Definisi dan Kegunaan Kartu Kuning untuk Melamar Pekerjaan

Berita

Kartu kuning menjadi perantara antara Anda dan perusahaan pencari pekerja baik instansi pemerintah, swasta maupun BUMN. Dapatkan kesempatan bekerja dengan perusahaan ternama dan pastikan kartu kuning Anda selalu ter-update.

Setiap tahun jumlah pencari kerja semakin bertambah, tapi tidak dengan peluangnya yang semakin menipis. Belum lagi angka urbanisasi yang besar membuat lowongan kerja di kota besar menjadi rebutan.

Untuk menekan angka pengangguran ini pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja, mengeluarkan kartu kuning yang berfungsi membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang ideal dengan kualitas dan kemampuan yang dimiliki. Kartu yang sering juga disebut sebagai AK1 ini adalah kartu yang berfungsi sebagai tanda bahwa seseorang tengah mencari pekerjaan.

Baca juga: Ingin Kerja Kantoran? Perhatikan Tipe-tipe Pekerjanya Yuk!

Kartu kuning dikeluarkan secara resmi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten/Kota. AK1 ini berisikan data identitas diri pemiliknya mulai dari tahun kelahiran hingga pendidikan terakhir yang ditempuh.

Fungsi Kartu Kuning

Meksi kartu ini bisa menjadi jaminan mendapatkan pekerjaan, terbaik bukan berarti Anda hanya perlu menunggu. Mencari kerja atau peluang lain tetap harus diusahakan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Di samping itu, jangan lupa juga bekali diri dengan asuransi jiwa untuk mengansitipasi berbagai kerjadian tak terduga.

Menariknya meski disebut kartu kuning, tapi penampakan kartu pencari kerja ini sebenarnya berwarna putih terang. disebut “kuning” lantaran sejak zaman dulu memang kartu identitas pekerja ini menggunakan kertas berwarna kuning. Namun, seiring berjalannya waktu, kartu ini berubah dengan penggunaan kertas putih.

Jika untuk pencari kerja, kartu kuning ini berfungsi sebagai identitas diri, maka untuk pemerintah kartu ini berperan dalam menghitung statistik angkatan kerja. Umumnya AK1 dibutuhkan sebagai syarat untuk melamar pekerjaan secara independen, seperti mengikuti pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

fungsi kartu kuning

Source: Indonesia.go.id

Orang seringkali salah beranggapan dengan menilai bahwa kartu ini hanya dapat digunakan untuk melamar kantor instansi pemerintah. Padahal ada juga beberapa perusahaan swasta yang menjadikan kartu ini sebagai salah satu persyaratannya. Selain itu kartu ini juga berfungsi sebagai tanda bahwa pemiliknya belum juga menemukan pekerjaan.

Umumnya masa berlaku AK1 ini adalah 2 tahun. Jika dalam dua tahun Anda tidak melakukan pengajuan perpanjangan AK1 maka dianggap sudah memiliki pekerjaan dan tercatat di data base pemerintah. Salah satu keuntungan memiliki AK1 ini adalah Anda tidak harus secara mandiri melamar dari satu perusahaan ke perusahaan lain.

Sebab Dinas Tenaga Kerja lah yang akan menghubungi Anda jika masuk dalam kriteria sebuah perusahaan. Anda pun dapat menghemat waktu, uang, dan tenaga karena dijamin mendapatkan kesempatan kerja yang baik. Biasanya dalam AK1 ini sudah tertera juga Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK, ijazah, serta Surat Keterangan Bebas Narkoba atau SKBN. Sehingga isi dari kartu ini sudah mewakili seluruh informasi diri Anda.

Cara Mendapatkan Kartu Kuning

cara daftar kartu kuning

source: kompasiana.com

Kartu kuning selalu menjadi incaran banyak pekerja muda lantaran bernaung dibawah instansi resmi. Artinya perusahaan-perusahaan yang mencari pegawai juga terdaftar resmi dan bukan perusahaan abal-abal sehingga kualitas pekerja akan lebih terjamin. Bagi Anda yang tengah mencari cara mendapatkan kartu kuning berikut adalah syarat dan caranya.

Baca juga: Cara Mudah Mencari Lowongan Pekerjaan, Pernah Coba?

Persyaratan Dokumen:

  • Fotokopi ijazah terakhir yang terlegalisasi (bawa juga ijazah asli untuk berjaga-jaga jika mengajukan secara langsung ke kantor disnaker)
  • Fotokopi KTP/SIM (bawa juga KTP asli untuk berjaga-jaga)
  • Fotokopi Akta Kelahiran.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Dua lembar pas photo berwarna ukuran 3×4 dengan latar belakang warna merah.
  • Syarat ini pun bergantung pada kebijakan kantor Dinas Ketenagakerjaan di daerah masing-masing.

Cara Buat Kartu Kuning di Disnaker

  • Datang ke kantor Disnaker setempat.
  • Cari tempat atau bagian pembuatan kartu kuning/AK-1
  • Serahkan dokumen persyaratan yang diminta.
  • Anda akan diminta menunggu proses pencetakan kartu kuning.
  • Anda akan dipanggil untuk proses pengambilan kartu kuning yang sudah dicetak.
  • Legalisasi

daftar kartu kuning online

Cara Buat Kartu Kuning secara Online

  • Klik situs resmi Dinas Ketenagakerjaan, yaitu http://infokerja.naker.go.id.
  • Pilih menu daftar.
  • Isi data.Lengkapi lima kolom yang wajib diisi ketika mendaftar untuk membuat kartu ini secara online, yakni daftar sebagai siapa, User ID, Email, Nomor telepon, dan kata sandi.
  • Setelah itu, isilah data mengenai akun, data diri, pekerjaan, keterampilan, dan pendidikan.
  • Ketika akun terverifikasi unggah foto resmi ukuran 3×4.
  • Ikuti perintah yang ada dan isi seluruh data kemudian klik tombol save atau simpan.
  • Ketika menekan tombol save secara otomatis database Anda sudah tersimpan di Disnaker.
  • Anda hanya perlu mendatangi kantor Disnaker setempat untuk mengambil kartu ini yang sudah jadi dan sudah dilegalisasi. Lakukan kopi sebanyak keperluan Anda kemudian legalisasi ulang di kantor Disnaker.

Cara Memperpanjang Kartu Kuning

JIka sudah lewat dari 2 tahun sejak Anda mendaftarkan diri untuk mendaparkan AK1 tawaran pekerjaan belum juga datang, Anda bisa melakukan perpanjangan untuk masa berlaku 2 tahun selanjutnya dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Fotokopi kartu kuning lama
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi ijazah terakhir (yang sudah dilegalisir)
  • Pas foto terbaru berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar.

Anda dapat membuat dan memperpanjang kartu ini di mana saja. Bahkan ketika Anda menjadi seorang perantau. Hal ini terlah tercantum dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja Pasal 38 ayat (1) yang menyebutkan bahwa pencari kerja yang akan bekerja di dalam atau di luar negeri harus mendaftar di Dinas Kabupaten/ Kota atau di kecamatan sesuai dengan domisili untuk mendapatkan AK-1.

Kemudian diperjelas lagi dengan Pasal 40 ayat (1), pencari kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (1) dapat memperoleh kartu AK-1 di luar Kabupaten/ Kota domisilinya.

Nah sudah jelan kalau AK1 ini berlaku secara nasional. Jadi, Anda tidak harus pulang kampung lebih dulu hanya untuk membuat kartu pencari kerja, asalkan Anda memiliki surat keterangan domisili. Surat ini bisa Anda dapatkam dari RT/RW atau kelurahan kota tempat domisili Anda saat ini.

Baca juga: Tips Atur Uang Pekerja Harian Lepas di Tengah Virus Corona

Ingat pembuatan kartu kuning tak dipungut biaya. Kartu ini merupakan program dari pemerintah. Biaya hanya dikeluarkan saat proses legalisasi.

Comments are closed.