ODP, PDP, Suspect, dan Istilah Lainnya Terkait COVID-19  

BeritaHealth

Selain ODP, ada cukup banyak istilah lain yang digunakan dalam mengungkapkan informasi terkait COVID-19.

Virus Corona atau yang lazim disebut COVID-19 ini menjadi ancaman di banyak negara, termasuk di Indonesia. Tak heran jika banyak masyarakat yang merasa resah dan takut jika dirinya tertular virus berbahaya yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini. Terlebih pemberitaan seputar orang yang positif terpapar virus dan korban terus bertambah dan memberikan kepanikan cukup parah. Kepanikan tersebut terkadang membuat pikiran tidak jernih dalam mencerna berita yang ada.

Salah satunya adalah istilah yang digunakan dalam pemberitaan seputar COVID-19 ini disalah artikan sehingga menganggap bahwa orang yang baru terduga adalah orang yang sudah pasti positif terkena virus. Di tengah situasi genting seperti ini, sudah seharusnya kita melindungi diri dari berbagai risiko, salah satunya dengan menggunakan asuransi kesehatan. Sebelum hal buruk menimpa, dapatkan asuransi kesehatan untuk proteksi diri Anda dan keluarga hanya di Futuready!

Baca juga: Apa Itu PSBB? Apa Hal yang Dibatasi?

Salah satu istilah yang seringkali digunakan dalam pemberitaan virus corona adalah ODP atau Orang Dalam Pengawasan. Istilah tersebut banyak digunakan karena memang di Indonesia sendiri banyak orang yang masuk dalam kategori ini. Tapi, bukan berarti orang tersebut positif terjangkit virus mematikan ini.

Sayangnya, saat mendengar istilah ODP saja, sebagian orang langsung panik dan mengira bahwa orang tersebut terpapar COVID-19 dan membuat jumlah penderitanya bertambah. Oleh karena itu, kita perlu memahami setiap istilah yang digunakan terkait COVID-19 ini.

Apa sajakah istilah yang biasa digunakan yang berhubungan dengan virus yang berbentuk seperti mahkota ini? Ini dia!

Istilah yang Sering Digunakan Terkait COVID-19

Istilah ODP dalam COVID-19

Setidaknya, ada cukup banyak istilah yang digunakan terkait dengan virus satu ini. Selain ODP, ada pula PDP, Suspect, dan lainnya. Penasaran apa definisi dari istilah tersebut? Mari kita pelajari bersama di bawah ini agar tidak salah kaprah!

Orang Dalam Pemantauan (ODP)

Orang Dalam Pemantauan atau disingkat ODP merupakan orang yang baru saja bepergian ke berbagai negara yang terjangkit virus Corona. Dari definisinya, Orang Dalam Pemantauan berarti bukan hanya WNI, tetapi termasuk WNA juga. Dengan kata lain, baik WNI maupun WNA yang sebelum masuk wilayah Indonesia baru datang dari negara yang terjangkit Covid-19.

Selain dikarenakan mereka pernah berpergian ke negara yang rawan COVID-19, tapi orang tersebut mengalami beberapa gejala ringan yang menyerupai COVID-19. Pemantauan ini dilakukan berdasarkan anjuran dari Kemenkes agar ketika Orang Dalam Pemantauan sakit, maka bisa secepatnya dilakukan pelacakan kepada orang-orang yang pernah berkontak langsung dengan yang bersangkutan.

Baca juga: Sudah Terapkan Cara untuk Cegah Virus Corona?

Pasien dalam Pengawasan

 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang menunjukkan gejala influenza sedang sampai berat. Umumnya, orang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan awalnya menyandang status Orang Dalam Pemantauan.

Jika orang seseorang mengalami gejala batuk, pilek, demam, dan gangguan nafas seperti sesak, maka statusnya berubah menjadi PDP. Untuk orang yang berstatus PDP, perawatan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit adalah dengan sistem isolasi.

Suspect

istilah suspect dalam COVID-19

Jika PDP memiliki riwayat kontak dengan orang yang positif virus corona, maka statusnya akan berubah menjadi suspect. Jika statusnya sudah menjadi suspect, maka akan dilakukan tes COVID-19 dengan cara diambil specimen dari dinding belakang hidung dan mulut.

Selain itu, di rumah sakit rujukan, pasien akan ditindak dengan bronkoskopi, yaitu pengambilan cairan yang terdapat di saluran pernapasan. Spesimen ini kemudian dibawa ke laboratorium. Dari hasil laboratiorium tersebut baru dapat diketahui apakah orang yang berstatus suspect tersebut positif terjangkit virus corona atau tidak.

Social Distancing

social distancing

Social distancing merupakan cara atau imbuan yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perkumpulan, seperti menjaga jarak antar manusia hingga menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.Namun, jika keadaannya Anda diharuskan berada dikumpulan orang banyak, usahakan untuk tetap jaga jarak minimal 6 kaki (2 meter) dengan orang lain. Konsep social distancing saat ini juga telah dilakukan di Bandara Ngurah Rai Bali dengan harapan dapat meminimalisasi pesebaran virus corona.

Lockdown

Istilah lockdown menjadi perbincangan heboh di kalangan masyarakat setelah beberapa negara, seperti Italia melakukan kegiatan ini untuk menghindari penyebaran virus corona yang semakin meluas. Lockdown artinya sebuah negara melakukan pengawasan ketat di semua wilayahnya dengan mengunci atau memberhentikan akses masuk atau keluar dari suatu wilayah/daerah/negara untuk mencegah penularan COVID-19 yang lebih meluas lagi. Pengawasan ketat ini dilakukan dengan berbagai cara. Hal yang dilakukan pemerintah saat lockdown adalah menutup semua toko kecuali toko makanan dan apotek.

Rapid Test

Seiring berkembangnya penelitian terkait virus corona, berbagai tes untuk membuktikan bahwa seseorang positif atau negatif terjangkit virus ini semakin cepat mengeluarkan hasilnya. Awalnya butuh beberapa hari, tapi proses tersebut dinilai tidak efisien.

Baca juga: Dua Jenis Tes Corona yang Dilakukan Indonesia, Cari Tahu Perbedaannya!

Tes baru ini jauh lebih cepat dan tidak memerlukan instrumen yang rumit dibandingkan dengan yang sebelumnya, yaitu membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 hingga 2 jam untuk mengentahui hasilnya.  Namun, seiringnya waktu, tim peneliti telah mengembangkan tes baru, yaitu Rapid Test dengan memberikan hasil hanya dalam waktu setengah jam.

Meski hasilnya dapat dilihat dengan sangat cepat, metode ini juga dianggap akurat. Jadi, jika seseorang melalui tes ini dan dinyatakan ia terjangkit virus corona, maka kemungkinan besar memang orang tersebut terjangkit.

Pandemi

Pandemi berarti epidemi atau penyebaran penyakit tertentu yang tejadi secara global dibanyak negara di dunia. Perlu digaris bawahi, istilah pandemi ini tidak berkaitan dengan seberapa seriusnya penyakit tersebut, tetapi arti dari panedmi ini dilihat dari penyebaran suatu penyakit yang cukup luas ke seuruh dunia.

Local Transmission

Local transmission merupakan penularan virus corona yang terjadi secara lokal atau di lokasi tempat pasien positif COVID-19 berada saat ini.  Contohnya adalah seseorang yang terinfeksi atau tertular virus ini saat ia berada di Indonesia, padahal ia tidak pernah ke luar negeri atau tidak habis bepergian dari negara yang terkena wabah virus corona.

Isolasi

Isolasi merupakan tindakan yang dilakukan oleh tim medis bagi orang-orang yang dipastikan memiliki COVID-19 atau penyakit menular lainnya. Isolasi adalah istilah yang digunakan oleh medis sebagai cara untuk merawat kesehatan pasien dan menjauhi mereka yang terinfeksi penyakit menular dengan yang tidak terinfeksi. Isolasi ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran suatu penyakit menular.

Itulah beberapa istilah yang sering kita dengar terkait virus corona atau COVID-19 ini. Semoga kita semua terhindar dari penyakit ini. Tetap jaga kesehatan dan daya tahan tubuh, serta jangan lupa untuk tetap ikuti anjuran pemerintah untuk diam di rumah saja, ya!

Comments are closed.