Lupa Punya Polis Asuransi? Begini Cara Mengoptimasikannya!

Asuransi KesehatanAsuransi MobilBerita

Tidak jarang dari Anda yang lupa jika memiliki polis asuransi. Padahal, ini merupakan pengikat antara Anda dan juga perusahaan asuransi terkait.

Polis asuransi menjadi elemen terpenting dalam kepemilikan suatu produk asuransi. Elemen ini menjadi penentu terhadap biaya premi, jumlah pertanggungan, dan lain sebagainya.

Tentu hal ini menjadi langkah awal untuk memulai kerja sama dengan pihak asuransi layaknya di Futuready. Mengingat perannya yang begitu penting, Anda selaku nasabah wajib untuk menjaganya.

Bagi Anda yang masih belum tahu apa itu insurance policy dan kegunaannya. Berikut ini penjelasan yang bisa Anda dapatkan.

Baca juga: Yuk, Pahami Asuransi Jiwa Unit Link Secara Mendalam!

Apa Itu Polis Asuransi?

Polis merupakan tanda bukti di atas kertas dan ditanda tangani oleh pihak penanggung (perusahaan asuransi) dan tertanggung (nasabah). Bukti ini menjelaskan tentang berbagai hal terkait hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Hak dan Kewajiban Perusahaan

Pihak perusahaan memiliki kewajiban untuk mengelola keuangan dari pembayaran premi nasabah. Tabungan dana ini dikelola dengan baik. Ketika dibutuhkan, perusahaan wajib mencairkan dana sesuai kesepakatan yang tertulis.

Sementara hak perusahaan ialah menerima setoran premi sesuai jumlah yang tertulis. Kemudian, perusahaan juga berhak untuk menolak permohonan klaim. Tentunya dengan catatan bahwa klaim atas permohonan di luar jangkauan atau ada pelanggaran yang dilakukan oleh nasabah. Untuk hal-hal tersebut sudah tercantum semuanya di dalam polis.

polis asuransi jiwa

Hak dan Kewajiban Nasabah

Nasabah memiliki hak untuk memperoleh bantuan keuangan sesuai biaya pertanggungan sesuai kesepakatan tertulis dalam polis. Nasabah juga bisa mengajukan tuntutan manakala perusahaan menyalahi aturan.

Sementara kewajibannya meliputi pembayaran premi bulanan. Besaran premi ditentukan oleh produk itu sendiri. Semakin luas jangkauannya, biayanya jelas akan lebih besar.

Penyebab Nasabah Lupa Memiliki Polis Asuransi

Terkadang, nasabah lupa punya insurance policy meskipun sudah dibayarkan tiap bulannya. Hal ini dipicu oleh beberapa penyebab berikut ini ulasan selengkapnya.

Durasi yang Terlalu Panjang

Salah satu jenis asuransi paling sering terlupa ialah asuransi jiwa. Alasannya ialah pertanggungannya hanya bisa diaktifkan ketika pihak tertanggung meninggal. Tentu untuk jaminan seperti ini tidaklah bisa ditentukan atau diprediksi sama sekali.

Waktunya yang terlalu lama membuat nasabah sering melupakannya sehingga jika terjadi sesuatu, nasabah lupa untuk mengajukan klaim.

Baca juga: Cashless dan Reimbursement dalam Asuransi Kesehatan

Terlalu Banyak Produk yang Dibeli

Penyebab keduanya ialah terlalu banyak memiliki produk asuransi. Hal ini sangat wajar, mengingat tidak sedikit layanan yang digunakan dan seseorang memiliki kebiasaan tidak fokus pada beberapa hal.

Akibatnya Anda sering lupa memiliki insurance policy ini yang justru malah merugikan. Sehingga keuntungan yang seharusnya bisa Anda dapatkan, malah hangus begitu saja. Padahal, nasabah cukup rajin untuk membayarkan premi setiap bulannya.

Cara Menghindari Kelupaan Polis Asuransi

Meskipun Anda membeli produk asuransi cukup banyak, tetapi ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindari risiko kelupaan. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Di antaranya sebagai berikut.

Pelajari Produk yang Akan Dibeli

mempelajari polis asuransi

Hal paling mendasar dan perlu dilakukan calon pengguna asuransi ialah mempelajari produknya. Jangan langsung percaya dengan apa yang dijelaskan. Sebab, tidak semua marketing menjelaska produk secara rinci.

Contohnya hanya informasi dasar yang diberitahukan, seperti manfaat produk secara umum, besaran premi, sampai besaran biaya pertanggungan manakala nasabah membutuhkannya.

Sisanya ada dalam dokumen yang disebut dengan polis, seperti segala hal yang berkaitan dengan kebijakan atau informasi rinci ada di dalamnya. Oleh karena itulah, Anda diminta untuk mempelajarinya maksimal dua minggu sebelum akhirnya mengambil keputusan.

Ajaklah Keluarga

Mengingat sesuatu akan jauh lebih mudah jika dilakukan bersama-sama, tidak ada salahnya dalam mengambil keputusan untuk memiliki produk asuransi, Anda bisa mengajal salah satu anggota keluarga. Jika nantinya Anda lupa, setidaknya orang lain yang bisa mengingatkannya.

Contohnya, Anda memiliki asuransi kesehatan. Jika Anda harus dirawat di rumah sakit, minimal keluarga bisa membantu dalam pengajuan klaim. Tentunya dengan syarat-syarat sesuai ketetapan.

Buatlah Catatan Khusus

Ingatan seseorang itu terbatas. Ketika dihadapkan pada banyak hal, pasti ada yang terlupa. Meskipun kenyataannya hal yang dilupakan bersifat penting. Contohnya adalah lupa punya polis asuransi.

Menyadari keterbatasan ini, tidak ada salahnya jika Anda membuat catatan kecil. Catatan ini akan sangat membantu. Bahkan, ini menjadi cara terbaik untuk meminimalkan kelupaan yang sering terjadi.

Simpan di Tempat Aman

Setelah membuat catatan, langkah selanjutnya ialah menempatkan polis ataupun catatan di tempat aman. Contohnya di lemari ataupun brankas dan pastikan bahwa brankas ini merupakan tempat khusus untuk berkas-berkas penting.

Dengan menempatkannya pada area khusus, Anda akan mencari semua berkas yang bersifat penting pada satu tempat. Jadi, kemungkinan untuk lupa sangatlah minim. Apalagi jika Anda sering membuka tempat tersebut untuk mencari dokumen penting, secara otomatis, Anda juga akan melihat polis asuransi.

Cara Memperpanjang Polis Asuransi

Jaminan kesehatan atau jiwa ini memiliki jangka waktu. Ini sudah tercatat dalam polis saat Anda melakukan pembelian. Ketika Anda tidak lupa punya insurance policy, Anda akan mengetahui kapan sebaiknya melakukan perpanjangan. Khusus untuk memperpanjang polis, berikut prosedurnya.

polis asuransi kesehatan

Hubungi Perusahaan/Agen

Cara pertama ialah dengan menghubungi langsung pihak asuransi. Caranya bisa melalui layanan telepon ataupun layanan di website resminya. Contohnya di Futuready yang merupakan salah satu platform yang bisa Anda kunjungi dalam mendapatkan asuransi jiwa dan kesehatan.

Beritahukan bahwa Anda ingin melakukan perpanjangan. Biasanya, perusahaan akan memberikan penawaran terkait produknya. Misalnya produk tambahan untuk perluasan jaminan.

Anda cukup mempelajarinya. Bisa juga dengan bertanya langsung terkait produk secara detail. Baru putuskan apakah akan menambah layanan atau tidak.

Menunggu Survei

Dikarenakan melakukan perpanjangan, perusahaan akan melakukan survei kembali. Survei ini diberlakukan untuk memastikan data yang mungkin sudah diubah atau terbaharui.

Contohnya, jika pemegang polis menambah jumlah anggota keluarga yang ditanggung atau, barang berharga yang dijaminkan, seperti kendaraan yang umurnya sudah tidak muda lagi.

Ketika kendaraan ini semakin berumur, ini akan mempengaruhi besaran premi. Preminya akan lebih besar lantaran risiko kerusakan cukup tinggi (khusus untuk asuransi mobil).

Membayar Premi untuk Pertama Kali

Setelah dikonfirmasi, nasabah diharuskan untuk membayar premi. Besaran premi sudah tertuang dalam perjanjian. Cukup lihat informasinya secara detail dalam tanda bukti tersebut.

Melengkapi Dokumen

Langkah terakhir sebelum polis dibuat ialah melampirkan dokumen utamanya. Dokumennya berupa surat bukti pembayaran premi, identitas diri, surat permohonan, dan lain sebagainya.

Khusus untuk kendaraan, surat resmi kendaraan wajib dibawa. Karena inilah yang dijadikan sebagai bukti serta rujukan untuk menentukan jenis perlindungan dan biayanya.

Baca juga: Jangan Asal Pilih Asuransi Mobil. Ketahui Jenisnya

Ketika dokumen sudah dipenuhi, perusahaan akan mulai membuat polis. Kedua belah pihak akan mulai menandatangani sebagai tanda jadi. Secara tidak langsung, keduanya sudah terikat oleh kontrak yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Itulah informasi-informasi seputar polis asuransi. Terapkan tip di atas untuk menghindari bahwa Anda memiliki polis asuransi. Jika sudah memasuki batas akhir, silahkan diperpanjang sesuai prosedur agar terus memperoleh perlindungan.

Comments are closed.