Manfaat Sistem Informasi Akuntansi Bagi Perusahaan

Berita

Mobilitas keuangan perusahaan yang tinggi, membuat pencatatan arus keuangan harus diperhatikan secara teliti. Sistem Informasi Akuntansi menjadi cara efektif mencatat arus keuangan perusahaan.

 Sistem adalah sekelompok variabel yang saling berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem berfungsi untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan berulang kali secara rutin. Sedangkan yang dimaksud dengan informasi adalah data yang didapatkan dari lapangan untuk diolah dan dijadikan sebagai pengambilan keputusan.

Oleh karena itu, secara sederhananya definisi dari Sistem Informasi Akuntansi atau SIA adalah sebuah sistem informasi yang dibuat khusus untuk mempermudah kegiatan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan akuntansi.

Baca juga: Manfaat Sistem Informasi Manajemen Bagi Perusahaan

Bagi ahli akuntansi tentu SIA sudah sangat familiar, tetapi jika Anda merupakan seorang yang baru akan jelajar mengenai SIA, ada baiknya pahami informasi lengkap mengenai SIA di bawah ini.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Para Ahli

Di bawah ini terdapat 5 definisi dan pengertian dari SIA menurut para ahli manajemen, akuntansi, dan juga sistem informasi:

Mulyadi (2008)

mengenal sistem informasi akuntansi

SIA adalah organisasi formulir, catatan, dan laporan yang didesain untuk menyediakan informasi keuangan bagi pengelola kegiatan usaha, memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada sebelumnya, memperbaiki pengendalian akuntansi dan juga pengecekan internal serta membantu memperbaiki biaya klerikal (biaya tulis menulis) dalam pemeliharaan catatan akuntansi. 

Bodnar dan Hopwood (2010)

SIA adalah kumpulan dari berbagai macam sumber daya yaitu manusia dan juga peralatan yang memang dibuat untuk mengubah data keuangan dan juga data lainnya menjadi sebuah informasi yang berguna bagi penggunanya.

Nugroho Widjajanto (2001)

SIA adalah susunan dari berbagai macam dokumen, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya, alat komunikasi, tenaga pelaksana serta seluruh laporan yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan oleh manajemen.

Romney dan Steinbart (2006)

SIA adalah sebuah sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan juga memproses data menjadi informasi yang berguna dalam membantu proses pengambilan keputusan.

Jones dan Rama (2006)

SIA adalah sebuah subsitem dari sistem informasi manajemen. Subsistem tersebut menyediakan informasi akuntansi dan keuangan yang di dalamnya juga terdapat informasi lain dalam proses transaksi akuntansi yang rutin.

Jika dilihat dari ke-5 definisi SIA menurut para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengertian SIA adalah sistem informasi berbasis komputerisasi yang mengolah data keuangan yang berhubungan dengan data transaksi dalam siklus akuntansi dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan kepada manajemen perusahaan.

Fungsi Sistem Informasi Akuntansi adalah

SIA tentunya memiliki fungsi mempermudah dalam akuntansi.  Beberapa fungsi dari SIA adalah:

  • Mengumpulkan serta menyimpan data aktivitas atau transaksi keuangan perusahaan.
  • Memproses data keuangan menjadi informasi dalam pengambilan keputusan manajemen tentang perencanaan dan pengendalian usaha.
  • Melakukan kontrol yang efektif dan tepat terhadap aset-aset perusahaan
  • Pengawasan terhadap semua aktivitas keuangan perusahaan.
  • Efisiensi biaya dan waktu terhadap kinerja keuangan.
  • Penyajian data keuangan yang sistematis dan akurat dalam periode akuntansi yang tepat.

Dilihat dari ke-6 fungsi di atas, terlihat bahwa SIA dapat sangat membantu perusahaan dalam mengelola keuangannya dengan baik dan tepat.

Tidak hanya dapat menghemat biaya dan waktu, SIA juga memberikan dampak untuk kinerja bisnis selanjutnya dengan pengambilan keputusan yang tepat dari hasil Sistem Informasi Akuntansi.

Manfaat Sistem Informasi Akuntansi

mengenal sistem informasi akuntansi

Dibuatnya SIA tentunya akan memberikan manfaat bagi penggunanya. Di bawah ini terdapat 5 manfaat dari SIA, di antaranya adalah:

  • Menyediakan atau menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga perusahaan dapat melakukan aktivitas utama pada value chainsecara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi produk atau jasa yang dihasilkan.
  • Meningkatkan efisiensi kinerja bisnis, baik itu pada bagian keuangan dan bagian lainnya.
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan.
  • Meningkatkan sharing knowledge (alih ilmu).

Dari ke-5 manfaat di atas, terlihat bahwa SIA memiliki peran penting dalam kesuksesan sebuah perusahaan. Melalui implementasi SIA yang baik, perusahaan dapat melakukan proses operasi maupun informasi dengan lebih efektif dan efisien. Hal tersebut disebabkan oleh adanya pengendalian keuangan sehingga dapat menghasilkan tujuan yang sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.

Baca juga: Pahami Pentingnya Bisnis Plan dan Cara Membuatnya

Selain itu, informasi akuntansi yang dihasilkan pada sistem tersebut dapat dipertanggungjawabkan, yang nantinya dapat digunakan dalam mengambil sebuah keputusan mengenai keuangan perusahaan maupun digunakan oleh pihak eksternal perusahaan dalam kegiatan bisnis.

Elemen Dalam Sistem Informasi Akuntansi

Untuk menjalankan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) diperlukan beberapa elemen agar sistem dapat berjalan dengan baik dan benar. Elemen-elemen dalam SIA, di antaranya adalah:

  • Sumber daya manusia (SDM) yang sudah terlatih, memahami bisnis proses akuntansi dan keuangan secara umum. Akan lebih baik jika dijalankan oleh seorang Akuntan.
  • Menjalankan setiap prosedur keuangan dan akuntansi.
  • Formulir Data Keuangan untuk mencatat seluruh aktivitas keuangan seperti transaksi kas, persediaan, piutang, aktiva tetap, penjualan dan biaya.
  • Hardwareberupa seperangkat komputer yang sudah terhubung dengan jaringan dan berbagai pelengkap pendukung lainnya.
  • Accounting Software contohnya MYOB dan Oracle Finance.

Dalam SIA juga terdapat subsistem agar kinerjanya dapat efektif dan dapat berjalan lebih baik lagi. Secara umum terdapat 3 subsistem dalam sistem informasi ini yaitu:

  • Sistem Pemrosesan Transaksi, mendukung proses operasian harian bisnis.
  • Sistem Pembukuan atau Buku Besar, digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan seperti laporan rugi laba, neraca, cash flow, serta pengembalian pajak.
  • Sistem Pelaporan Manajemen, berguna mengatur laporan-laporan perusahaan baik laporan keuangan atau yang lain misalnya anggaran, laporan pertanggung jawaban, laporan kinerja dan juga informasi-informasi data yang berguna untuk pengambilan keputusan.

Hambatan Umum Sistem Informasi Akuntansi

mengenal sistem informasi akuntansi

Dalam menjalankan sebuah sistem tentunya terdapat hambatan yang akan dilalui tidak terkecuali dengan SIA. Hambatan-hambatan umum yang biasanya sering terjadi saat menjalankan sistem ini adalah:

  • SDM yang belum siap terhadap penerapan sistem dan standarisasi keuangan yang baru sehingga membutuhkan waktu lebih dalam pelatihan dan memulai penerapannya.
  • Dibutuhkan accountingsoftware dan perangkat komputer yang menunjang tingkat keamanan dan kerahasiaan data keuangan 100%.
  • Data keuangan yang dimiliki kurang lengkap dan informasi yang dihasilkan masih harus dilakukan verifikasi, sehingga menghabiskan waktu yang lebih lama dari yang seharusnya.

Setelah lebih memahami apa itu sistem informasi akuntansi, Anda sudah lebih siap untuk mengimplementasikannya pada arus keuangan yang ada di perusahaan Anda. Memakai cara yang lebih efektif, dijamin membuat Anda merasa lebih terbantu.

Baca juga: YOY, Cara Efektif Ketahui Pertumbuhan Bisnis Anda

Comments are closed.