Siapa Pahlawan Indonesia yang Berjasa untuk Indonesia?

Berita

Tak terhitung banyaknya pahlawan Indonesia. Mulai dari yang namanya dikenal maupun yang tidak. Yuk, kembali mengingat nama mereka!

Gelar pahlawan Indonesia menjadi gelar tertinggi yang diberikan oleh pemerintah untuk mengenang jasa-jasa besar orang-orang di masa lampau. Pengorbanan para pejuang di masa lampau setidaknya telah kita nikmati hingga kini. Yakni bisa merasakan kemerdekaan.

Sebagai bentuk rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya, wajib bagi kita untuk menghormati dengan cara mengenang segala jasa dan mengingat nama-nama mereka. Anda juga bisa berperan untuk melanjutkan apa yang diperjuangkan sebelumnya. Setidaknya, Anda ikut serta dalam menjaga persatuan yang telah lama diperjuangkan meskipun harus bertaruh nyawa.

Setiap 10 November, peringatan jasa-jasa para pahlawan terus didengungkan. Lalu, siapa saja pahlawan Indonesia yang memiliki peran besar dalam perjuangan? Jawabannya pasti banyak sekali. Tapi minimal, Anda bisa kembali mengingat beberapa pahlawan yang memang namanya tetap harum sampai saat ini.

Baca juga: Anda Wajib Tahu, Ini Sosok 10 Pahlawan Revolusi Indonesia

Pahlawan Indonesia Laki-laki

Tak terhitung banyaknya pahlawan yang ada di Indonesia. Mulai dari yang namanya dikenal maupun yang tidak. Tapi dari sekian banyaknya pahlawan, berikut adalah nama pahlawan laki-laki yang punya andil sangat besar untuk Indonesia.

Ir. Soekarno

mengenal pahlawan indonesia

source: dosensenior.com

Ir. Soekarno dikenal sebagai orator terbaik. Dengan kata-katanya, beliau mampu membangkitkan semangat pemuda bangsa. Soekarno juga menjadi pencetus Pancasila yang sampai saat ini dijadikan sebagai konsep bernegara dari bangsa Indonesia. Hingga ia dikenal juga dengan Bapak Proklamasi Indonesia.

Mohammad Hatta

Mohammad Hatta juga mendapatkan gelar pahlawan Indonesia. Hatta merupakan wakil presiden pertama Indonesia, berdampingan dengan Ir. Soekarno. Pada masanya, ia fokus untuk menuliskan tentang ilmu koperasi. Atas jasanya, ia dikenal sebagai Bapak Koperasi.

Tuanku Imam Bonjol

Sosok Imam Bonjol adalah salah satu ulama besar di masanya. Bayak gelar yang disandangnya. Di antaranya adalah Malin Basa dan Peto Syarif. Perjuangannya dalam melawan penjajahan yang paling dikenal adalah sebagai pemimpin pada Perang Padri pada 1803-1838.

Pangeran Diponegoro

Nama asli pria satu ini adalah Mustahar. Ia merupakan putra pertama dari Raja Mataram, Sultan Hamengkubuwono III. Julukan Pangeran Diponegoro disematkan karena dirinya menjadi pemimpin Perang Diponegoro melawan penjajah pada 1825-1830.

Ki Hajar Dewantoro

mengenal pahlawan indonesia

source: sukita.infoba

Jasa besar Ki Hajar Dewantoro berkaitan dengan pendidikan. Dirinya menjadi pelopor pendidikan di Indonesia dengan semboyan yang paling dikenal: Tut Wuri Handayani.

KI Hajar adalah pahlawan nasional dari Yogyakarta. Nama aslinya adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Pria ini pun menjadi pendiri lembaga pendidikan pertama untuk masyarakat pribumi.

Jenderal Sudirman

Sosoknya merupakan tokoh penting dalam Revolusi Nasional Indonesia. Sudirman mendapatkan gelar jenderal pada usia 31 tahun. Ia merupakan panglima pertama tentara Indonesia dengan jabatan Jenderal Besar TNI Anumerta Sudirman. Perjuanganya yang paling dikenal adalah saat memimpin perang gerilya dan serang pada 1949.

Baca juga: Sosok Wanita Gagah Berani, Pahlawan Nasional Indonesia

Pahlawan Wanita

Perjuangan meraih kemerdekaan tidak hanya dilakukan oleh kaum lelaki saja. Banyak dari kalangan kaum wanita yang turut ambil bagian. Bahkan, pengaruhnya sangat luar biasa untuk bangsa. Di antaranya adalah sebagai berikut ini:

RA Kartini

ragam pahlawan nasional

source: kangaga.com

Siapa yang tak kenal RA Kartini. Ia adalah pelopor kebangkitan kaum perempuan. Niatan terbesarnya adalah untuk memajukan kaum wanita pribumi. Salah satunya adalah mendirikan sekolah wanita di Semarang, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya.

Cut Nyak Dien

Cut Nyak Dien adalah pahlawan wanita paling dibenci penjajahan Belanda. Tekadnya sangat kuat dan tidak ada rasa gentar di hatinya. Perjuangannya dimulai ketika ia menikah dengan Teuku Umar.

Sebelumnya, Cut bersumpah untuk menghancurkan Belanda setelah kematian suami pertamanya, Teuku Cek Ibrahim Lamnga. Dari pertempurannya secara gerilya, Belanda terpaksa melakukan pergantian jenderal beberapa kali.

Dewi Sartika

Dewi Sartika lahir dari keluarga Priyayi Sunda. Ia menjadi wanita sunda yang pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Belanda. Dari pendidikannya, ia kemudian memutuskan untuk menyebarkan ilmu pengetahuannya.

Pada 1904, beliau membuka sekolah istri se-Hindia-Belanda. Sekolah ini pertama kali diisi oleh 20 pelajar. Dan dari lulusannya diketahui bahwa kaum wanita punya kualitas yang sama dalam hal pendidikan.

Dirinya pun menjadi salah satu cikal bakal dari sejumlah lembaga pendidikan istri di tanah Pasundan. Berkat kontribusinya, Dewi Sartika memperoleh bintang Jasa dari pemerintahan Hindia-Belanda di masa itu.

Baca juga: Hari Guru, Penghargaan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Pahlawan yang Namanya Dijadikan Jalan di Belanda

Memang sangat banyak pahlawan nasional, tetapi hanya beberapa tokoh penting yang dikenal sebagai tokoh penggerak perjuangan. Dan ini diakui oleh pemerintahan Belanda saat ini.

Tokoh-tokoh ini namanya diabadikan untuk mengenang perjuangan mereka di masa lampau. Salah satunya dengan membuat beberapa jalan dengan nama pahlawan nasional di Amsterdam. Tujuannya untuk membagikan sejarah tentang perjuangan tokoh penting bagi siapa saja yang datang berkunjung.

Di Amsterdam sendiri, banyak tokoh perjuangan dari berbagai negara. Salah satunya adalah pahlawan nasional yang dinilai paling berpengaruh. Khususnya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Nama pahlawan yang dijadikan nama jalan di Belanda di antaranya adalah Pangeran Diponegoro, Pattimura, dan Roestam Effendi. Ketiganya menjadi tokoh sentral dalam melawan penjajahan.

Pangeran Diponegoro sendiri memimpin rakyat Indonesia pada 1925 dan 1930. Kemudian, Pattimura melakukan perlawanan pada penjajah di 1817. Sementara, Roestam Effendi terlibat dalam pertempuran Zuiderzee pada 1573.

Perjuangan para pahlawan yang tak kenal lelah membuat kewalahan pemerintahan Belanda kala itu. Semangat mereka juga membuat masyarakat pribumi menjadi lebih berani. Bahkan tidak gentar meskipun harus bertaruh nyawa demi memperoleh kebebasan dari penjajahan pemerintahan kolonial Belanda.

Itulah beberapa tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia. Namanya sangat harum dan mendapatkan tempat tertinggi dalam sejarah Indonesia. Sebagai masyarakat Indonesia, patutlah Anda berbangga dan terus melanjutkan apa yang dicita-citakan pahlawan di masa lalu.

Comments are closed.