Jenis dan Model Colokan Listrik di Suluruh Dunia

Berita

Colokan listrik kini menjadi sebuah kebutuhan primer bagi semua kalangan. Ternyata model colokan banyak macamnya dan unik-unik, lho.

Colokan listrik atau stop kontak merupakan salah satu komponen yang paling diperlukan dan paling penting dalam menyalurkan arus listrik. Namun, tahukah Anda, bahwa setiap negara memiliki stop kontak yang berbeda, setiap negara memiliki jenis, tegangan dan stop kontak yang berbeda.

Anda harus mengetahui hal tersebut, sehingga apabila Anda pergi berwisata menuju tempat tersebut, maka Anda tidak akan kesulitan apabila ingin mengisi daya barang elektronik Anda. Berikut merupakan jenis stop kontak yang terdapat di berbagai negara yang berbeda.

Jenis-Jenis Colokan Listrik

jenis-jenis Colokan Listrik

Stop kontak tipe A

Stop kontak tipe ini memiliki lubang dengan bentuk dua lempengan atau agak memanjang seperti lempengan. Stop kontak tipe ini memiliki rata-rata tegangnya listrik yaitu sebesar, 120 V dan 220 V.

Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini adalah negara Bahamas, Barbados, Bermuda, Kosta Rika, peru, Puerto Rico, trinidad dan Tobago, USA, Meksiko, Jamaika, Kolumbia, Kanada, Vietnam, Maldives, Thailand, Taiwan, Filipina, Myanmar, Jepang, China, Kamboja, bangladesh.

Baca Juga: Hemat Listrik, Hemat Biaya Rumah Tangga

Stop kontak tipe B

Stop kontak ini memiliki desain yang hampir sama dengan stop kontak tipe A yaitu memiliki dua lubang yang berbentuk lempengan. Namun terdapat tambahan satu lubang yang berbentuk bulat yang terdapat pada bagian bawah sehingga terbentuk seperti huruf U.

Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini yaitu negaraThailand, Taiwan, Jepang, Filipina, Kosta Rika, Kuba, Jamaika, USA, Trinidad dan Tobago, Bahamas, Barbados, Bermuda, Kanada, Meksiko.

Stop kontak tipe C

Stop kontak dengan tipe ini memiliki konektor berupa dua lubang yang terletak sejajar di sebelah kanan dan kiri. Kedua konektor dari stop kontak ini memiliki diameter 4 mm sedangkan pada bagian pusatnya berdiameter 19 mm. Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini bisa dibilang lumayan banyak, bahkan Indonesia juga memakai stop kontak tipe C ini.

Negara lainnya, yaitu Argentina, Bangladesh, Bhutan, Brazil, Cambodia, chili, china, cuba, Egypt, ethiopia, European Union, India, Indonesia, Maldives, Marocco, Myanmar, nepal, Oman, Paraguay, Peru, Philipines, Russia, Singapore, South Africa, Thailand, Turkey, Uruguay, Vietnam.

Stop kontak tipe D

Colokan listrik jenis ini memiliki tiga lubang konektur bentuknya hampir menyerupai formasi segitiga. Stop kontak ini, memiliki kekuatan hingga 5 Ampere. Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini yaitu, Bangladesh, Bhutan, Hong kong, India, Macau, Maldives, Monaco, Myanmar, Nepal, Qatar, South Afrika, Sri Lanka, Tanzania, Vietnam, Zimbabwe.

Stop kontak tipe E

Colokan Listrik Tipe E

Stop kontak dengan tipe ini memiliki konektor berupa dua lubang berbentuk bulat dengan diameter 4,8 mm dan memiliki panjang mencapai 14 mm. stopkontak dengan tipe dan bentuk seperti ini dgunakan di Slowakia, Belgia, Monaco, Denmark Ceko , Etiopia, Prancis, Israel, dan masih banyak lagi.

Stop kontak tipe F

Stop kontak ini sering disebut dengan “Schuko Steker” dan juga ada yang menyebutnya “Schutzkontakt” dimana kedua kata itu memiliki arti yang sama yaitu stop kontak keamanan. Stop kontak ini memiliki konektor berupa kedua lubang bulat yang terletak secara sejajar.

Selain itu, pada setiap sisi steker, stop kontak inii memiliki dua lAndasan. Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini adalah Bhutan, Egypt, Ethiopia, European Union, Indonesia, macau, Peru, Russia, South Korea, Thailand, Turkey, Uruguay, Vietnam.

Baca Juga: Cek Tagihan Listrik PLN Bisa Online Maupun Offline

Stop kontak tipe G

Colokan listrik tipe ini memiliki konektor yang memiliki bentuk tiga persegi panjang. Kemudian, ketiga persegi panjang tersebut tersusun seperti bangun segitiga. Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini adalah Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Cambodia, Hong kong, Ireland, Kenya, Macau, Maldives, Myanmar, Oman, Qatar, Singapore, Sri Lanka, Tanzania, UAE, UK.

Stop kontak tipe H

Stop kontak tipe ini memiliki konektor berbentuk hampir sama dengan garpu yang disusun secara melingkar namun dengan posisi membentuk segitiga. Ukuran garpu memiliki panjang yaitu 19 mm. selain itu, jarak antara konektor adalah 19 mm. negara yang menggunakan stop kontak tipe ini adalah negara Palestina.

Stop kontak tipe I

Stop kontak tipe ini memiliki konektor berupa sua luabng yang berbentuk panjang dengan bentuk seperti posisi V yang terbalik dan memiliki kemiringan sebesar 30 derajat. Pada area tengahnya terdapat pin yang memiliki fungsi sebagai grounding. Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini adalah,Argentina, Australia, China, Fiji, Myanmar, New Zeland, Uruguay.

Stop kontak tipe J

Colokan listrik jenis ini memiliki adaptor. Adaptor yang dimiliki stop kontak tipe J memiliki kesamaan dengan stop kontak tipe I yaitu memiliki 3 bagian untuj koneksi. Pada stop kontak tipe ini memiliki bentuk yaitu kemiringan sebesar 30 derajat apabila ditarik dengan suatu garis lurus.

Baca Juga: Peraturan Membawa Powerbank ke Pesawat yang Harus Anda Ketahui

Kedua pin yang terdapat pada stop kontak ini dibuat sejajar agar bisa digunakan sebagai pinnetral dan pin fasa. Pin ynag memiliki posisi di tengah, bisa digunakan sebagai grounding. Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini adalah negara Maldives dan Switzerland.

Stop kontak tipe K

Konektor dari stop kontak tipe ini berupa tiga buah pin. Fase netralnya terdiri dari dua pin yang memiliki posisi seperti bentui lingkaran yang penuh. Pada pin groundingnya memiliki bentuk hampir sama dengan huruf U namun hanya setengah lingkaran. Stop kontak tipe ini hanya digunakan di negar, China, Bangladesh, Denmark, Maldives saja.

Stop kontak tipe L

Stop kontak tipe ini memiliki suatu konektor berupa tiga garpu yng memiliki memiliki bentuk bulat yang di letakkan sejajar dalam suatu garis luru. Stop kontak tipe ini banyak dipakai di negara Chili, Cuba, Ethiopia, Italy, Maldives, San Marino, Uruguay.

Stop kontak tipe M

Colokan Listrik Tipe M

Stop kontak tipe ini memiliki kekutang hingga mencapai 15 Ampere. Pada stop kontak ini terdapat suatu konektor yang memiliki bentuk seperti garpu, namun dengan bentuk bulat dan disusun seperi bangun segitiga. Negara yang menggunakan stop kontak tipe ini adalah negara Bhutan India, Macau, Nepal, Singapura, Sri Lanka, South Africa.

Stop kontak tipe N

Stop kontak tipe ini memiliki suatu standart yang bisa dibilang resmi. Stop kontak tipe ini hanya digunakan oleh negara-negar aynga berada di kawasan Afrika dan Brazil saja seperti negara Golas, Sao Paulo, Esprito, Parana, Bahia dan Santo.

Itulah sedikit ulasan mengenai stop kontak atau yang biasa kita sebut dengan colokan listrik. Ulasan tersebut berguna untuk Anda jadikan sebagai panduan saat Anda ingin melakukan perjalanan ke luar negeri.

Stop kontak di setiap negara memiliki perbedaan bentuk konektor, sehingga ketika Anda ingiin mengunjungi negara dengan konektor listrik yang berbeda, sebaiknya Anda menyiapkan segala sesuatunya agar pada saat Anda hendak menggunakan stop kontak untuk mengisi daya, Anda tidak lagi kesulitas. Semoga bermanfaat.

Comments are closed.