Siap Nonton MotoGP 2020? Simak Dulu Fakta Barunya

BeritaLifestyle & Leisure

MotoGP 2020 memang baru berlangsung di bulan Maret nanti. Tapi, ada banyak hal baru yang menarik untuk kita simak sejauh ini.

MotoGP 2019 sudah berakhir beberapa waktu lalu. Seperti beberapa tahun terakhir, Marc Marquez kembali berdiri di podium teratas yang diikuti Andrea Dovisiozo, Maverick Vinales, Alex Rins, dan Fabio Quartararo.

Memang, sekarang ini merupakan masa rehat MotoGP sebelum akhirnya masuk ke MotoGP 2020 bulan Maret nanti. Tapi, bukan berarti ajang balap terbesar di dunia ini tidak punya banyak informasi untuk ditelusuri.

Setidaknya, setiap musimnya, ada regulasi baru yang diterapkan oleh para petinggi MotoGP agar ajang balap motor satu ini semakin baik, aman, dan menarik untuk ditonton serta menantang bagi para pembalap.

Nah, berikut ini adalah beberapa regulasi baru yang diterapkan di MotoGP musim mendatang!

FBaca juga: Catatan MotoGP Valencia 2018, Ini Dia Fakta Menariknya!

Peraturan Baru untuk MotoGP 2020

Tes Shakedown

nonton motogp 2020

Tes shakedown sejatinya bukanlah peraturan baru yang diterapkan di MotoGP. Tapi, ada yang berbeda antara tes pada musim 2020 dengan musim-musim sebelumnya. Mulai 2020, semua pembalap rookie diperbolehkan ikut dalam tes shakedown yang diadakan selama 3 hari di Jepang.

Tes shakedown ini sebelumnya hanya diikuti oleh test rider dan juga pembalap reguler pabrikan yang mendapat konsesi, dalam hal ini Aprilia dan KTM. Regulasi ini dibuat agar semua pembalap rookie bisa lebih siap dalam adaptasi ke motor baru di kelas MotoGP.

Aturan Seputar Perangkat Aerodinamika

Kedua, ada aturan baru soal perangkat aerodinamika motor di kelas MotoGP. Untuk musim depan, seluruh perangkat aerodinamika harus dilepas jika ada cuaca yang membahayakan, dalam hal ini tentunya urusan angin.

Regulasi ini berkaca pada crash Miguel Oliveira di MotoGP Australia beberapa waktu lalu. Saat itu, Oliveira dihantam angin sangat keras dari samping kanan dan membuatnya crash dalam kecepatan sangat tinggi.

Part aerodinamika memang sangat bermanfaat, tapi juga dianggap bisa jadi bumerang dalam kondisi tertentu seperti kasus Oliveira tadi. Untuk urusan teknis pelepasan part aerodinamika tersebut akan jadi tanggung jawab race direction.

Baca juga: Apa Itu Visa Schengen dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Regulasi Wild Card

Ketiga, yakni soal regulasi wild card kelas Moto2. Musim 2019 ini tidak ada jatah wild card untuk kelas Moto2, karena terbatasnya motor yang tersedia yang disebabkan masa peralihan dari Honda ke Triumph. Musim depan wild card akan kembali diadakan tapi hanya untuk tim pabrikan.

Deretan Pembalap Baru atau Rookie

balapan motogp 2020

Tidak hanya menghasilkan regulasi baru, nyatanya MotoGP musim terbaru ini juga diwarnai dengan hadirnya pembalap muda atau rookie yang akan ikut mengadu kemampuan di ajang tertinggi motor balap di dunia ini.

Sejatinya, hadirnya rookie di ajang MotoGP biasa muncul di tiap tahun atau musimnya. Tapi, kali ini sedikit berbeda. Bisa dibilang, musim terbaru ini akan hadir tiga pembalap rookie langsung. Siapa sajakah mereka? Berikut adalah informasi singkat seputar tiga pembalap rookie di MotoGP musim terbaru ini.

Iker Lecuona

Di urutan ketiga, ada nama Iker Lecuona. Ia dipastikan akan menambah panjang daftar pembalap asal Spanyol di MotoGP. Sebab, Lecuona akan mulai tampil di pentas MotoGP pada gelaran 2020 dengan bergabung ke tim satelit KTM, yakni Tech3.

Lecuona mendapat tempat di Red Bull KTM Tech3 setelah Brad Binder ditarik ke tim utama KTM. Sejatinya, Tech3 memang lebih dahulu menjalin kontrak dengan Binder untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Hafizh Syahrin. Tetapi, pihak KTM memutuskan untuk menaikkan Binder ke tim utama karena kosong setelah ditinggalkan Johann Zarco.

Alhasil, KTM akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Lecuona. Di sana, ia ditapuk kontrak selama setahun sehingga akan berakhir pada akhir 2020. Sebelum naik ke kelas MotoGP, Lecuona sendiri sejatinya tak memiliki prestasi yang fantastis.

Pembalap berusia 19 tahun itu baru memulai kariernya di dunia balap motor grand prix pada 2016. Kala itu, ia memperkuat tim Kalex di Moto2. Pada 2018, Lecuona akhirnya pindah ke KTM di Moto2. Selama dua tahun membalap untuk tim tersebut di Moto2, Lecuona hanya bisa finis di posisi ke-12.

Baca juga: Pembalap MotoGP Legendaris, Siapa yang Terbaik?

Brad Binder

Selanjutnya, ada nama Brad Binder. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Binder dipastikan memperkuat tim utama KTM untuk menggantikan peran Johann Zarco yang memilih memutus kontrak lebih dini.

Sama seperti Lecuona, pembalap asal Afrika Selatan itu juga hanya diberi kontrak selama setahun oleh KTM Red Bull. Tetapi, Binder berhasil mengukir prestasi yang jauh lebih apik dari Lecuona sebelum naik ke MotoGP.

Binder mengawali kariernya pada 2011 di kelas 125 cc dengan bergabung bersama Aprilia. Karier Binder di kelas Moto3 pun berbuah manis. Pada 2014, ia berhasil menyegel gelar juara setelah merengkuh 319 poin.

Hasil ini pun langsung membuat Binder naik ke kelas Moto2 pada 2017. Di Moto2, prestasi yang cukup apik bisa diukirnya. Pada musim 2018, Binder bisa finis di posisi ketiga. Bahkan pada musim 2019, ia mampu bertarung untuk gelar juara melawan adik Marc Marquez, yakni Alex Marquez. Tetapi, akhirnya ia gagal dan harus puas hanya menjadi runner-up.

Alex Marquez

Terakhir, ada nama Alex Marquez. Ia mendapat perhatian besar dari publik karena merupakan adik dari Marc Marquez. Bahkan, beberapa pihak awalnya menduga naiknya Alex ke tim utama Honda di MotoGP terjadi karena ada campur tangan dari Marquez.

jadwal motogp 2020

Tetapi, kabar tersebut telah ditepis langsung oleh Manajer Tim Honda, Alberto Puig. Ia menegaskan bahwa terpilihnya Alex untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Jorge Lorenzo murni karena prestasi yang diukir sang pembalap.

Sebelum naik ke MotoGP, Alex memang berhasil mengoleksi dua gelar juara. Gelar pertama didapatnya di kelas Moto3 kala memperkuat tim Honda. Pada 2014, ia dipastikan keluar sebagai jawara setelah mengemas 278 poin.

Baca juga: Mobil Mewah Valentino Rossi Mengiringi Kesuksesannya

Selanjutnya, gelar juara kedua baru saja diraih Alex di kelas Moto2. Ia memastikan diri keluar sebagai jawara lewat podium kedua yang diraih di seri kedua terakhir pada musim 2019. Atas pencapaian manis itu, Alex pun sempat dilirik oleh beberapa tim di MotoGP. Tetapi, pilihannya akhirnya jatuh kepada Honda.

Bagaimana, hal ini tentu membuat MotoGP tahun 2020 semakin menarik untuk disaksikan, bukan? Maka dari itu, akan ada banyak kejutan yang akan terjadi di ajang balapan terbesar di dunia di musim terbarunya nanti. Siapa yang jadi jagoan Anda?

Comments are closed.