Pay Later, Untung atau Justru Rugi?

Berita

Menghadapi kemudahan pembayaran transaksi dengan Pay Later kini sudah bisa dirasakan di berbagai e-commerce ternama. Tapi kemudahan itu menguntungkan atau merugikan ya?

Seiiring berkembangnya ilmu dan teknologi, memang semakin berkembang pula berbagai fitur menarik yang mempermudah kehidupan manusia. Salah satunya lahir melalui fitur pembayaran yaitu Pay Later. Fitur ini memudahkan Anda untuk dapat melakukan pembayaran berbagai transaksi setelah Anda mendapatkan benefit dari transaksi yang Anda lakukan. Artinya, Anda bisa membayarnya ‘nanti’ untuk berbagai macam transaksi mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti belanja online sampai membayar kebutuhan travelling, semisal beli tiket pesawat, pesan hotel dan isi paket data internet.

Bukan rahasia umum kalau aplikasi Pay Later ini memiliki sistem yang fungsi dan manfaat yang sama persis dengan kartu kredit. Konsep utama dari fitur pembayaran kekinian ini adalah ‘Beli sekarang bayar nanti’.

Baca juga: Marketplace Indonesia Terpopuler, Mana Pilihan Anda?

Fitur ini cepat populer sebab kini pembayaran di e-commerce raksasa seperti Tokopedia, Shopee, Traveloka, Bukalapak, dan lainnya sudah bisa mendukung masyarakat untuk turut mencoba dan merasakan manfaat dari fitur Pay Later ini. Masyarakat didorong untuk bisa memenuhi semua keinginan dan kebutuhannya seperti berbelanja hingga travelling  tanpa harus menunggu punya uang yang cukup, sebab ada fitur cicilan kartu kredit digital yaitu PayLater.

fitur pay later

Bisa dibilang, kini PayLater jadi alternatif pembayaran yang digemari kaum millenial. Namun, kemudahan datang bukan tanpa kekurangan sebab terkadang kita terlena dengan segala kemudahan yang ditawarkan tanpa melihat lebih dalam dampak yang akan terjadi kemudian. Selain keuntungannya, tentu fitur bayar nanti ini juga memiliki kerugiannya sendiri bagi penggunanya, berikut ulasannya untuk Anda.

Keuntungan Fitur Pay Later

Fitur bayar nanti hadir di tengah masyarakat dan semakin menjamur untuk transaksi diberbagai e-commerce dan di aplikasi e-wallet. Sebelum menggunakan fitur ini, ada baiknya dipahami dulu keuntungan yang bisa Anda peroleh sebagai berikut:

Pay Later Lebih Praktis dan Proses Cepat

Bisa dibilang fitur PayLater jauh lebih praktis, syarat ringan, pendaftaran dan pengaktifannya lebih cepat ketimbang kartu kredit. Seperti yang diketahui proses pengajuan pembuatan kartu kredit membutuhkan syarat-syarat dokumen lebih banyak dibandingkan syarat PayLater. Belum lagi, proses persetujuan kartu kredit di bank juga memakan waktu kurang lebih beberapa hari untuk pengaktifan kartu.

PayLater bisa menjadi alternatif baru untuk transaksi guna mendapatkan dana pinjaman lebih cepat. Semisal Anda ingin berlibur, dan melihat harga tiket promo, Anda bisa langsung beli dengan bayar pakai PayLater.

Bisa dibilang fitur PayLater  sangat praktis guna membantu Anda ketika ada kebutuhan mendesak. Semisal, uang makan atau transpotasi habis di akhir bulan dan belum gajian. Anda bisa tetap makan dan bayar ‘nanti’. Tinggal klik fiturnya dan tanpa menunggu lama Anda langsung otomatis bisa pesan makan dan transportasi ke mana saja.

Cicilan Bervariasi Tenor Hingga Setahun

Daftar aplikasi layanan fitur PayLater di beberapa e-commerce dan e-wallet memberikan pilihan tenor cicilan bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga satu tahun. Ini artinya, Anda bisa menentukan atau mengaktifkan fitur ini sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, Traveloka, Ovo dan Kredivo bisa menjadi pilihan sebab mereka menyediakan fitur pembayaran PayLater dengan tenor pendek yang yaitu mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan.

Ada ‘Promo’ Menarik

Siapa yang tidak tergiur untuk menggunakan fitur ini. Semakin populer dan pesatnya perkembangan fitur PayLater banyak e-commerce yang berlomba-lomba memberikan promo khusus jika pengguna memilih metode pembayaran ini saat check out belanjaan.

Ada promo cashback hingga potongan harga ‘spesial’ yang biasanya terletak pada penjualan produk yang populer jika pembeli mau membayar menggunakan fitur PayLater yang ada pada e-commerce atau aplikasi online tersebut.

Baca juga: 8 Tahap Memulai Bisnis Startup yang Sukses dan Maju

Kerugian

Disetiap keuntungan pasti tetap ada risiko yang membayanginya. Kemudahan yang dikatakan sebagai kelebihan dari fitur PayLater ternyata bisa menjadi kerugian dari penggunanya itu sendiri. Berikut risiko yang perlu Anda pahami sebelum mengguankan fitur pembayaran PayLater sebagai berikut:

Berpotensi Boros dan Menambah Utang

Kemudahan menggunakan PayLater sebagai pilihan metode pembayaran bisa mengarahkan atau berpotensi membuat penggunanya menjadi boros. Sebab bisa jadi pengguna tidak akan berpikir panjang untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak benar-benar membutuhkan.

fitur pay later

Bagi Anda yang doyan belanja, fitur PayLater ini bisa berpotensi membuat Anda menambah banyak utang. Beli ini-itu tanpa berpikir panjang dan beranggapan bisa mencicil kemudian, tau-tau tagihan menumpuk diakhir bulan.

Apalagi fitur ini tersemat didalam aplikasi online terkenal yang sudah memiliki jutaan pengguna dan hampir digunakan setiap hari untuk berbagai hal. Misalnya belanja makanan, transportasi, belanja kebutuhan sehari-hari, beli pulsa, beli elektronik, beli baju dan lain sebagainya.

Pengaturan Keuangan yang Berantakan

Dari boros akhirnya pengaturan keuangan akibat ‘kalap’ pakai fitur ini pun bisa merusak pengaturan keuangan pribadi. Apalagi jika Anda tergolong orang yang tak kuat menahan godaan diskon atau barang keluaran terbaru.

Klik ini-itu bayar pakai PayLater bisa-bisa Anda jadi punya banyak utang di lebih dari satu aplikasi pada fitur ini. Lalu kalau sudah seperti ini, Keuangan Anda bisa jadi berantakan, cicilan makin banyak dan bisa jadi dikejar-kejar tagihan bulanan PayLater ini.

Nilai Skor Kredit Turun

Tidak ada yang bisa tahu apa yang akan terjadi di masa depan, semisal suatu hari pinjaman PayLater Anda telat atau tidak bisa bayar tepat waktu, lalu hal ini berlangsung dalam periode yang lama. Efek buruknya tagihan tersebut akan membengkak dan menyebabkan catatan reputasi kredit atau skor kredit bank Anda turun alias buruk.

Jangan dikira, bayar pakai PayLater itu tidak ada pengaruhnya di skor kredit perbankan. Justru Anda harus pahami hal ini dengan baik bahwa fitur ini sama dengan cicilan. Semuanya akan terkoneksi, jadi kalau Anda tidak bayar, telat bayar dalam waktu lama, ingat ada pengaruh pada nilai kualitas kredit Anda di perbankan.

Jangan sampai pengajuan pinjaman/kredit untuk hal yang lebih penting seperti kredit rumah, kendaraan dan modal usaha bisa terancam ditolak karena kualitas score kredit yang rusak gara-gara kelalaian mencicil utang dalam sistem PayLater.

Ancaman Keamanan Identitas

Tidak peduli secanggih apapun teknologi keamanan data konsumen yang digunakan untuk sistem ini, tetap saja ada ancaman kejahatan cyber yang membayangi. Data pribadi konsumen bisa diretas dan digunakan hal-hal yang bertanggung jawab, pembobolan dana bahkan untuk tindakan kriminal seperti penipuan.

Sudah tahu kan pernah ada kejadian pengaktifan PayLater oleh oknum tak dikenal? jadi ingat Anda harus berhati-hati dalam menjaga keamanan data, akun dan password e-commerce maupun dompet digital.

Baca juga: Biaya Hidup Di Hongkong Tinggi: Ini Penyebabnya!

Bunga dan Denda

Anda harus pahami kalau pinjaman jenis ini berlaku bunga cicilan yang harus dibayar. Belum lagi ada beban biaya lainnya semisal denda bila telat bayar. Hal ini tentunya berbeda-beda dari masing-masing fitur PayLater.

Pastikan sebelum Anda bayar menggunakan fitur PayLater, cek terlebih dahulu ketentuan bunga, denda dan biaya lainnya yang berlaku. Baca, pahami dan sesuaikan dengan kemampuan, apabila terasa berat, lebih baik jangan digunakan daripada Anda tak bisa melunasi tagihan di kemudian hari.

fitur pay later

Fitur teranyar ini memang mudah digunakan, tidak ribet dan tidak perlu jaminan. Hal ini membuat fitur PayLater banyak diminati khususnya bagi orang-orang yang tidak memiliki kartu kredit tapi tetap ingin menikmati fasilitas yang hampir serupa.

Berbagai kemudahannya memang bisa membuat Anda terlena, tapi selalu ingat untuk mengukur kemampuan finansial dan akhirnya hidup sangat konsumtif dengan banyak utang tagihan PayLater. Gunakan fitur PayLater ini dengan bijak ya!

Comments are closed.