Surat Lamaran Kerja yang Diincar Perusahaan

Berita

Surat lamaran kerja menjadi bagian penting dalam seleksi pencarian kerja. Apa saja yang harus disertakan di dalam surat tersebut?

Belum mendapatkan panggilan interview setelah mengirim surat lamaran kerja? Surat lamaran kerja memang menjadi salah satu bagian terpenting dalam proses pencarian pekerjaan. Para HRD biasanya juga akan mempertimbangan pengambilan keputusan ke tahap berikutnya melalui surat lamaran kerja. Lalu surat lamaran kerja seperti apa diinginkan para perektur?

Poin Penting Perlunya Surat Lamaran Kerja

Menurut seorang profesional di bidang komunikasi, Lauren Nelson, surat lamaran kerja dijadikan sebagai first impression pelamar. Ada beberapa poin penting dari surat lamaran kerja yang perlu diketahui sebagai berikut.

  1. CV (Curriculum Vitae) atau yang biasa disebut juga resume harus dibuat dengan cara yang benar dan tepat.
  2. Surat lamaran kerja menjadi penanda bahwa pelamar mengikuti instruksi sederhana dalam prosedur lamaran pekerjaan.
  3. Pengalaman dan keterampilan juga menunjang cara berkomunikasi yang baik melalui surat lamaran dengan perekrut sesuai  posisi yang dicari.
  4. Cara berkomunikasi melalui tulisan dalam surat lamaran kerja dapat mencerminkan kemampuan komunikasi pelamar.
  5. Surat lamaran menjadi bukti keseriusan dalam mengikuti proses pencarian pekerjaan.

Sudah tau seberapa pentingnya surat lamaran yang dijadikan tolak ukur para perekrut? Tak cukup sampai disitu surat lamaran kerja juga memiliki beberapa poin penting yang harus dicantumkan. Berikut ini ulasannya.

Baca Juga: 5 Trik Menjawab Kelemahan Diri saat Wawancara Kerja

Poin Penting Isi Surat Lamaran

Melakukan Riset Mengenai Perusahaan

Poin ini merupakan salah satu hal yang tak boleh dilewatkan. Bagaimana mungkin seorang pelamar tidak mengetahui perusahaan seperti apa yang akan dituju untuk dijadikan sebagai tempat bekerjanya nanti. Melakukan beberapa riset terkait dengan perusahaan adalah hal wajib yang perlu dilakukan sebelum menulis surat lamaran kerja. Perekrut atau pihak perusahaan akan sangat tertarik jika pelamar memiliki pengetahuan yang banyak tentang perusahaannya.

Hindari Menulis Ulang CV atau Resume

Masih banyak pelamar yang tidak dapat membedakan CV atau resume dengan surat lamaran kerja. Kadang beberapa orang menyamakan isi serta bentuk penulisan Curriculum Vitae dengan surat lamaran. Padahal, seharusnya surat lamaran kerja hanya menjelaskan apa pencapain pelamar dalam beberapa hal yang telah dicantumkan dalam CV dengan bentuk rangkuman singkat, jelas, dan menggunakan diksi yang menarik. Beda halnya dengan CV yang harus dilampirkan bersamaan dengan surat lamaran kerja

Paragraf Pertama dan Terakhir

Sesuatu yang sering muncul dan menjadi kesalahan adalah paragraf yang isinya bertele-tele. Hal ini tentu sangat dihindari dalam menulis surat lamaran, khususnya untuk di awal paragraf surat lamaran atau biasa juga disebut cover letter. Pada paragraf awal pelamar harus to the point menuju pokok pembahasan dengan jelas serta menjual, sedangkan di akhir paragraf, pelamar dapat menulis dengan kesan terlihat tegas untuk meminta pihak perusahaan berkenan menghubungi pelamar.

Baca Juga: Fresh Graduate, Begini Cara Mudah Mencari Pekerjaan!

Antusias Pelamar

Tulisan dalam cover letter harus dapat merepresentasikan antusiasme pelamar dalam mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang dituju. Pelamar dapat menuliskan kalimat yang mencerminkan pribadi aktif dan dinamis dalam bekerja.

Jangan Lupakan Tanda Tangan

Hal yang sering terlewat dalam cover letter adalah tanda tangan. Hal ini tentu dapat menunjukkan keaslian diri pada surat lamaran yang dikirim. Tanda tangan yang ditulis juga harus menggunakan tinta hitam. Tanda tangan ini perlu disertakan di dalam cover letter, kecuali beberapa perusahaan yang memiliki lebar lamaran khusus seperti lamaran online.

Tampilan Surat

Kerapihan dalam cover letter juga menentukan nilai lamaran kerja. Pastikan tidak ada coretan, typo (kesalahan dalam pengetikan), serta koreksian. Pelamar perlu memeriksa ulang surat lamaran sebelum dikirim. Konsultasikan dengan orang yang mengetahui cara penulisan surat lamaran yang benar.

Cara Tepat Membuat Surat Lamaran Kerja

Menulis Informasi pribadi

Informasi pribadi tentu harus dicantumkan dalam surat lamaran untuk mengetahui siapa yang melamar pekerjaan tersebut. Hal-hal yang perlu dicantumkan adalah nama lengkap, alamat, nomor telepon atau saat ini juga menyertakan nomor handphone yang aktif, dan alamat email profesional. Pastikan posisi informasi pribadi berada di tengah-tengah surat ini ya.

Salam Pengantar

Setelah melakukan riset mengenai perusahaan seharusnya pelamar sudah mengetahui tujuan surat ini dikirim. Pelamar harus berhati-hati dengan kesalahan kecil, seperti penulisan yang tidak benar. Pelamar dapat meminta nama HRD atau manager perekrutan jika nama yang bersangkutan tidak tercantum dalam informasi yang sudah Anda teliti sebelumnya. Hal tersebut juga dapat mencerminkan usaha pelamar dalam mencari tahu dan berkeinginan tinggi bekerja di perusahaan tersebut.

Isi Surat

Pelamar dapat memulai menulis surat dengan pembuka yang impresif untuk memberi kesan yakin dan terancang. Kemudian tuliskan kalimat pertama mencakup pengantar pribadi dengan penjelasan mengenai bagaimana pelamar mengetahui lowongan pekerjaan di perusahaan yang dituju. Kalimat seperti “berdasarkan informasi yang saya temukan di…”, atau “informasi yang saya peroleh” dapat menjadi referensi.

Baca Juga: Manfaat Surat Keterangan Kerja dan Cara Membuatnya

Kalimat berikutnya yang juga perlu dicantumkan adalah kalimat personifikasi jabat tangan dengan perusahaan sebagai formalitas, sehingga saat interview nanti pelamar dapat memiliki waktu untuk menguraikannya. Pada bagian paragraf pertama ini juga pelamar akan menguraikan secara singkat dalam bentuk ringkasan mengenai latar belakang pribadi. Biasanya menjelaskan gelar pendidikan, bidang studi atau keahlian, tujuan karir, dan pengalaman yang relevan dengan tujuan perusahaan. Tunjukan pribadi yang bersinar dalam bentuk kalimat yang singkat dan jelas. Cover letter yang baik harus selalu ditempatkan dalam berbagai situasi dan menyesuaikan dengan apa yang dituju.

Penutup Surat

Penutup surat merupakan salah satu yang tak boleh terlewatkan. Kalimat pada paragraf terakhir ini harus mampu membuat pihak perusahaan tergerak untuk menghubungi pelamar atau biasa  disebut dengan Call To Action (CTA). Pelamar juga dapat menginformasikan perasaan senang dan bersemangat untuk tahap selanjutnya. Jika diperlukan tanda tangan, pelamar tidak boleh melewatkan poin ini.

Cara yang baik juga dapat dilakukan dengan menghubungkan surat lamaran dengan resume yang mengikat mengenai detail informasi pribadi beserta pengalaman pelamar. Agar tergambar dengan jelas, berikut contoh surat lamaran dengan penulisan yang baik dan benar.

 

Nila Utami

Sudirman No. 23, Bandung — 0822 6677 2212 — [email protected]

2 Februari 2019

 

Diandra Harris

Recruiter

Karya Sejahtera

Jalan Aceh No. 21, Bandung 40235

 

Kepada Yth. Ibu Diandra,

Sebagaimana informasi di situs lowongan kerja lookingforjob.com, saya menulis surat ini dengan maksud untuk melamar posisi Creative Writer di PT. Karya Sejahtera atau creativewrite.id. Saya sertakan CV dan dokumen lainnya yang dapat Ibu tinjau sebagai pertimbangan.

Sebagai informasi, saya sendiri memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni dalam memproduksi tulisan-tulisan yang kreatif untuk keperluan media digital ataupun cetak. Saat ini saya masih bekerja di mediabaik.com sebagai Content Writer.

Selama di mediabaik.com saya memproduksi banyak tulisan untuk keperluan berbagai macam seperti pemberian nama produk dan program. Kini saya terbuka untuk menerima kesempatan yang lebih besar yang nantinya bisa memberi kontribusi bagi perusahaan dan diri saya.

Terima kasih atas waktu dan pertimbangannya. Saya akan menanti kabar baik dari Ibu Diandra dengan menyampaikannya ke nomor 0822 6677 2212 atau melalui email [email protected]

 

Salam hormat,

 

Nila Utami

Comments are closed.