Makanan Rendah Kalori, Jauhkan Anda dari Obesitas!

Berita

Walau kalori merupakan sumber energi, tetapi menimbun kalori juga dapat mengakibatkan obesitas. Karenanya, makanan rendah kalori menjadi solusi efektif hindarkan tubuh dari risiko-risiko berbahaya.

 Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, tubuh memerlukan ‘bahan bakar’ bernama kalori. Akan tetapi, asupan kalori pun perlu dikendalikan karena jika tidak, bisa mengakibatkan penumpukan lemak. Supaya asupan kalori tercukupi namun tidak berlebihan, baiknya Anda mengonsumsi makanan yang rendah kalori.

Kalori adalah sumber energi tubuh agar tubuh dapat beraktivitas dengan baik. Kalori tidak dihasilkan oleh tubuh, melainkan tubuh mendapatkannya dari makanan. Kalori yang masuk saat mengonsumsi makanan lantas diubah oleh tubuh menjadi energi yang akan digunakan untuk melakukan aktivitas.

Kalori akan terbuang seiring dengan aktivitas yang dilakukan oleh tubuh. Apabila sehabis makan tubuh tidak melakukan aktivitas, kalori akan menumpuk di dalam tubuh dan menjadi lemak. kondisi inilah yang kerap ditakutkan oleh banyak orang karena akan membuat berat badan naik siginifikan, bahkan bisa sampai mengalami obesitas.

Baca juga: Awas! 6 Makanan Sehat Ini Bisa Membuat Anda Gagal Diet

Makanan Rendah Kalori

Mengingat adanya bahaya obesitas, maka imbangi asupan kalori Anda dengan aktivitas fisik agar kalori tidak menumpuk dan menjadi lemak. Selain rutin melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, mengonsumsi makanan rendah kalori adalah hal yang patut diterapkan guna mencegah terjadinya penumpukan lemak. Untuk itu penting bagi Anda mengetahui makanan rendah kalori apa saja yang bisa Anda konsumsi dalam mengelola kesehatan tubuh Anda seperti berikut ini:

Ikan

daftar makanan rendah kalori

Makanan laut yang satu ini merupakan salah satu jenis makanan rendah kalori. Terutama untuk Anda yang sedang diet, mengonsumsi ikan kiranya wajib untuk dilakukan guna menjaga berat badan agar tetap ideal.

Beberapa contoh ikan yang mengandung kalori rendah adalah ikan kod (82 kalori/100 gram) dan ikan salmon (116 kalori/100gram). Namun, sebaiknya tidak mengonsumsi ikan yang digoreng agar kadar kalori maupun lemaknya tetap rendah.

Kerang

Selain ikan, makanan laut lainnya yang memiliki predikat makanan yang rendah kalori adalah kerang. Sifat rendah kalori namun tinggi protein menjadikan kerang adalah makanan ideal bagi Anda yang sedang diet.

Kerang juga diperkaya oleh asam lemak omega-3 dan asam amino sehingga menghasilkan manfaat kerang lainnya yakni meminimalisasi risiko penyakit jantung.

Telur

Telur juga tergolong ke dalam jenis makanan yang rendah kalori. Satu butir telur diklaim mengandung hanya sekitar 72 kalori.

Selain itu. menurut penelitian, mengonsumsi telur dapat memberikan efek kenyang lebih lama. Ini karena protein pada telur mampu mengurangi kadar ghrelin, yakni senyawa yang berperan dalam menciptakan rasa lapar.

Kentang

Kandungan karbohidrat yang tinggi kerap membuat sebagian orang—terutama mereka yang sedang menurunkan berat badan—menghindari makanan yang satu ini. Padahal, kentang mengandung pati resisten (resistant starch) yang mengandung kalori 50 persen lebih rendah dari jenis pati lainnya.

Kendati termasuk dalam daftar makanan rendah kalori, kentang adalah makanan yang dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga sangat cocok untuk dijadikan alternatif pengganti nasi bagi Anda yang tengah dalam program penurunan berat badan.

Penelitian juga telah membuktikan efektivitas kentang dalam memberikan rasa kenyang yang lebih lama tersebut. Dengan catatan, kentang yang dikonsumsi adalah kentang rebis alih-alih kentang goreng yang telah terkontaminasi oleh minyak.

Kacang-Kacangan

Hampir semua jenis kacang termasuk ke dalam daftar makanan dengan kadar kalori rendah. namun kaya akan protein dan serat yang baik bagi kelancaran sistem pencernaan. Namun, pastikan Anda mengonsumsi kacang yang bukan merupakan kacang goreng atau kacang yang telah ditambahi gula.

Oatmeal

daftar makanan rendah kalori

Ketika berbicara mengenai makanan khusus diet, maka hampir dipastikan oatmeal masuk di dalam daftar makanan khusus diet tersebut. Pasalnya, makanan satu ini memang memiliki jumlah kalori yang tidak banyak, namun kaya akan protein sehinga mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Oatmeal juga patut dijadikan menu sehat sehari-hari untuk Anda yang ingin mencegah diri dari risiko terkena kolesterol, diabetes, dan penyakit jantung.

Daging

Jangan salah sangka dulu. Faktanya, daging yang tidak memiliki lemak dapat dikategorikan sebagai makanan berkalori rendah, namun tetap kaya akan protein.

Baca juga: Diet Tanpa Nasi? Bisa Kok, Ini Caranya!

Atas dasar itu, sebuah penelitian berhasil mengungkapkan bahwasanya konsumsi makanan rendah tinggi protein seperti daging tanpa lemak dapat menurunkan kadar kalori yang masuk ke dalam tubuh sekaligus men-defisiensi rasa lapar.

Wortel

Dikenal sebagai makanan yang mengandung vitamin A, wortel adalah salah satu makanan sehat Kandungan kalori pada 1 (satu) buah wortel hanya sebesar 30 kalori. Ditambah lagi, wortel kaya akan kandungan serat sehingga sangat baik untuk melancarkan pencernaan.

Selada

Sayuran yang kerap dijadikan komposisi salad ini juga masuk ke dalam daftar makanan ini. Satu mangkok selada lettuce romaine hanya mengandung sekitar 10 kalori, menjadikannya makanan yang wajib untuk dikonsumsi para pelaku diet yang ingin menjaga berat badan agar tetap ideal.

Selain rendah kalori, selada juga diperkaya oleh banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti serat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan asam folat.

Bayam

Kabar baik untuk Anda yang gemar mengonsumsi bayam. Anda tak perlu khawatir berat badan akan naik karena bayam adalah jenis makanan yang rendah kalori. Selain itu, bayam juga diperkaya dengan asam lemak omega-3 dan folat yang menjadikannya ‘obat’ ampuh untuk mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular yakni jantung dan stroke, pun penyakit pengeroposan tulang (osteoporosis).

Stroberi

Buah berwarna merah dengan rasa manis asam ini juga tak boleh luput dari daftar makanan dengan kalori rendah untuk konsumsi sehari-hari. Satu buah stroberi mengandung tak lebih dari 4 (empat) kalori.

Selain mencegah Anda dari kegemukan, mengonsumisi stroberi secara rutin juga efektif mencegah timbulnya penyakit-penyakit serius di kemudian hari, setidaknya itulah hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Warwick.

Semangka

daftar makanan rendah kalori

Semangka menyegarkan serta rendah kalori yaitu hanya sekitar 46 kalori per mangkuk. Namun, mengonsumsi semangka tak lantas membuat Anda kenyang lebih lama dan justru membuat Anda ingin terus menerus mengonsumsinya.

Semangka adalah buah yang mengandung gula tinggi, yakni mencapai 18 gram per potongnya. Sebagai informasi, jumlah kebutuhan gula harian yang disarankan oleh WHO hanya sebesar 25 gram. Bayangkan jika Anda mengonsumsi lebih dari satu potong semangka setiap hari, maka Anda sudah melebihi batas aman konsumsi gula harian.

Yoghurt (Rendah Lemak)

Yoghurt rendah lemak memang termasuk makanan yang rendah kalori. Namun sayangnya, penambahan gula pada varian yoghurt ini (bisa sampai 29 gram per kemasan) untuk memberikan rasa manis menimbulkan masalah baru, yakni berpotensi memicu diabetes. Jadi, hati-hati juga dalam mengonsumsi yoghurt rendah lemak ini.

Baca juga: 5 Sayuran untuk Diet yang Enak dan Menyehatkan

Berbagai makanan rendah lemak di atas bisa menjadi pilihan Anda dalam menjalani pola hidup sehat. Imbangi juga konsumsi makanan yang rendah kalori dengan aktivitas olahraga yang teratur agar tubuh senantiasa bugar dan memiliki berat serta bentuk yang ideal. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.