syarat untuk Anda yang ingin mengajukan visa ke Jepang. Jadi, sudah tahukan, betapa pentingnya asuransi perjalanan?

Balik lagi ke hotel dengan harga murah di Jepang, kenapa tarifnya bisa begitu murah? Pastinya, ini bukan harga promo untuk waktu tertentu saja. Ini harga normal di mana kapan pun Anda booking. Nah, penasaran hotel apa saja yang bisa Anda pesan dengan harga $1 saja?

hotel asahi ryokan

Hotel Ryokan Asahi

Nama hotel murah yang pertama ada dengan harga $1 di Jepang adalah Ryokan Asahi. Hotel ini terletak di Tenjin, Fukuoka, Jepang, sekitar 5 miles dari Fukuoka Airport.

Ini buka hotel baru. Hotel ini sudah berdiri beberapa tahun yang lalu. Testuya Inoue yang baru berusia 27 tahun adalah pengelola hotel tersebut.

Hotel Ryokan Asahi merupakan hotel di Jepang yang sudah ada ketika kakeknya masih muda. Sekarang, Tetsuya Inoue adalah cucu yang meneruskan bisnis hotel ini.

Berbisnis hotel di Jepang memiliki perbedaan setiap tahunnya. Jepang sudah menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Semakin banyak wisatawan dari luar negeri yang datang ke Jepang, tentu akan banyak pula hotel baru yang bermunculan. Itulah yang harus dicermati oleh Tetsuya Inoue agar bisnis hotelnya tetap berjalanan.

Bukan hanya hotel baru yang bermunculan dengan arsitektur dan interior mewah saja, tapi ada banyak juga hotel kapsul yang sedang naik daun di Jepang. Bahkan hotel ini menargetkan wisatawan yang berlibur dengan bujet minim atau backpacker.

Baca juga: Akihabara Jepang Menyajikan Banyak Aktivitas Menarik

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Akan tetapi, banyak orang yang merasa tidak nyaman jika menginap di hotel kapsul ini. Dikarenakan ruang yang cukup sempit sehingga mereka tidak bisa bergerak dengan bebas. Jika mereka ingin mencari hotel murah selain hotel kapsul, maka alternatifnya adalah sharing room, yaitu hotel di mana satu ruangan dipakai beberapa orang.

Sekarang, Tetsuya Inoue memiliki hotel dengan tawaran experience yang berbeda. Meksipun begitu, hotel ini sangat murah dengan fasilitas yang sama dengan hotel di Jepang secara umum. Hanya saja, ada syarat yang harus dipenuhi oleh tamu jika ingin menginap di hotel miliknya dengan biaya $1 per malam.

hotel 1 dollar di jepang

Sumber foto: Cnn.com

Syarat-Syarat yang Harus Dipenuhi

Lalu, apa syarat yang harus dipenuhi? Syaratnya hanya satu. Seorang tamu mau direkam selama berada di dalam kamar. Jadi, akan ada kamera yang diletakan di atas meja kamar. Kamera tersebut merekam semua aktivitas di dalam kamar dan langsung live streaming di channel Youtube hotel.

Apakah ada yang tertarik? Faktanya, banyak orang yang tertarik untuk menginap di hotel tersebut. Mereka tidak merasa kehilangan privacy jika hanya live streaming di channel Youtube saja.

Tetsuya Inoue pun menjaga privacy setiap tamu. Misalnya saja tidak ada suara yang direkam. Jadi, percakapan yang dilakukan tamu di dalam kamar tidak terdengar dan tidak direkam. Bukan itu saja, Ketika ingin tidur, para tamu boleh mematikan lampu.

Mungkin Anda bertanya apakah kamera juga dipasang di kamar mandi? Jawabannya tentu tidak. Tetsuya Inoue mengatakan kamera hanya dipasang di kamar tidur saja dan itupun memiliki aturan lain. Tamu tidak boleh telanjang dan juga tidak boleh melakukan aktivitas seksual di dalam kamar.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk menginap dengan persyaratan seperti itu?

Hotel Murah Bukan Hanya Sebagai Strategi Marketing

Pada awalnya, Tetsuya Inoue merasa ingin sekali Hotel Ryokan Asahi tetap bisa ramai di tengah kompetisi perhotelan yang semakin ketat. Makanya, ia memutar otak dan mencari ide bagaimana agar hotel mendapatkan tamu yang banyak.

Jika ia melakukan apa yang kebanyakan hotel lakukan, seperti memasarkan secara online, itu bukan hal yang berbeda. Ia ingin menawarkan dengan cara yang beda dari yang lain. Makanya, ia menerapkan tarif $1 per malam dengan syarat tamu bersedia live streaming di channel Youtube hotel.

Awalnya, ini adalah strategi marketing agar hotel mendapatkan attention dari tamu. Namun, sebenarnya ada hal lain, yaitu stream income. Hotel milik Tetsuya Inoue pasti tidak akan mendapatkan keuntungan dari uang sebesar $1 yang dibayarkan oleh tamu. Oleh karena itu, dia berpikir untuk menghasilkan uang dari cara lain, yaitu live streaming di channel Youtube hotel, dengan harapan banyaknya yang menonton sehingga banyak pula iklan yang berdatangan. Itu salah satu strategi marketing yang dia jalankan.

Baca juga: Musim Semi di Jepang Asyiknya Pergi ke 6 Destinasi Ini!

Nyatanya, strategi yang diterapkan oleh Tetsuya Inoue itu berhasil. Sudah ada sekitar 3.000 subscriber di channel Youtube hotelnya. Ia sudah bisa me-monetize channel tersebut. Jadi, keuntungan tidak ia dapatkan dari uang sewa kamar melainkan dari iklan yang tayang di Channel Youtube.

Tetsuya Inoue mengatakan ketika tidak ada orang yang menjadi tamu di kamar seharga $1 per malam, ia biasanya live streaming kegiatannya sendiri di kantor. Ini juga sebagai cara yang lakukan untuk membuat orang notice bahwa ia pemilik hotel. Dengan harapan, wisatawan atau siapa pun yang ingin mencari penginapan murah di Jepang bisa menemukan hotelnya dengan mudah.

Comments are closed.